KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Cuaca Ekstrem Terjadi di Arab Saudi, Termasuk Makkah dan Madinah

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Emily Anderson - kabarteras.com

Foto : Emily Anderson - kabarteras.com

Arab Saudi Diterjang Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat, Badai Debu, dan Suhu Mencapai 47°C

Kabarteras.com – Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) mengumumkan peringatan cuaca tingkat merah untuk beberapa kawasan yang diprediksi diguyur hujan deras. Di saat bersamaan, wilayah lain di Kerajaan menghadapi ancaman hujan sedang serta badai debu. Pada hari Kamis, suhu udara tercatat menyentuh angka 47 derajat Celsius.

Peringatan Berdasarkan Tingkat Keparahan

Wilayah Taif, Al-Kamil, Adham, beserta area sekitarnya di kawasan Makkah masuk dalam daftar peringatan merah akibat potensi hujan lebat. Sementara itu, kawasan Madinah—khususnya Al-Ais, Al-Mahd, Badr, dan lingkungan sekitarnya—menerima peringatan oranye untuk hujan berintensitas sedang.

Tingkat peringatan kuning diberlakukan di Rabigh, Jeddah, Al-Khurmah, serta area sekitar di kawasan Makkah, yang berisiko mengalami hujan ringan dan badai debu.

Risiko Banjir Bandang dan Fenomena Cuaca Ekstrem

Dalam prakiraan harian, NCM memperingatkan bahwa badai petir berintensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu banjir bandang di sejumlah wilayah Jazan, Asir, Al-Baha, Makkah, dan Madinah. Fenomena ini diperkirakan disertai hujan es serta angin kencang yang mengangkat partikel debu dan pasir ke udara.

Peluang terbentuknya awan hujan yang membawa badai petir dan angin aktif masih berlanjut di sebagian wilayah Perbatasan Utara, Jazan, serta bagian selatan Provinsi Timur dan Riyadh. Kabut juga berpeluang muncul pada rentang waktu malam hingga dini hari di kawasan pesisir bagian timur Kerajaan.

Prakiraan Per Kota

Makkah dan Madinah diprediksi mengalami hujan, angin aktif, serta debu beterbangan. Kondisi serupa diperkirakan melanda Jeddah. Di sisi lain, Dammam diprediksi berkabut dengan langit berawan sebagian, sementara Tabuk diperkirakan cerah hingga berawan sebagian.

Abha berisiko diguyur badai petir lebat yang disertai angin aktif dan kabut. Hail diperkirakan mengalami badai petir pembawa hujan, angin aktif, dan badai debu. Jazan serta Najran juga diprediksi menghadapi badai petir yang membawa hujan, angin aktif, dan debu beterbangan.

Riyadh diperkirakan berawan sebagian dengan debu melayang di udara. Buraidah menunjukkan pola serupa—berawan sebagian dengan debu melayang. Adapun Arar dan Sakaka diprediksi berawan sebagian tanpa fenomena ekstrem lainnya.

Data Suhu dan Kelembapan

Untuk suhu maksimum harian, NCM memperkirakan: 43°C di Makkah, Arar, dan Sakaka; 42°C di Hail; 40°C di Tabuk dan Najran; 38°C di Jazan; 37°C di Jeddah; 31°C di Abha; serta 28°C di Al-Baha.

Angka tertinggi tercatat di Madinah dengan suhu puncak 47°C, diikuti Dammam pada 46°C, serta Riyadh dan Buraidah yang masing-masing mencapai 45°C.

Tingkat kelembapan udara bervariasi secara signifikan: 95 persen di Dammam, Abha, dan Al-Baha; 85 persen di Jazan; 75 persen di Jeddah; 70 persen di Makkah; 65 persen di Madinah; 60 persen di Najran; 35 persen di Tabuk; 25 persen di Hail, Arar, dan Sakaka; serta 20 persen di Riyadh dan Buraidah.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Cuaca Ekstrem Terjadi di Arab Saudi?

Cuaca Ekstrem Terjadi di Arab Saudi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Cuaca Ekstrem Terjadi di Arab Saudi matter?

Cuaca Ekstrem Terjadi di Arab Saudi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.