Skip to content
News

Tundukkan Arema 3-1, Persija Tempati Posisi Ketiga Piala Presiden Elite 2026

Linda Wilson - kabarteras.com 4 mins read

Tundukkan Arema 3 1 Persija menjadi momen bersejarah bagi Macan Kemayoran di ajang Piala Presiden Elite 2026. Persija Jakarta berhasil mengamankan posisi

Tundukkan Arema 3-1, Persija Tempati Posisi Ketiga Piala Presiden Elite 2026

Persija Tundukkan Arema 3-1 Raih Posisi Ketiga Piala Presiden Elite 2026

Kabarteras.com – Tundukkan Arema 3 1 Persija menjadi momen bersejarah bagi Macan Kemayoran di ajang Piala Presiden Elite 2026. Persija Jakarta berhasil mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan Arema FC dengan skor telak 3-1 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis sore, 6 Agustus 2026, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali ini menghadirkan aksi gemilang dari kedua tim. Dengan kemenangan ini, Persija menunjukkan kualitas permainan yang konsisten sepanjang turnamen.

Performa Dominan Persija Sejak Awal Pertandingan

Macan Kemayoran langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak menit-menit pertama pertandingan. Hasilnya, Persija mendapat gol pada menit ketujuh. Fajar memberikan umpan ke sisi kanan lapangan, dan Witan Sulaeman memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyelinap masuk ke area penalti. Setelah satu kali kontrol, Witan melepaskan tembakan ke tiang dekat yang tidak bisa diantisipasi oleh kiper Syahrul Trisna. Skor pun menjadi 1-0 untuk Persija.

Arema kemudian bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-28. Gustavo Franca mengeksekusi tendangan bebas dari jarak dekat kotak penalti Persija. Bola liar di depan gawang berhasil dimanfaatkan Salim Tuharea yang berada di posisi tepat untuk mencetak gol. Skor berubah menjadi 1-1, membuat babak pertama berlangsung sengit.

Momen Kritis dengan Bantuan VAR

Arema sempat memimpin sementara pada menit ke-40. Arkhan Fikri mengirim umpan terobosan kepada Salim Tuharea yang berhasil lolos dari lini pertahanan Persija. Salim kemudian mengumpankan bola ke Marcos Vinicius yang berhasil mengalahkan Hafizh Ramdani dalam situasi satu lawan satu.

Keputusan VAR menjadi titik balik penting dalam pertandingan ini. Gol Arema dianulir karena bola terlebih dahulu mengenai tangan Salim Tuharea sebelum proses gol terjadi.

Namun, wasit melakukan pemeriksaan menggunakan Video Assistant Referee (VAR). Setelah ditinjau ulang, terbukti bahwa bola terlebih dahulu mengenai tangan Salim Tuharea sebelum proses gol terjadi. Gol Arema akhirnya dianulir, sehingga skor tetap 1-1 hingga babak pertama berakhir. Keputusan ini memberikan momentum positif bagi Persija.

Persija Kembali Mengambil Alih di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Persija kembali tampil agresif. Pada menit ke-61, serangan balik cepat memberikan keunggulan jumlah pemain bagi Macan Kemayoran, yaitu empat melawan dua. Fabio Calonego membawa bola dan memberikan umpan kepada Gustavo. Sayangnya, Syahrul Trisna bergerak cepat untuk menutup ruang tembak, sehingga peluang tersebut hanya menghasilkan lemparan ke dalam.

Persija akhirnya kembali memimpin di menit ke-73. Fabio Calonego mengirimkan umpan terobosan kepada Gustavo di dalam kotak penalti. Bola kemudian dialirkan ke Victor Dethan yang berada di ruang lebih terbuka. Witan Sulaeman kemudian melakukan penetrasi di tengah kepungan pemain Arema. Meski tembakan Witan ditepis oleh Syahrul, bola muntah langsung disambar oleh Arlyansyah Abdulmanan yang tak terkawal di depan gawang. Skor menjadi 2-1 untuk Persija.

Keunggulan Persija dipastikan pada menit ke-87. Witan melihat pergerakan Victor Dethan yang berada di antara barisan bek Arema dan mengirimkan umpan terobosan. Sentuhan pertama Dethan memang kurang sempurna, tetapi ia masih mampu menguasai bola. Di tengah kepungan pemain lawan, Dethan berhasil mengecoh Syahrul sebelum menceploskan bola ke gawang. Skor akhirnya menjadi 3-1.

Persija sebenarnya memiliki peluang mencetak gol keempat di masa injury time, namun wasit memutuskan terjadi offside sebelum gol tersebut terjadi. Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan 3-1 tetap bertahan.

Analisis Performa dan Posisi Akhir

Kemenangan ini memastikan Persija Jakarta mengakhiri Piala Presiden Elite 2026 di posisi ketiga. Sementara itu, Arema FC harus puas menempati peringkat keempat. Performa Persija sepanjang turnamen menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam aspek serangan dan kerja sama tim.

Persija Jakarta: Hafizh Ramdani (GK), Kolinger, Dia Satria, Rio Fahmi (kapten), Fajar Fathurrahman, Agi Fajar, Arlyansyah Abdulmanan, Fabio Calonego, Witan Sulaeman, Eksel Runtukahu, Figo Denis.

Arema FC: Syahrul Trisna (GK), Hansamu Yama, Bayu Setiawan, Robi Darwis, Leo Gaucho, Matheus Coutinho, Sneyder Janse (kapten), Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Marcos Vinicius, Salim Tuharea.

Frequently Asked Questions

Kapan Persija Tundukkan Arema 3 1 Persija berlangsung? Pertandingan perebutan posisi ketiga Piala Presiden Elite 2026 berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Siapa saja pencetak gol untuk Persija dalam pertandingan ini? Witan Sulaeman mencetak gol pertama di menit ke-7, Arlyansyah Abdulmanan menambah gol kedua di menit ke-73, dan Victor Dethan menutup skor di menit ke-87.

Bagaimana peran VAR dalam pertandingan ini? VAR membantu wasit menganulir gol Arema di menit ke-40 karena bola terlebih dahulu mengenai tangan Salim Tuharea sebelum proses gol terjadi.

Di mana Persija menempati posisi akhir Piala Presiden Elite 2026? Dengan kemenangan 3-1 atas Arema, Persija Jakarta berhasil mengamankan posisi ketiga dalam turnamen ini.

Join the discussion