KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Disdik Banjarmasin: Kabut Asap Karhutla Belum Perlu Picu PJJ

Published Agustus 23, 2026 · Updated Agustus 23, 2026 · By Betty Thomas - kabarteras.com

Foto : Betty Thomas - kabarteras.com

Disdik Banjarmasin: Kabut Asap Karhutla Belum Perlu Picu PJJ

Keputusan Ditunda, Data ISPU Masih Aman

Kabarteras.com – Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Banjarmasin untuk sementara waktu tidak akan dilakukan. Keputusan itu diambil setelah Dinas Pendidikan setempat melakukan koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin serta para pengawas sekolah di tiap kecamatan.

Hasil pemantauan BPBD menunjukkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Banjarmasin tercatat pada angka 29, yang secara klasifikasi masih tergolong kategori baik. Dengan landasan data tersebut, otoritas pendidikan menilai kondisi belum menuntut pengalihan kegiatan belajar ke moda daring.

Kondisi Lapangan Masih Kondusif

"Selain itu, laporan dari para pengawas sekolah di lapangan juga menunjukkan kondisi lingkungan sekolah masih kondusif dan belum ada laporan terkait pekatnya kabut asap yang mengganggu aktivitas belajar mengajar," ujar Ryan di Banjarmasin, Sabtu (22/8).

Ryan mengakui bahwa kabut tipis memang sudah mulai terasa menyelimuti kota. Namun, ia menegaskan bahwa situasi tersebut masih dalam batas yang dapat dikelola tanpa mengorbankan kesehatan siswa maupun tenaga pendidik.

Protokol Siaga dan Langkah Pencegahan

Walaupun PJJ belum diberlakukan, seluruh satuan pendidikan diinstruksikan untuk melakukan pemantauan berkala setiap hari, terutama pada jam-jam pagi ketika konsentrasi partikel biasanya meningkat.

Ryan menambahkan bahwa apabila sebaran asap pada pagi hari semakin pekat hingga menyulitkan orang tua dalam mengantar anak ke sekolah, pihak dinas siap melakukan penyesuaian jadwal. Salah satu opsi konkret yang telah disiapkan adalah menggeser jam masuk sekolah ke waktu yang lebih larut.

Sebagai langkah penanganan dampak asap yang sudah terjadi, seluruh sekolah diimbau meminimalkan aktivitas di luar ruangan. Selama proses belajar mengajar berlangsung, para siswa diarahkan untuk tetap berada di dalam kelas.

Penggunaan masker kini diwajibkan bagi seluruh warga sekolah. Distribusi masker dilaksanakan melalui kerja sama antara dinas kesehatan dan puskesmas terdekat dari masing-masing lokasi sekolah.

"Arahan pencegahan ini telah disampaikan ke seluruh pihak sekolah melalui media sosial sembari menunggu penerbitan surat edaran resmi," jelas Ryan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Disdik Banjarmasin?

Disdik Banjarmasin is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Disdik Banjarmasin matter?

Disdik Banjarmasin matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.