Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Warga Sade
PNM dan BRINS Dukung Warga Sade Bangkit Pascakebakaran
Kabarteras.com – Bangkit Pascakebakaran Bantuan PNM Bersama BRINS menjadi penguat bagi warga Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang menata kembali kehidupan setelah kebakaran pada Agustus lalu. Peristiwa tersebut tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menghambat usaha tenun, kerajinan, dan penjualan kain yang menjadi sumber penghasilan keluarga.
Di Desa Adat Sade, rumah sering kali sekaligus menjadi ruang produksi dan tempat berjualan. Ketika bangunan terbakar, warga kehilangan tempat tinggal, peralatan kerja, serta ruang untuk meneruskan aktivitas ekonomi sehari-hari. Karena itu, pemulihan pascakebakaran membutuhkan dukungan kebutuhan dasar sekaligus sarana agar warga dapat kembali bekerja.
Bantuan Alat Produksi untuk Menghidupkan Usaha
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bersama BRI Insurance (BRINS) mendampingi nasabah terdampak melalui program Madani Tanggap Desa Adat Sade. Setelah memberikan bantuan awal untuk kebutuhan keluarga, PNM dan BRINS melanjutkan dukungan dengan membantu pemulihan kegiatan usaha warga.
Bantuan yang disalurkan mencakup alat tenun, mesin jahit industrial, dan gawangan untuk menunjang proses produksi. Sebelumnya, warga juga telah menerima peralatan dapur dan kebutuhan keluarga. Selain itu, warga beserta anak-anak memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.
Bagi perajin Sade, alat kerja tersebut memiliki arti penting karena menenun merupakan sumber pendapatan sekaligus keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ketersediaan alat produksi diharapkan membantu warga memulai kembali usaha mereka secara bertahap.
Heppy Susanti, nasabah PNM Mekaar selama lima tahun, merupakan salah satu warga yang terdampak. Rumahnya hangus dalam kebakaran, termasuk ruang yang selama ini dipakai untuk bekerja dan menjalankan usaha.
“Yang paling berat bukan hanya kehilangan tempat tinggal atau tempat berjualan. Kami kehilangan tempat untuk bekerja. Padahal dari menenun dan menjual kain inilah kebutuhan keluarga sehari-hari dipenuhi,” ujar Heppy Susanti.
Menurut Heppy, PNM datang dua hari setelah kebakaran untuk memberikan bantuan awal. Pendampingan kemudian berlanjut melalui bantuan yang lebih diarahkan pada keberlangsungan usaha warga.
“Saya terharu saat PNM datang dua hari setelah kebakaran dan langsung kasih bantuan. Sekarang PNM datang kembali dengan bantuan yang lebih bermakna. Terima kasih karena sudah merangkul kami sejak awal sampai sekarang,” kata Heppy.
Perlindungan Asuransi dan Harapan Pemulihan
Di Desa Adat Sade terdapat 56 nasabah binaan PNM Mekaar. Sebagian besar mengandalkan tenun, kerajinan, dan penjualan kain khas Sade untuk menopang ekonomi keluarga. Oleh sebab itu, Bangkit Pascakebakaran Bantuan PNM Bersama BRINS diarahkan untuk membantu warga memperoleh kembali kesempatan bekerja dan menghasilkan pendapatan.
BRINS turut mendukung pemulihan melalui pembayaran klaim asuransi kepada nasabah terdampak. Dana klaim tersebut membantu keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari sembari menata kembali usaha yang terdampak kebakaran.
“Alat tenun ini sangat berarti bagi kami. Mudah-mudahan setelah ini kami bisa mulai menenun lagi, punya penghasilan lagi, dan perlahan mengembalikan kehidupan seperti sebelumnya. Bantuan dari asuransi juga sudah saya terima dan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambah Heppy.
Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan bahwa bantuan pascabencana perlu memberi peluang bagi masyarakat untuk membangun kembali penghidupan. Kebutuhan mendesak penting dipenuhi, namun akses untuk kembali bekerja menjadi fondasi pemulihan yang berkelanjutan.
“PNM berharap bantuan ini menjadi langkah awal agar ibu-ibu di Desa Adat Sade dapat kembali menjalankan usahanya. Ketika alat kerja kembali tersedia, harapan untuk menghidupkan kembali ekonomi keluarga juga ikut tumbuh. Dan dalam kesempatan ini kami menggandeng BRI Insurance untuk menyalakan harapan itu,” ujar Kindaris.
Desa Adat Sade dikenal sebagai kawasan yang mempertahankan rumah tradisional dan tradisi menenun. Kerajinan di desa ini bukan hanya aktivitas ekonomi, melainkan bagian dari identitas budaya warga. Ketika perajin kembali menenun, keluarga memiliki peluang memperoleh pemasukan sekaligus menjaga tradisi yang hidup dalam keseharian masyarakat.
FAQ Pemulihan Warga Desa Adat Sade
Apa bentuk bantuan PNM dan BRINS bagi warga terdampak kebakaran?
Bantuan meliputi kebutuhan keluarga, peralatan dapur, alat tenun, mesin jahit industrial, gawangan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembayaran klaim asuransi bagi nasabah terdampak.
Mengapa alat tenun menjadi bantuan penting bagi warga Sade?
Tenun merupakan sumber penghasilan utama bagi banyak keluarga di Desa Adat Sade. Alat tenun membantu perajin melanjutkan produksi kain dan membuka kembali peluang pendapatan setelah kebakaran.
Berapa jumlah nasabah PNM Mekaar di Desa Adat Sade?
Terdapat 56 nasabah binaan PNM Mekaar di Desa Adat Sade, dengan banyak di antaranya menjalankan usaha tenun, kerajinan, dan penjualan kain khas Sade.