Latest Program: Porwada PWI NTB 2026 Resmi Bergulir, Jaring Atlet Wartawan Menuju Porwanas Lampung
tlet Wartawan ke Porwanas Lampung Latest Program - Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026
Latest Program: Porwada PWI NTB 2026 Dimulai, Jaring Atlet Wartawan ke Porwanas Lampung
Latest Program – Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 secara resmi dibuka di Kota Mataram, Jumat. Acara ini menjadi momen penting untuk mengidentifikasi jurnalis berbakat yang akan mengwakili provinsi NTB dalam ajang nasional, Porwanas Lampung 2027. Porwada 2026 tidak hanya memperkuat kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong kolaborasi dan pengembangan potensi keterampilan jurnalis.
Pengembangan Keterampilan dan Kesehatan Fisik Jurnalis
Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, mengatakan bahwa Porwada 2026 merupakan bagian dari Latest Program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas jurnalis daerah. “Program ini menekankan pentingnya olahraga dalam menjaga kesehatan fisik dan mental para jurnalis, sekaligus melatih semangat kompetitif dan kerja sama di kalangan profesional,” jelas Ikliluddin. Ia menambahkan bahwa keikutsertaan jurnalis dalam berbagai cabang olahraga juga bisa memperkaya pengalaman dan kreativitas dalam meliput berita.
“Dengan Latest Program Porwada, kami berharap mencetak generasi jurnalis yang lebih sehat, berkualitas, dan siap bersaing di level nasional,” ucap Ikliluddin, sambil mengapresiasi dukungan pihak terkait dalam penyelenggaraan acara.
Peran Media dalam Membangun Daerah
Pemprov NTB menegaskan bahwa media menjadi salah satu pilar penting dalam proses pembangunan. Kepala Dinas Kominfo NTB, Ahsanul Khalik, mewakili Gubernur NTB dalam upacara pembukaan Porwada 2026 dan mengingatkan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat. “Melalui Latest Program ini, kami ingin memastikan media lokal terus berkembang dan mampu berkontribusi secara maksimal,” katanya.
Porwada 2026 juga menghadirkan kesempatan untuk mempererat ikatan sesama jurnalis. Ahsanul Khalik menekankan bahwa kegiatan olahraga bisa menjadi sarana menumbuhkan keakraban dan kepercayaan antar profesi. “Ini bukan sekadar lomba, tetapi juga ajang silaturahmi yang menguatkan komunitas pers NTB,” imbuhnya.
Dukungan Pemkot Mataram dan Unram
Kota Mataram memberikan dukungan penuh bagi Latest Program Porwada 2026. Wali Kota Mataram yang diwakili Asisten I Setda, Lalu Martawang, menyampaikan rasa bangga atas pemilihan venue di kampus Universitas Mataram (Unram). “Kota Mataram siap memfasilitasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Latest Program ini,” ujarnya.
“Selain menjadi tempat kompetisi, Unram juga menjadi pusat pengembangan keterampilan jurnalis dan pemberdayaan SDM pers daerah,” lanjut Martawang, menyoroti peran kampus dalam mendukung Latest Program yang terus berjalan hingga Porwanas 2027.
Wakil Rektor II Unram, Prof. Akmaludin, menegaskan bahwa kampus siap memberikan fasilitas terbaik untuk menunjang keberhasilan Latest Program Porwada 2026. “Fasilitas Sport Center kami akan memastikan semua cabang olahraga berjalan lancar, sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan para peserta,” tambahnya.
Persiapan dan Harapan untuk Porwanas 2027
Porwada 2026 diharapkan menjadi jembatan menuju Porwanas Lampung 2027. Dengan Latest Program ini, para atlet wartawan daerah akan memperoleh pengalaman berharga dalam kompetisi yang lebih besar. “Setiap partisipan Porwada 2026 adalah calon unggulan untuk Porwanas 2027, sehingga kegiatan ini menjadi pelatihan sekaligus seleksi kandidat terbaik,” terang Ikliluddin.
Acara ini menampilkan berbagai cabang olahraga seperti lari, bulu tangkis, dan bola basket, yang diikuti oleh sekitar 300 peserta dan official dari seluruh kabupaten di NTB. Pembukaan Porwada 2026 ditutup dengan ritual penyatuan mata air Sasambo sebagai simbol semangat persatuan dan kebersamaan. “Ini adalah Latest Program yang tidak hanya mencari juara, tetapi juga mencetak jurnalis yang lebih berprestasi dan tangguh,” pungkas Ahsanul Khalik.
Acara Porwada 2026 diharapkan menjadi contoh keberhasilan Latest Program dalam mengintegrasikan olahraga dengan profesi jurnalistik. Selain itu, program ini juga bisa menjadi peluang untuk menyebarluaskan budaya olahraga dan kepedulian terhadap kesehatan di kalangan jurnalis. Dengan peningkatan kualitas atlet wartawan, NTB berpotensi mengukir prestasi di tingkat nasional.
