KPID Jabar Gelar Acara Puncak Harsiarda di Bandung Barat
Kabarteras.com – KPID Jabar gelar acara puncak Hari Penyiaran Daerah Jawa Barat atau Harsiarda di Kompleks Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Sabtu, 10 September 2026. Sedikitnya 1.500 warga menghadiri kegiatan yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tersebut.
Acara ini menjadi pengingat bahwa radio dan televisi tetap berperan penting sebagai sumber informasi, hiburan, dan edukasi bagi masyarakat. Di tengah cepatnya peredaran konten digital, lembaga penyiaran dinilai masih dibutuhkan untuk menghadirkan informasi yang lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat Tuti Turimayanti, Ketua Harian Kwarda Pramuka Jawa Barat, Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet, serta jajaran komisioner KPID Jabar. Ketua asosiasi radio dan televisi serta pimpinan lembaga penyiaran dari berbagai daerah di Jawa Barat juga turut meramaikan acara.
Radio dan televisi tetap dibutuhkan
Dalam acara puncak tersebut, Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet menegaskan radio dan televisi tetap relevan bagi publik. Menurutnya, masyarakat membutuhkan media penyiaran untuk membantu menyaring informasi di tengah derasnya arus informasi dari berbagai platform.
“Di tengah era disrupsi informasi yang belakangan begitu masif, keberadaan radio dan TV amat dibutuhkan untuk memfilter berbagai informasi,” kata Adiyana.
KPID Jabar gelar acara puncak ini sekaligus untuk mengajak pemerintah daerah, asosiasi, dan lembaga penyiaran memperkuat kembali kebiasaan masyarakat menikmati siaran radio maupun televisi. Informasi yang disajikan secara jelas dan berimbang dinilai penting, terutama untuk kebutuhan layanan publik, pendidikan, kesehatan, kebencanaan, serta perkembangan daerah.
Media sosial memang memungkinkan informasi menyebar dengan cepat, tetapi kecepatan tidak selalu diikuti ketepatan. Karena itu, radio dan televisi diharapkan tetap menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh berita, hiburan, dan program edukatif yang sehat.
Konsolidasi insan penyiaran Jawa Barat
Selain melibatkan masyarakat, kegiatan puncak Harsiarda juga menjadi ruang konsolidasi bagi pelaku penyiaran di Jawa Barat. Adiyana menyampaikan pentingnya kebersamaan antarlembaga penyiaran dalam menghadapi persoalan ketidakadilan regulasi di bidang penyiaran.
“Kawan-kawan media bisa saksikan, banyak OB Van radio yang hadir, termasuk sejumlah televisi yang menyiarkan kegiatan ini, sebagai pertanda kami bersatu-padu untuk menentang ketidakadilan dan meneguhkan tekad kedaulatan informasi,” tegasnya.
Kehadiran mobil siaran luar atau OB Van dari sejumlah radio serta siaran langsung beberapa televisi menunjukkan keterlibatan aktif pelaku penyiaran. Ekosistem penyiaran daerah tidak hanya melibatkan pengelola radio dan televisi, tetapi juga pemerintah, organisasi profesi, komunitas, pendengar, dan pemirsa.
KPID Jabar gelar acara puncak Harsiarda dengan semangat memperkuat kedaulatan informasi. Di tingkat daerah, media penyiaran dapat menjadi jembatan bagi warga untuk memahami isu lokal, potensi wilayah, layanan publik, dan perkembangan di lingkungan sekitar.
Ajakan memanfaatkan siaran radio dan TV
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyoroti maraknya informasi menghasut dan hoaks di media sosial. Ia mengenang besarnya pengaruh radio bagi pekerja seni pada masa lalu serta menilai peran tersebut masih dapat dijalankan di tengah ketidakpastian informasi saat ini.
“Saya hadir di tempat ini sekaligus bernostalgia, betapa dulu radio begitu besar pengaruh dan perannya bagi para pekerja seni. Peran itu sesungguhnya masih bisa dimainkan di tengah era yang penuh ketidakpastian saat ini,” ujar Jeje.
Menurut Jeje, radio dan televisi bukan sekadar saluran penyampaian berita. Keduanya juga dapat menjadi ruang bagi kreativitas, kebudayaan lokal, informasi layanan masyarakat, serta hiburan yang memperkuat hubungan warga dengan daerahnya.
FAQ Hari Penyiaran Daerah Jawa Barat
Apa tujuan KPID Jabar gelar acara puncak Harsiarda?
Kegiatan ini menjadi ajang perayaan sekaligus penguatan peran radio dan televisi sebagai media informasi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat Jawa Barat.
Mengapa radio dan televisi masih penting?
Radio dan televisi dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang lebih terarah di tengah banyaknya konten digital, termasuk informasi publik, pendidikan, kebencanaan, dan isu daerah.
Siapa yang menghadiri puncak Harsiarda?
Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD Jawa Barat, KPID Jawa Barat, asosiasi radio dan televisi, lembaga penyiaran, serta masyarakat.

