Wali Kota Ratu Dewa Dorong Aksi Bersihkan Sungai Musi dari Sampah
Wali Kota Ratu Dewa Dorong Aksi Bersih Sungai Musi dari Sampah
Gerakan Komunitas di Bantaran Sungai Musi
Kabarteras.com – Wali Kota Ratu Dewa Dorong aksi bersih Sungai Musi dari sampah setelah menyaksikan langsung antusiasme ratusan warga yang turun ke aliran sungai kawasan 10 Ulu, Palembang. Kegiatan yang diberi nama Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II ini digagas oleh Mang Dayat bersama sejumlah komunitas lingkungan. Para peserta memungut sampah plastik, limbah rumah tangga, dan material berbahaya lainnya yang menumpuk di tepian serta dasar sungai. Semangat gotong royong yang terlihat di lapangan tidak hanya membersihkan aliran air, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda, terutama anak-anak Gen Z, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan kota.
Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pertama yang berlangsung di pelataran Sungai Musi kawasan Plaza Kampung Kapitan 7 Ulu. Keberhasilan edisi perdana memicu ketertarikan komunitas lain untuk bergabung, sehingga skala partisipasi pada pelaksanaan kedua jauh lebih luas. Mang Dayat menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan sekadar membersihkan satu titik, melainkan membangun kesadaran kolektif agar warga tidak lagi menganggap sampah sungai sebagai urusan pemerintah semata.
Apresiasi Pemerintah dan Rencana Strategis Jangka Panjang
Wali Kota Ratu Dewa Dorong keberlanjutan gerakan semacam ini dengan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Mang Dayat dan seluruh komunitas yang terlibat. Ia menilai inisiatif tersebut sejalan dengan program nasional presiden sekaligus Program Palembang Belagak yang menempatkan kebersihan lingkungan sebagai prioritas pembangunan kota. Sungai Musi, menurutnya, merupakan urat nadi perekonomian Palembang sehingga pencemaran di alirannya berdampak langsung pada aktivitas perdagangan, transportasi, dan kesehatan warga.
"Seperti Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II di Sungai Musi kawasan 10 Ulu yang digagas berbagai komunitas di Kota Palembang hari ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa dan bermanfaat," ujar Ratu Dewa di lokasi kegiatan.
"Saya sangat mengapresiasi sekali gagasan yang dilakukan oleh Mang Dayat untuk kembali melakukan kegiatan yang terpuji ini," tambahnya.
Ratu Dewa mengingatkan bahwa persoalan sampah di Palembang bukan beban satu pihak. Data pemerintah kota menunjukkan bahwa Palembang menghasilkan sekitar 1.000 hingga 1.200 ton sampah setiap hari, dan angka tersebut berpeluang melonjak dua kali lipat pada momentum Lebaran. Oleh karena itu, aksi bersih sungai tidak boleh berhenti pada satu hari kegiatan, melainkan harus menjadi rutinitas yang terus-menerus.
"Oleh sebab itu, aksi ini jangan sampai di sini saja harus dilakukan secara berkelanjutan karena masalah sampah menjadi tanggung jawab kita semua untuk mengatasinya," tegasnya.
Untuk menangani persoalan sampah secara sistemik, Pemerintah Kota Palembang menyiapkan sejumlah langkah strategis. Proyek unggulan yang sedang digarap adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Keramasan, yang ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026. Selain itu, Pemkot juga akan menggalakkan program satu bank sampah di setiap kelurahan agar pengelolaan sampah dari sumber dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan mengurangi volume limbah yang berakhir di sungai.
Wali Kota Ratu Dewa Dorong sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas agar Palembang mampu mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berdaya saing tinggi. Ia berharap setiap kelurahan memiliki program rutin pengelolaan sampah yang melibatkan warga secara langsung, sehingga beban lingkungan tidak lagi menumpuk di satu titik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa yang menginisiasi Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II? Mang Dayat beserta rekan-rekan komunitas lingkungan Palembang menjadi penggerak utama kegiatan tersebut. Wali Kota Ratu Dewa Dorong keberlanjutan aksi ini sebagai bagian dari program kebersihan kota.
Kapan dan di mana pelaksanaan pertama Aksi Peduli Bersih Sungai berlangsung? Edisi pertama digelar di pelataran Sungai Musi kawasan Plaza Kampung Kapitan 7 Ulu, Palembang. Pelaksanaan kedua (Jilid II) berlangsung di kawasan 10 Ulu.
Apa langkah konkret Pemkot Palembang untuk mengatasi sampah secara jangka panjang? Pemerintah kota menyiapkan pembangunan PLTSa di Keramasan yang ditargetkan beroperasi September 2026, serta program satu bank sampah di setiap kelurahan untuk pengelolaan sampah dari sumber.
Berapa volume sampah harian Kota Palembang? Kota Palembang menghasilkan sekitar 1.000 hingga 1.200 ton sampah per hari, dengan potensi lonjakan hingga dua kali lipat pada periode Lebaran.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Wali Kota Ratu Dewa Dorong Aksi?Wali Kota Ratu Dewa Dorong Aksi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Wali Kota Ratu Dewa Dorong Aksi matter?Wali Kota Ratu Dewa Dorong Aksi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.