KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Muncul Sejumlah Nama Kandidat Rais Aam Jelang Muktamar NU, Sosok Kiai Said Menguat

Published Agustus 25, 2026 · Updated Agustus 25, 2026 · By Susan Johnson - kabarteras.com

Foto : Susan Johnson - kabarteras.com

Kandidat Rais Aam Menguat Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang

Kabarteras.com – Pekan ini, Jombang, Jawa Timur, akan menjadi pusat perhatian nahdliyin seiring digelarnya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Menjelang agenda besar tersebut, sejumlah nama mulai beredar luas sebagai calon Rais Aam PBNU. Di antara figur yang paling banyak dibicarakan adalah KH Miftachul Akhyar, KH Ma'ruf Amin, serta KH Said Aqil Siroj.

Posisi Kiai Said Semakin Kokoh

Dari ketiga nama tersebut, KH Said Aqil Siroj tampak paling menguat sebagai kandidat Rais Aam. Pria yang pernah menjabat dua periode sebagai ketua umum PBNU itu dinilai memiliki rekam jejak sebagai konsolidator sekaligus pemimpin yang berpengalaman menangani persoalan organisasi.

Penilaian tersebut diutarakan oleh tokoh senior NU, KH Adnan Anwar, dalam Serial Diskusi Muktamar ke-35 NU bertajuk "Mencari Sosok Ideal Rais Aam PBNU" yang digelar di Jakarta pada Senin (24/8/2026). KH Adnan menegaskan bahwa selama dua periode kepemimpinan Kiai Said, kondisi internal organisasi relatif stabil tanpa gejolak berarti.

"Saya mengikuti kabinetnya Pak Said. Saya juga lama berinteraksi dengan beliau. Setahu saya, dalam dua periode (Ketua Umum PBNU), Pak Said itu relatif aman. Nggak ada masalah."

Kiai Adnan menambahkan bahwa persoalan furu' atau cabang organisasi dapat ditangani dengan baik di bawah kepemimpinan Kiai Said. Masalah memang selalu ada, namun tidak pernah berkembang menjadi guncangan yang memicu perpecahan internal.

"Artinya Pak Said itu figur yang konsolidator. Sosok yang pengalaman, kemudian beliau juga berinteraksi dengan masalah geopolitik. Itu sangat penting."

Sebagai contoh konkret, KH Adnan menyinggung polemik nasab Ba'alawi yang pernah menghangat di kalangan nahdliyin. Ketika itu, Kiai Said turun langsung menjelaskan substansi persoalan hingga ketegangan mereda.

Penilaian atas Kandidat Lain

Soal nama KH Ma'ruf Amin, KH Adnan menyebutnya sebagai figur yang berpengalaman. Namun untuk KH Miftachul Akhyar, catatan berbeda muncul. Masa kepemimpinan Kiai Miftah diwarnai konflik serta aksi saling pecat dengan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

"Kalau memecat, bahayanya kan personifikasi individu. Seolah-olah NU itu menjadi urusan individu. Itu implikasi bahaya dari seseorang yang memecat ketua tanfidziyah. Itu kan belum pernah terjadi ya."

Kiai Adnan mengakui bahwa di internal NU pernah terjadi pemecatan terhadap wakil ketua, tetapi setelahnya dilakukan rekonsiliasi sehingga pengurus yang bersangkutan kembali dan suasana kembali damai.

"Peristiwa pecat-memecat itu jarang terjadi. Di sepanjang kami di PBNU dulu ya, tidak ada pecat-memecat."

Pernyataan tersebut disampaikan oleh KH Adnan Anwar yang juga menjabat sebagai Instruktur Nasional Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU).

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Muncul Sejumlah Nama Kandidat Rais Aam Jelang?

Muncul Sejumlah Nama Kandidat Rais Aam Jelang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Muncul Sejumlah Nama Kandidat Rais Aam Jelang matter?

Muncul Sejumlah Nama Kandidat Rais Aam Jelang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.