Kolaborasi UKM Silat dan Tari UBSI Meriahkan Upacara HUT RI ke-81 di ITARU
Kolaborasi UKM Silat dan Tari UBSI Warnai Upacara HUT RI ke-81 di ITARU
Kabarteras.com – Lapangan Institut Tarumanagara (ITARU) di Jakarta Selatan menjadi saksi kolaborasi UKM Silat dan Tari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) pada Senin, 17 Agustus 2026. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Jakarta memadati area upacara yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah khidmatnya prosesi upacara, panggung budaya diisi oleh dua unit kegiatan mahasiswa UBSI yang menampilkan kekayaan seni Nusantara di hadapan audiens lintas kampus.
Latar Belakang Upacara dan Skala Partisipasi
Upacara peringatan kemerdekaan tahun ini melibatkan sekitar 1.500 peserta yang berasal dari sejumlah institusi pendidikan tinggi di wilayah Jakarta. LLDikti Wilayah III, sebagai lembaga pemerintah yang mengawasi penyelenggaraan pendidikan tinggi di kawasan tersebut, memilih ITARU sebagai lokasi pelaksanaan acara. Pemilihan venue mempertimbangkan kapasitas ruang terbuka sekaligus aksesibilitas bagi ribuan mahasiswa yang hadir. Kehadiran peserta lintas kampus menciptakan suasana kebersamaan yang melampaui batas institusi masing-masing dan memperkuat rasa solidaritas di kalangan generasi muda.
Pertunjukan Silat dan Tari sebagai Wujud Ekspresi Budaya
Kolaborasi UKM Silat dan Tari menjadi sorotan utama dalam rangkaian hiburan acara. UKM Silat UBSI membawakan rangkaian juru pencak silat yang menampilkan kekuatan, kelenturan, serta estetika gerak khas bela diri Nusantara. Di sisi lain, UKM Tari menghadirkan koreografi yang mengangkat motif-motif tari tradisional dengan interpretasi kontemporer. Keduanya bukan sekadar atraksi pengisi waktu, melainkan medium edukatif yang mengenalkan warisan budaya Indonesia kepada audiens di lingkungan akademik.
Bagi sivitas akademika UBSI, kolaborasi UKM Silat dan Tari ini merupakan bagian dari komitmen institusional untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi di tengah arus modernisasi. Setiap gerakan silat dan setiap langkah tari yang dipentaskan membawa pesan bahwa identitas budaya bangsa tetap hidup dan relevan di ruang-ruang pendidikan tinggi.
Julyana Nurul Hayya, mahasiswa UBSI yang turut tampil dalam pertunjukan pencak silat, menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan tampil di hadapan ribuan peserta upacara.
"Saya merasa senang dan bangga bisa mendapat kesempatan tampil dalam peringatan HUT RI ke-81 bersama UBSI. Bagi saya, tampil pencak silat bukan hanya tentang menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk ikut melestarikan budaya Indonesia dan mengisi kemerdekaan melalui karya," ujar Julyana dalam keterangan rilis, Sabtu (22/8/2026).
Ia menambahkan bahwa pengalaman tampil di hadapan ribuan mahasiswa dari berbagai kampus diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi muda untuk semakin mengenal, mencintai, dan turut melestarikan warisan budaya bangsa.
Pengembangan Karakter di Luar Ruang Kelas
Keterlibatan dalam kegiatan seni dan budaya semacam ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, membangun kepercayaan diri, melatih kedisiplinan, serta mengasah kemampuan kerja sama tim. Bagi UBSI, partisipasi aktif dalam UKM merupakan wujud dukungan institusional terhadap pengembangan potensi mahasiswa secara holistik — melampaui batas ruang kelas akademik.
Kehadiran
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kolaborasi UKM Silat dan Tari UBSI?Kolaborasi UKM Silat dan Tari UBSI is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kolaborasi UKM Silat dan Tari UBSI matter?Kolaborasi UKM Silat dan Tari UBSI matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.