Ekonomi

Astra Financial-OJK Latih 1.000 Penggerak Literasi Keuangan

260913093324-337

Astra Financial dan OJK Siapkan 1.000 Duta Literasi Keuangan

Kabarteras.com – Upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang pengelolaan uang kembali diperluas melalui pelatihan bagi 1.000 penggerak literasi keuangan di Yogyakarta. Astra Financial bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Training of Trainers (ToT) OJK Peduli yang dirangkai dengan seminar Gerakan Cakap Keuangan pada Sabtu, 12 September 2026.

Kegiatan di Ballroom Hotel UNY tersebut tidak hanya membahas cara meningkatkan kecakapan finansial. Peserta juga mendapat penguatan mengenai risiko pinjaman ilegal, investasi ilegal, serta judi daring, tiga ancaman yang masih banyak menyasar masyarakat melalui berbagai saluran.

Peserta yang mengikuti program ini dikukuhkan sebagai Duta OJK Peduli. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari karyawan, mahasiswa, penggerak desa, hingga fasilitator usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Setelah pelatihan, mereka diharapkan mampu menyampaikan pengetahuan keuangan kepada lingkungan dan komunitas masing-masing.

Menutup Kesenjangan Literasi dan Inklusi

Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra Hugeng Gozali menyampaikan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi bagian penting dalam perluasan pendidikan finansial di Indonesia. Keterlibatan masyarakat, institusi keuangan, dan pemangku kepentingan dinilai dapat membuat manfaat program menjangkau kelompok yang lebih luas.

“Acara ini adalah wujud komitmen dalam mendukung penguatan literasi keuangan di Indonesia. Kami bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk tujuan tersebut,” kata Hugeng, Sabtu (12/9).

Ia menegaskan 1.000 peserta yang dikukuhkan memiliki peran sebagai penghubung informasi keuangan yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Kehadiran duta literasi dapat membantu membawa pembahasan finansial ke ruang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti sekolah, tempat kerja, desa, kampus, dan komunitas UMKM.

“Mereka terdiri dari karyawan, mahasiswa, penggerak desa, dan fasilitator Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),”

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi menyebut inklusi keuangan Indonesia telah berada di angka 93 persen. Namun, tingkat literasi keuangan tercatat 69,57 persen. Selisih lebih dari 20 persen ini menunjukkan bahwa akses terhadap produk dan layanan keuangan belum selalu diikuti pemahaman yang memadai tentang cara menggunakannya secara tepat.

“Gap yang cukup lebar antara inklusi keuangan lebih 20 persen adalah tantangan. Artinya literasi keuangan harus ditingkatkan, tidak hanya paham tetapi juga tahu, diikuti perubahan sikap dan perilaku.”

Literasi keuangan tidak berhenti pada kemampuan mengenali produk perbankan, asuransi, pembiayaan, atau investasi. Pemahaman tersebut juga berkaitan dengan kebiasaan membuat keputusan finansial secara hati-hati, mengukur kebutuhan, memahami risiko, serta menjaga keamanan data pribadi dan dana yang dimiliki.

Waspada terhadap Aktivitas Keuangan Ilegal

Seminar Gerakan Cakap Keuangan dalam agenda ini menghadirkan narasumber dari OJK, praktisi keuangan, dan jajaran Astra Financial. Salah satu sesi utama berupa diskusi panel bertajuk “Bergerak Tumbuh Bersama, Pahami Ancaman Keuangan Ilegal”.

Panel tersebut diikuti Kepala OJK DIY Eko Yunianto, Wakil Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra Agus Prayitno Wirawan, serta Pembina Generasi Cerdas Keuangan dan Guru Besar UNY Ratna Candra Sari. Pembicaraan menggarisbawahi pentingnya mengenali ciri aktivitas keuangan yang tidak legal dan menghindari keputusan yang dibuat secara tergesa-gesa.

Pinjaman ilegal, investasi ilegal, dan judi daring menjadi perhatian karena dapat menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial bagi individu serta keluarga. Pendidikan yang berkelanjutan diperlukan agar masyarakat dapat menilai penawaran yang diterima, memahami konsekuensinya, dan tidak mudah tergiur janji hasil cepat atau kemudahan tanpa risiko.

Ismail juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Astra Financial dalam program penguatan literasi melalui pelatihan dan lokakarya. Ruang kerja sama antara OJK dan perusahaan keuangan dalam kelompok Astra Financial terbuka untuk dikembangkan di berbagai daerah, dengan melibatkan kantor-kantor OJK setempat.

“OJK dan Astra bisa saling mengisi diberbagai kota lain dimana perusahaan keuangan dalam naungan Astra Finansial bisa terlibat, demikian juga Kantor OJK diberbagai daerah,” tuturnya.

Jangkauan Edukasi dan Pendampingan UMKM

OJK Peduli merupakan singkatan dari OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia. Program ini ditujukan bagi individu yang telah memperoleh edukasi keuangan agar dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat dan komunitas di sekitarnya. Pola pelatihan berjenjang ini memungkinkan materi keuangan disebarkan melalui penggerak lokal.

Sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026, kegiatan literasi keuangan dan pembinaan UMKM yang dijalankan Astra Financial disebut telah menjangkau sekitar 390 kabupaten dan kota. Jumlah penerima manfaatnya melampaui 60.000 orang. Sementara itu, pendidikan finansial untuk pelajar serta tenaga pengajar telah menjangkau 38 provinsi.

Beragam unit bisnis Astra Financial menjalankan program dengan sasaran yang berbeda. KLiK Astra Financial berfokus pada pemberdayaan guru dan pelajar. LENTERA Asuransi Astra menyasar kelompok dengan pemahaman finansial yang berada di bawah rata-rata nasional. MENYALA FIFGROUP ditujukan bagi pelajar dan guru SMA maupun SMK.

Program lain mencakup EDUCLASS ACC bagi pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM, serta Solopreneur Academy Bank Saqu yang menyediakan pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan. Selain kegiatan edukasi, Astra Financial juga menyalurkan dana bergulir sebagai modal usaha kepada lebih dari 500 pelaku UMKM.

Pengukuhan ribuan Duta OJK Peduli di Yogyakarta menjadi langkah lanjutan untuk memperluas percakapan tentang keuangan yang sehat di tingkat komunitas. Para peserta diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih baik, memahami risiko yang dihadapi, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai praktik keuangan ilegal.

Frequently Asked Questions

What is Astra Financial OJK Latih 1 000 Penggerak?

Astra Financial OJK Latih 1 000 Penggerak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Astra Financial OJK Latih 1 000 Penggerak matter?

Astra Financial OJK Latih 1 000 Penggerak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *