KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Madonna Borong Tujuh Piala, Paling Bersinar di VMAs 2026

Published September 28, 2026 · Updated September 28, 2026 · By Matthew Miller - kabarteras.com

Foto : Matthew Miller - kabarteras.com

Madonna Raih Tujuh Trofi di VMAs 2026

Kabarteras.com – Madonna menutup MTV Video Music Awards 2026 sebagai salah satu figur paling dominan di panggung penghargaan musik tersebut. Dalam acara yang berlangsung di Peacock Theater, Los Angeles, Amerika Serikat, pada Ahad (27/9/2026), penyanyi legendaris itu membawa pulang tujuh piala.

Pencapaian tersebut menempatkan Madonna sebagai peraih penghargaan terbanyak pada VMAs tahun ini. Ia juga memasuki malam penganugerahan dengan jumlah nominasi tertinggi, yakni 13 kategori. Meski tidak memenangi Video of the Year, keberhasilannya menguasai tujuh kategori mempertegas besarnya pengakuan terhadap karya dan kolaborasinya.

Kategori yang Dimenangi Madonna

Tujuh penghargaan Madonna mencakup Artist of the Year, Best Collaboration untuk lagu “Bring Your Love” bersama Sabrina Carpenter, Best Dance, Best Cinematography, Best Choreography, Best Long Form Video, serta Best Album.

Rangkaian kemenangan itu memperlihatkan jangkauan apresiasi yang diterima Madonna, bukan semata sebagai penyanyi, tetapi juga melalui aspek visual, tari, penyutradaraan konsep, dan format karya berdurasi panjang. Kemenangan bersama Sabrina Carpenter dalam kategori kolaborasi juga menjadi salah satu momen penting pada malam tersebut.

Saat menerima piala Artist of the Year, Madonna membuka pidatonya dengan humor yang mengundang perhatian penonton.

“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada jari-jari saya karena saya selalu bisa mengandalkan mereka,” kata Madonna.

Ia kemudian membawa publik kembali ke penampilan perdananya di VMAs pada 1984. Madonna mengenang insiden saat sepatunya bermasalah di atas panggung. Dalam situasi itu, ia menjatuhkan diri agar gerakannya tampak seperti bagian yang memang telah direncanakan.

Menurut kisah yang dibagikannya, ia sempat merasa bangga setelah menyelesaikan penampilan tersebut. Namun, respons yang diterimanya di belakang panggung justru berbeda. Manajernya ketika itu menilai karier Madonna telah berakhir.

“Saya pergi ke belakang panggung dengan perasaan sangat bangga pada diri sendiri dan manajer saya mengatakan bahwa karier saya sudah berakhir,” ujar Madonna.

Pesan tentang Menemukan Diri

Dalam pidatonya, Madonna juga menyinggung proses kreatif dan personal yang dijalaninya selama satu setengah tahun terakhir. Ia menggambarkan periode tersebut sebagai masa untuk kembali mengenali diri sendiri, membangun keyakinan, serta membuat musik yang benar-benar ingin ia hasilkan.

“Saya menghabiskan satu setengah tahun terakhir untuk menemukan diri saya, percaya pada diri saya sendiri dan benar-benar membuat musik yang ingin saya buat. Semoga kalian juga bisa melakukan itu,” kata dia.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti dari penampilan Madonna malam itu. Di tengah pencapaian besar berupa tujuh penghargaan, ia menekankan pentingnya keberanian untuk mempercayai pilihan kreatif sendiri. Pengalamannya sejak penampilan VMAs pada 1984 hingga kemenangan pada 2026 turut menunjukkan perjalanan panjang yang telah ia lalui di industri musik.

Bagi penonton, pidato itu juga menghadirkan gambaran bahwa perjalanan seorang artis tidak selalu berlangsung mulus. Kesalahan panggung, keraguan dari lingkungan sekitar, dan tekanan untuk memenuhi ekspektasi dapat hadir dalam proses berkarya. Madonna memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari cerita tentang ketahanan dan keyakinan diri.

Taylor Swift Menang Video of the Year

Sementara Madonna mengoleksi kemenangan terbanyak, penghargaan utama Video of the Year diraih Taylor Swift melalui “The Fate of Ophelia”. Kemenangan tersebut kembali memperpanjang catatan Swift sebagai artis dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam kategori itu.

Sebelum VMAs 2026, Swift telah memenangi Video of the Year melalui “Bad Blood”, “You Need to Calm Down”, “All Too Well: The Short Film”, “Anti-Hero”, dan “Fortnight”. Dengan tambahan penghargaan untuk “The Fate of Ophelia”, daftar kemenangannya di kategori utama itu semakin panjang.

Selain Video of the Year, Swift juga membawa pulang piala Best Direction untuk “Opalite”. Penghargaan tersebut melengkapi malam VMAs 2026 yang memperlihatkan keberhasilan dua nama besar musik pop dalam kategori-kategori berbeda.

Ketika menerima penghargaan Video of the Year, Swift menyampaikan apresiasi kepada para penggemarnya yang memberikan suara untuk video tersebut.

“Terima kasih banyak karena telah memberikan penghargaan ini kepada video ini karena saya sangat bangga dengannya. Kepada para penggemar, terima kasih telah memilihnya,” kata Swift.

Dua Pencapaian Menonjol di Malam VMAs

VMAs 2026 menghadirkan dua sorotan besar: Madonna sebagai peraih tujuh piala dan Taylor Swift sebagai pemenang Video of the Year. Madonna unggul dari sisi jumlah penghargaan serta keluasan kategori yang dimenangi, sedangkan Swift kembali mencatatkan keberhasilan di salah satu kategori paling bergengsi dalam ajang tersebut.

Bagi Madonna, malam di Los Angeles itu menjadi perayaan atas perjalanan kreatif yang panjang sekaligus ruang untuk menyampaikan refleksi pribadi. Adapun bagi Swift, kemenangan Video of the Year menambah daftar pencapaiannya dalam kategori yang selama ini menjadi salah satu ukuran paling diperhatikan di VMAs.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Madonna Borong Tujuh Piala Paling Bersinar?

Madonna Borong Tujuh Piala Paling Bersinar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Madonna Borong Tujuh Piala Paling Bersinar matter?

Madonna Borong Tujuh Piala Paling Bersinar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.