Realisasi Bansos Capai Rp 115,8 Triliun hingga September 2026
Kabarteras.com – Kemenkeu Salurkan Bansos Rp 115 8 triliun hingga 30 September 2026. Nilai tersebut setara 71,2 persen dari total pagu bantuan sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Penyaluran bantuan sosial ini mencakup berbagai program reguler untuk mendukung kebutuhan dasar, pangan, dan pendidikan masyarakat.
Realisasi belanja bantuan sosial pada 2026 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sampai September 2025, penyaluran bansos tercatat mencapai Rp 112,7 triliun. Dengan demikian, realisasi tahun ini bertambah Rp 3,1 triliun atau sekitar 2,7 persen secara tahunan.
Perkembangan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Pemerintah menempatkan bansos sebagai salah satu instrumen APBN untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Belanja bantuan sosial Rp 115,8 triliun, 71,2 persen dari pagu APBN, termasuk untuk seluruh bansos reguler yang berjalan,” kata Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Penyaluran bantuan pendidikan ikut menopang realisasi
Kenaikan realisasi bansos hingga akhir September antara lain didorong oleh penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada semester kedua 2026. Kedua program tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap akses pendidikan bagi penerima manfaat.
PIP membantu kebutuhan pendidikan peserta didik, sedangkan KIP Kuliah mendukung mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Penyaluran pada semester kedua membuat serapan anggaran bantuan sosial meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Komponen pendidikan menunjukkan bahwa belanja sosial tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga. Bantuan yang disalurkan melalui APBN juga mencakup dukungan untuk keberlanjutan pendidikan, terutama bagi penerima yang membutuhkan bantuan biaya belajar.
Ketepatan waktu penyaluran menjadi penting bagi penerima bantuan pendidikan. Dukungan yang tersedia pada semester berjalan dapat membantu memenuhi kebutuhan akademik sesuai tujuan program masing-masing.
PKH dan Kartu Sembako menjadi penyaluran terbesar
Dalam realisasi Kemenkeu Salurkan Bansos Rp 115 8 triliun, Program Keluarga Harapan atau PKH menjadi salah satu komponen utama. Anggaran PKH yang telah disalurkan mencapai Rp 21,8 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat atau KPM.
PKH ditujukan untuk membantu keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Dengan jangkauan 10 juta KPM, program tersebut menjadi bagian penting dari belanja sosial pemerintah sepanjang 2026.
Selain PKH, Program Kartu Sembako telah disalurkan sebesar Rp 28,2 triliun. Bantuan pangan tersebut menjangkau 17,6 juta KPM dan diarahkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.
Total realisasi PKH dan Kartu Sembako mencapai Rp 50 triliun. Besarnya nilai tersebut memperlihatkan peran dua bantuan reguler itu dalam total belanja sosial yang telah direalisasikan pemerintah sampai September 2026.
Bansos menjaga daya beli masyarakat
Penyaluran bansos merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Bantuan yang diterima KPM dapat digunakan sesuai tujuan program, mulai dari dukungan kebutuhan dasar dan pangan hingga kelangsungan pendidikan.
Realisasi 71,2 persen dari pagu APBN berarti masih terdapat anggaran bantuan sosial yang akan disalurkan pada sisa tahun 2026. Perjalanan penyerapan berikutnya akan bergantung pada pelaksanaan program reguler hingga akhir tahun anggaran.
Kemenkeu Salurkan Bansos Rp 115 8 triliun juga menggambarkan luasnya sasaran program sosial pemerintah. PKH menyasar keluarga penerima manfaat, Kartu Sembako mendukung kebutuhan pangan, sementara PIP dan KIP Kuliah membantu akses pendidikan.
FAQ Penyaluran Bansos 2026
Berapa realisasi bansos pemerintah hingga September 2026?
Realisasi belanja bantuan sosial hingga 30 September 2026 mencapai Rp 115,8 triliun atau 71,2 persen dari pagu APBN 2026.
Program apa saja yang menopang penyaluran bansos?
Program yang disebut dalam realisasi tersebut meliputi PKH, Kartu Sembako, Program Indonesia Pintar, dan KIP Kuliah.
Berapa penerima PKH dan Kartu Sembako?
PKH menjangkau 10 juta KPM dengan realisasi Rp 21,8 triliun. Sementara Kartu Sembako menjangkau 17,6 juta KPM dengan penyaluran Rp 28,2 triliun.

