UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda, Ekspor Perdana Kecap Senilai Rp 900 Juta
UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda menjadi kenyataan ketika pelaku usaha mikro kecil menengah di Jawa Barat berhasil menjalin kerja sama dagang dengan buyer
UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda: Ekspor Perdana Kecap Senilai Rp 900 Juta
Kabarteras.com – UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda menjadi kenyataan ketika pelaku usaha mikro kecil menengah di Jawa Barat berhasil menjalin kerja sama dagang dengan buyer Eropa. Melalui mekanisme business matching dalam program Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025, PT Oishii Food Indonesia terhubung dengan InterAromat, perusahaan pengadaan bahan pangan asal Negeri Kincir. Hasil konkret dari pertemuan tersebut adalah pengiriman perdana satu kontainer kecap Oishii ke pasar Eropa, berisi 2.900 boks atau setara 26.880 botol.
Transaksi ekspor ini tercatat bernilai USD 51.550, atau sekitar Rp 900 juta. Di balik angka tersebut terdapat transformasi struktural perusahaan: dari entitas bernama CV Ikapeksi Agro Industri, kini berstatus PT Oishii Food Indonesia dengan kapasitas produksi dan standar mutu yang jauh lebih tinggi.
Peran Ekosistem Pendukung dalam Membuka Akses Pasar Global
Junanto Herdiawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah usaha kecil menembus pasar internasional tidak terjadi secara instan. Prosesnya menuntut penguatan kapasitas secara bertahap, perluasan akses distribusi, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan agar produk unggulan dapat terhubung dengan segmen konsumen yang tepat.
Ia merinci bahwa sepanjang proses scale-up perusahaan, berbagai fasilitasi telah diberikan. Di antaranya partisipasi dalam Rolling Exhibition Osaka Export sebagai wahana pengenalan produk ke pasar luar negeri, keterlibatan dalam Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) maupun KKI guna memperkuat promosi dan branding, hingga pelaksanaan Business Matching pada KKI 2025 yang menjadi titik awal kontak dengan InterAromat.
“Dari rangkaian tersebut dapat dipelajari bahwa pengembangan usaha memerlukan ekosistem yang kuat dan upaya berkesinambungan. Sinergi antara pelaku usaha, Bank Indonesia, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, mitra strategis, serta buyer menjadi bagian penting dalam membuka jalan bagi produk lokal untuk menjangkau pasar internasional.”
Pernyataan itu disampaikan Junanto pada acara Pelepasan Ekspor yang digelar belum lama ini di Kabupaten Bekasi.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Kementerian
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendampingi perusahaan hingga berhasil mengekspor produknya ke pasar Eropa.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, secara khusus kepada Bank Indonesia, yang secara konsisten membina dan mendorong pelaku
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda Ekspor?
UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda Ekspor is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda Ekspor matter?
UMKM Jabar Tembus Pasar Belanda Ekspor matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
