Hobi Foto dan Screenshot Momen? Awas, Daya Ingat Bisa Tumpul
Banyak orang meyakini bahwa aktivitas memotret atau menyimpan tangkapan layar merupakan cara efektif untuk melestarikan kenangan atas suatu peristiwa. Akan
Amnesia Digital: Dampak Tersembunyi dari Kebiasaan Berfoto dan Menyimpan Screenshot
Kabarteras.com – Banyak orang meyakini bahwa aktivitas memotret atau menyimpan tangkapan layar merupakan cara efektif untuk melestarikan kenangan atas suatu peristiwa. Akan tetapi, temuan riset terkini mengungkap bahwa kebiasaan semacam itu justru berpotensi melemahkan fungsi memori dalam rentang waktu yang panjang.
Peneliti di Balik Temuan
Hasil kajian tersebut dimuat dalam jurnal Memory & Cognition. Sophia Fabrizio, kandidat doktor bidang psikologi di Binghamton University, New York, memimpin tim riset yang mengidentifikasi korelasi antara tindakan memotret saat suatu peristiwa berlangsung dengan penurunan kapasitas otak dalam merekam informasi maupun kejadian spesifik. Menurut Fabrizio, kehadiran foto cenderung membuat otak mengabaikan upaya mengingat secara mandiri. Ia menambahkan bahwa foto hanya berguna apabila dimanfaatkan sebagai alat untuk menelusuri kembali pengalaman secara aktif dan mendalam.
“Jika tidak digunakan untuk meninjau dan mengingat kembali pengalaman secara aktif, foto kemungkinan tidak akan memberikan manfaat bagi ingatan,” kata Fabrizio dilansir laman US News, Selasa (25/8/2026).
Metodologi: Tujuh Eksperimen
Dalam rangka memetakan hubungan antara pengambilan foto dan daya ingat, tim peneliti merancang tujuh eksperimen terpisah. Pada sejumlah percobaan, peserta diminta memotret karya seni yang dipajang, lalu diuji sejauh mana mereka mampu mengingat detail karya tersebut. Eksperimen lain menyisipkan soal matematika guna menguji bagaimana proses kognitif otak beroperasi ketika seseorang melakukan aktivitas lain secara bersamaan dengan memotret.
Hasil: Tidak Ada Manfaat Jelas
Secara keseluruhan, tidak satu pun dari ketujuh eksperimen menunjukkan keuntungan yang berarti terhadap daya ingat akibat aktivitas mengambil screenshot. Fabrizio menyimpulkan bahwa tindakan memotret secara pasif justru berisiko merusak retensi informasi dan pengalaman.
“Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kita kemungkinan merusak ingatan terhadap informasi dan pengalaman hanya dengan mengambil foto. Fenomena ini juga disebut juga amnesia digital,” kata Fabrizio.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Hobi Foto dan Screenshot Momen Awas?
Hobi Foto dan Screenshot Momen Awas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Hobi Foto dan Screenshot Momen Awas matter?
Hobi Foto dan Screenshot Momen Awas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
