KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Shin Tae-yong Mengaku Senang Bisa Bertemu Kembali dengan Erick Thohir

Published September 1, 2026 · Updated September 1, 2026 · By Thomas Martinez - kabarteras.com

Foto : Thomas Martinez - kabarteras.com

Shin Tae-yong dan Erick Thohir Bertemu Lagi di Kick-off BRI Super League 2026/27

Kabarteras.com – Atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (1/9/2026) tidak hanya dipenuhi sorak penonton yang hadir untuk menyaksikan seremonial pembukaan BRI Super League 2026/27, tetapi juga menjadi panggung pertemuan dua figur sentral sepak bola Indonesia. Shin Tae-yong, pelatih kepala Persija Jakarta yang baru saja memulai musim barunya bersama Macan Kemayoran, berhadapan langsung dengan Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, untuk pertama kalinya sejak hubungan kerja mereka berakhir secara mendadak pada awal tahun lalu.

Momen tersebut menjadi sorotan media karena membawa nuansa emosional tersendiri. Bagi publik sepak bola nasional, pertemuan ini menandai titik balik dari salah satu episode paling dramatis dalam sejarah kepelatihan timnas Indonesia. STY, yang kini berusia 57 tahun, tampak santai dan terbuka saat menjawab pertanyaan wartawan di sela acara seremonial tersebut.

"Senang bertemu kembali dan bertemu lagi senang dong pasti," ujar STY kepada awak media yang hadir di lokasi.

Bayang-Bayang Pemecatan Januari 2025

Untuk memahami bobot emosional dari pertemuan ini, perlu ditarik mundur benang waktu ke enam bulan sebelumnya. Pada 6 Januari 2025, STY resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Keputusan itu diambil sekitar dua pekan setelah laga terakhirnya bersama skuad Garuda, yakni pertandingan melawan Filipina dalam gelaran Piala AFF 2024. Saat itu, Erick Thohir masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, sehingga pemecatan tersebut secara langsung melibatkan kedua pihak.

STY sendiri memilih tidak membeberkan detail dinamika hubungan pribadinya dengan Erick pasca-pemecatan. Ia menegaskan bahwa tidak ada kerangka "hubungan baik" maupun "hubungan buruk" yang perlu didefinisikan, mengingat pertemuan di Jakarta itu merupakan kontak langsung pertama mereka setelah insiden tersebut.

"Gak ada (hubungan) baik atau (hubungan) gak baik, kan ini baru pertama kali bertemu juga setelah itu (dipecat)," kata STY.

Lima Tahun di Puncak: Warisan Kepelatihan STY

Sebelum segala ketegangan itu terjadi, STY telah meninggalkan jejak yang sulit diabaikan dalam lanskap sepak bola Indonesia. Ia dikontrak PSSI pada awal 2020 dan memimpin tim senior selama kurang lebih lima tahun. Dalam rentang waktu tersebut, ia mengawal skuad Garuda di berbagai kompetisi internasional berjenjang, mulai dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 hingga Piala Asia 2023. Performa timnas di bawah komandonya secara konsisten menunjukkan peningkatan kualitas teknis dan disiplin taktis yang sebelumnya jarang terlihat.

Yang membuat kontribusinya semakin luas adalah peran ganda STY di level kelompok umur. Selama berkecimpung di Indonesia, ia sekaligus menahkodai tiga tim usia muda: U19, U20, dan U23. Dari ketiganya, pencapaian paling menonjol datang dari tim U23 yang berhasil menembus babak semifinal Piala Asia U23 2024 — sebuah prestasi historis bagi sepak bola muda nasional yang sebelumnya belum pernah mencapai tahap tersebut.

Kembalinya STY ke Liga Domestik: Persija sebagai Panggung Baru

Setelah meninggalkan kursi kepelatihan timnas, STY memilih untuk tidak beristirahat. Ia menerima pinangan Persija Jakarta dan kini memimpin skuad ibu kota di BRI Super League 2026/27. Keputusan ini, menurutnya, didorong oleh keyakinan bahwa sepak bola Indonesia telah mengalami lompatan kualitas yang signifikan sejak ia pertama kali tiba di negeri ini.

Dalam kesempatan terpisah, STY mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan liga domestik. Ia menyebut bahwa infrastruktur, kualitas kompetisi, dan dukungan suporter telah melampaui ekspektasi yang ia miliki beberapa tahun silam. Faktor inilah yang menjadi alasan utama ia kembali ke Indonesia, meskipun kali ini dalam kapasitas yang berbeda.

"Ya senang sekali bertemu kembali dengan bapak Erick Thohir dan Ferry Paulus (Direktur Utama I.League). Di sini memang banyak yang saya kenal, jadi saya senang. Ya sebelumnya saya melatih di timnas lama dan saya juga bangga karena memajukan sepak bola Indonesia bersamanya," tutur pelatih asal Korea Selatan itu.

"Sekarang kembali ke klub Indonesia. Saya melihat sepak bola di liga Indonesia juga lumayan sekali maju dari sebelumnya. Jadi saya sangat senang. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Persija lebih baik lagi dan sepak bola Indonesia maju bersama," tambahnya.

Implikasi bagi Ekosistem Sepak Bola Nasional

Pertemuan di acara kick-off BRI Super League 2026/27 bukan sekadar momen seremonial. Ia mengirim sinyal bahwa relasi antara mantan pelatih timnas dan kepemimpinan federasi dapat tetap profesional meski pernah mengalami friksi. Bagi Persija, kehadiran STY di kursi pelatih membawa ekspektasi tinggi dari suporter yang mendambakan gelar liga setelah penantian panjang. Sementara bagi PSSI dan I.League, kolaborasi antara mantan arsitek timnas dan klub-klub elite menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengangkat standar kompetisi domestik.

Dengan musim BRI Super League 2026/27 yang baru saja dibuka, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana STY menerjemahkan pengalaman lima tahunnya di level internasional ke dalam taktik klub. Satu hal yang jelas: pertemuan di Jakarta itu telah menutup satu bab dan membuka bab baru — bukan dalam konflik, melainkan dalam kolaborasi yang berorientasi pada kemajuan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Shin Tae yong Mengaku Senang Bisa?

Shin Tae yong Mengaku Senang Bisa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Shin Tae yong Mengaku Senang Bisa matter?

Shin Tae yong Mengaku Senang Bisa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.