KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular di CPI, Antrean BBM Makassar Semakin Landai

Published September 14, 2026 · Updated September 14, 2026 · By Jennifer Brown - kabarteras.com

Foto : Jennifer Brown - kabarteras.com

Antrean BBM di Makassar Mulai Berkurang Setelah Layanan Diperkuat

Kabarteras.com – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Makassar mulai menunjukkan penurunan. Perbaikan kondisi ini didorong oleh penguatan pelayanan dan distribusi bahan bakar minyak yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran pasokan ke SPBU yang telah beroperasi. Pertamina juga membuka titik pelayanan tambahan melalui tiga SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia atau CPI, di sekitar Masjid 99 Kubah, Makassar. Kehadiran fasilitas sementara ini ditujukan untuk memperluas akses pengisian sekaligus mengurangi penumpukan kendaraan di SPBU reguler.

SPBU Modular Difokuskan untuk Sepeda Motor

Pos layanan BBM di CPI melayani pembelian Pertalite bagi kendaraan roda dua. Pengaturan ini diterapkan agar pelayanan di lokasi tambahan dapat berjalan tertib dan membantu mobilitas masyarakat yang membutuhkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.

Bagi pengguna sepeda motor umum, pembelian Pertalite di titik tersebut mengikuti skema ganjil-genap yang disesuaikan dengan nomor polisi kendaraan. Namun, ketentuan itu tidak diberlakukan bagi pengemudi ojek online. Setiap sepeda motor dapat mengisi bahan bakar hingga maksimal tiga liter, dengan pilihan pembayaran memakai EDC atau uang tunai.

Pengaturan batas pembelian dan pola pelayanan kendaraan dirancang untuk menjaga pemerataan akses di tengah tingginya kebutuhan masyarakat. Dengan adanya titik baru di CPI, kendaraan roda dua memiliki alternatif lokasi pengisian sehingga tekanan terhadap SPBU yang sebelumnya menjadi pusat antrean dapat berkurang.

SPBU 24 Jam dan Tambahan Petugas

Selain menempatkan SPBU modular, Pertamina Patra Niaga melakukan sejumlah langkah operasional di jaringan SPBU Makassar. Penguatan pelayanan mencakup penyesuaian konfigurasi SPBU, penambahan nozzle, serta penempatan lebih banyak operator di lapangan. Sebanyak 25 SPBU juga dioperasikan selama 24 jam untuk memberi pilihan waktu pengisian yang lebih luas bagi masyarakat.

Distribusi BBM dilakukan setiap hari untuk menjaga ketersediaan produk di titik-titik pelayanan. Kelancaran pengiriman menjadi unsur penting karena pelayanan di SPBU sangat bergantung pada pasokan yang datang secara berkesinambungan. Pertamina menyatakan pemantauan terus dilakukan agar kebutuhan di lapangan dapat segera ditangani sesuai perkembangan kondisi.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menyampaikan bahwa situasi antrean di Makassar telah bergerak ke arah yang lebih baik. Ia menilai kombinasi antara tambahan titik pengisian, jam operasi yang diperpanjang, dan penguatan petugas membantu memperbaiki pelayanan.

“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan. Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat yang bersama-sama mengikuti pengaturan di lapangan,” ujar Okky.

Kolaborasi Pemerintah Daerah

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut mendukung penanganan di lapangan melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral. Dukungan tersebut antara lain terkait penyediaan lokasi serta fasilitas penunjang bagi titik pelayanan tambahan. Kolaborasi ini memungkinkan SPBU modular di CPI ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan BBM di Makassar.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, juga hadir langsung di Makassar untuk memastikan langkah penanganan dan penguatan layanan dapat berjalan di lapangan. Kehadirannya menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan langkah-langkah yang telah disiapkan serta percepatan tindak lanjut bersama pemangku kepentingan daerah.

Bagi warga, perubahan antrean yang lebih terkendali berarti waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh bahan bakar dapat semakin efisien. Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengikuti pengaturan yang berlaku di tiap lokasi, termasuk ketentuan kendaraan yang dilayani, batas pembelian, serta skema ganjil-genap di SPBU modular CPI.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan melanjutkan evaluasi atas pelayanan dan distribusi BBM. Pemantauan dilakukan terhadap kondisi SPBU, kebutuhan pasokan, serta efektivitas titik layanan tambahan agar penyaluran dapat tetap berlangsung lancar.

Melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pihak terkait, pelayanan BBM diharapkan semakin mudah diakses masyarakat dan dapat mendukung kegiatan harian warga Makassar. Informasi maupun laporan terkait pelayanan serta penyaluran BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular?

Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular matter?

Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.