KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Nobu Bank dan Jalin Kembangkan Layanan QRIS Koridor Hong Kong

Published Oktober 6, 2026 · Updated Oktober 6, 2026 · By Sarah Jones - kabarteras.com

Foto : Sarah Jones - kabarteras.com

Nobu Bank dan Jalin Siapkan QRIS Antarnegara untuk Transaksi di Hong Kong

Kabarteras.com – Nasabah Nobu Bank diproyeksikan dapat memakai aplikasi Nobu Go untuk bertransaksi di merchant terhubung di Hong Kong melalui fitur QRIS antarnegara. Pengembangan layanan ini merupakan hasil kesepakatan antara PT Bank Nationalnobu Tbk atau Nobu Bank dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin).

Kerja sama tersebut disepakati dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026. Hong Kong dipilih sebagai koridor lanjutan dalam pengembangan layanan pembayaran internasional Nobu Bank, sejalan dengan aktivitas nasabah yang semakin sering melintasi batas negara.

Pembayaran Lintas Negara Melalui Nobu Go

Melalui layanan yang tengah dikembangkan, pengguna Nobu Go yang mendukung QRIS antarnegara nantinya dapat melakukan pembayaran kepada merchant di Hong Kong yang telah terkoneksi dalam jaringan tersebut. Pola transaksi berbasis kode QR ini ditujukan untuk menghadirkan proses pembayaran yang lebih praktis bagi nasabah saat berada di luar Indonesia.

Pengembangan koridor Hong Kong melanjutkan arah layanan pembayaran internasional yang dijalankan Nobu Bank. Bagi pengguna, kehadiran QRIS antarnegara dapat mengurangi kebutuhan untuk mengandalkan metode pembayaran terpisah ketika melakukan transaksi di destinasi luar negeri yang sudah mendukung konektivitas tersebut.

Fungsi utama layanan ini tetap berada pada pembayaran di merchant yang tersambung. Nasabah menggunakan aplikasi pembayaran Nobu Go, lalu memindai kode QR yang tersedia untuk menyelesaikan transaksi. Dengan pendekatan itu, pengalaman bertransaksi yang telah dikenal melalui QRIS di Indonesia diharapkan dapat digunakan pula dalam aktivitas pembayaran di Hong Kong.

Menjawab Mobilitas Nasabah yang Kian Global

Direktur Nobu Bank Steve Marciano menilai kebutuhan pengguna kini tidak lagi terbatas pada kemudahan pembayaran di dalam negeri. Perjalanan, kegiatan ekonomi, dan mobilitas lintas negara membuat layanan pembayaran digital perlu mengikuti perubahan perilaku tersebut.

“Pengembangan QRIS antarnegara, dalam hal ini Hong Kong, memungkinkan kami membawa kemudahan bertransaksi yang telah digunakan nasabah di Indonesia ke salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perjalanan internasional di kawasan Asia,” ujar Steve dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Hong Kong memiliki posisi penting sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perjalanan internasional di Asia. Karena itu, pembukaan koridor QRIS antarnegara di wilayah tersebut dinilai relevan bagi nasabah yang membutuhkan metode pembayaran sederhana ketika beraktivitas di luar negeri.

Kemudahan transaksi lintas batas juga menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan dalam ekosistem keuangan digital. Pengguna pada umumnya telah terbiasa memakai pembayaran QR untuk kebutuhan harian di Indonesia. Konektivitas antarnegara membuka kemungkinan penggunaan pola yang serupa ketika berada di negara atau wilayah mitra.

Penggunaan QRIS Antarnegara Terus Bertumbuh

Pengembangan layanan Nobu Bank dan Jalin berlangsung di tengah peningkatan pemanfaatan QRIS antarnegara. Bank Indonesia mencatat bahwa sejak implementasi awal pada 2022 hingga Juli 2026, pengguna dari negara mitra telah melakukan sekitar 25,67 juta transaksi QRIS antarnegara di Indonesia.

Nilai transaksi dari aktivitas tersebut mencapai Rp7,63 triliun. Angka ini menunjukkan penggunaan sistem pembayaran lintas negara berbasis QR telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam mendukung transaksi pengunjung dari negara mitra saat berada di Indonesia.

QRIS antarnegara pada dasarnya memperluas pemanfaatan standar pembayaran QR melampaui pasar domestik. Saat konektivitas tersedia, pengguna dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi yang kompatibel, sementara merchant menerima pembayaran melalui sistem yang telah diintegrasikan. Bagi konsumen, pengalaman ini dapat terasa lebih akrab karena prosesnya menyerupai pembayaran QR yang biasa digunakan di dalam negeri.

Bagi institusi keuangan dan penyedia infrastruktur pembayaran, pengembangan koridor baru menuntut kesiapan konektivitas antarsistem. Kolaborasi Nobu Bank dengan Jalin menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan yang dapat menjawab kebutuhan pembayaran nasabah di Hong Kong melalui aplikasi Nobu Go.

Arti Penting Koridor Hong Kong

Dengan rencana ini, Hong Kong menjadi tujuan berikutnya dalam strategi pembayaran internasional Nobu Bank. Fokusnya bukan hanya menyediakan opsi pembayaran tambahan, melainkan juga mengikuti perubahan kebutuhan nasabah yang menjalankan perjalanan dan aktivitas ekonomi lintas negara.

Bagi nasabah yang berkunjung ke Hong Kong, kesiapan QRIS antarnegara berpotensi memberikan alternatif pembayaran pada merchant yang telah terhubung. Namun, penggunaan layanan tetap bergantung pada ketersediaan dukungan QRIS antarnegara di merchant tujuan serta kesiapan aplikasi pembayaran yang digunakan.

Kesepakatan yang diumumkan pada FEKDI x IFSE 2026 ini menandai langkah lanjutan dalam perluasan akses pembayaran digital Indonesia ke koridor internasional. Seiring pertumbuhan penggunaan QRIS antarnegara, layanan seperti ini semakin relevan untuk mendukung pengalaman transaksi yang lebih sederhana bagi nasabah saat berada di luar negeri.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Nobu Bank dan Jalin Kembangkan Layanan?

Nobu Bank dan Jalin Kembangkan Layanan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Nobu Bank dan Jalin Kembangkan Layanan matter?

Nobu Bank dan Jalin Kembangkan Layanan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.