KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Komunitas Sesalkan CFD Bandung Jadi Temuan BPK dengan Potensi Kerugian Rp 2,7 Miliar

Published September 10, 2026 · Updated September 10, 2026 · By Sarah Jones - kabarteras.com

Foto : Sarah Jones - kabarteras.com

Komunitas Sesalkan CFD Bandung Jadi Temuan BPK

Kabarteras.com – Komunitas Sesalkan CFD Bandung Jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memunculkan potensi kerugian keuangan daerah sebesar Rp2,7 miliar. Menyusul temuan tersebut, pelaksanaan Car Free Day (CFD) di sejumlah ruas Kota Bandung, termasuk Jalan Buahbatu dan Jalan Dago, dihentikan sementara. Braga Bebas Kendaraan atau Braga Beken juga terdampak kebijakan ini.

Komunitas Buah Batu Corps (BBC) menyayangkan penghentian CFD, terutama di Jalan Buahbatu. Menurut mereka, kegiatan tersebut selama ini menjadi ruang warga untuk berolahraga, berkumpul, dan menggerakkan usaha kecil pada akhir pekan.

Riwayat Pengelolaan CFD Buahbatu

Ketua Umum Pimpinan Pusat Komunitas BBC, Bagus Machdiantoro, menjelaskan bahwa CFD Buahbatu pertama kali digagas komunitas pada 2011. Kegiatan itu dikelola secara mandiri hingga 2019 sebelum pengelolaannya beralih kepada Pemerintah Kota Bandung pada era Wali Kota Yana Mulyana, setelah masa pandemi Covid-19.

“Dulu dikelola secara mandiri sejak tahun 2011 sampai tahun 2019, lalu diambil alih. Sekarang ada temuan walau tidak semua ke situ (CFD Buahbatu), ada tiga titik,” ucap Bagus didampingi Sekjen Irvan Bakri Irawan di kantor komunitas BBC, Kamis (10/9/2026).

Menurut Bagus, pemeriksaan BPK tidak hanya berkaitan dengan CFD Buahbatu. Temuan juga mencakup kegiatan di Jalan Dago dan Car Free Night (CFN) di Jalan Braga. Potensi kerugian Rp2,7 miliar dikaitkan dengan penggunaan anggaran bagi pihak di luar aparatur sipil negara (ASN).

Ia menekankan bahwa pengelolaan kegiatan oleh komunitas perlu dibedakan dengan pelaksanaan setelah berada di bawah pemerintah kota. Saat masih dikelola BBC, CFD Buahbatu disebut berlangsung empat kali setiap bulan. Setelah diambil alih Pemkot Bandung, frekuensinya menjadi dua kali dalam sebulan.

Pedagang dan Partisipasi Warga

BBC menyebut sekitar 500 pedagang pernah beraktivitas di CFD Buahbatu tanpa pungutan wajib. Dana yang terkumpul bersifat sukarela dan digunakan untuk kebersihan, dengan nilai kontribusi mulai Rp1.000 hingga maksimal Rp10.000.

“Dulu 500 pedagang dan tidak ada pungutan apapun hanya partisipasi dana kebersihan. Ada yang Rp1.000, Rp2.000 paling besar Rp10.000,” kata Bagus.

Komunitas juga menyatakan kehadiran personel kepolisian dan TNI saat kegiatan berlangsung merupakan bentuk dukungan terhadap aktivitas masyarakat. Karena itu, Komunitas Sesalkan CFD Bandung Jadi sorotan yang berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap kelompok warga yang selama ini terlibat dalam kegiatan tersebut.

BBC Meminta Penjelasan Pemkot Bandung

Bagus menyoroti pernyataan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengenai dana Rp2,7 miliar yang dibayarkan kepada pihak non-ASN, termasuk warga dan komunitas. BBC menilai penjelasan tersebut perlu diperinci agar tidak menimbulkan kesan bahwa komunitas warga terlibat langsung dalam persoalan anggaran yang menjadi temuan.

Untuk memperoleh klarifikasi, BBC telah mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Wali Kota Bandung. Pertemuan itu diharapkan dapat menjelaskan posisi komunitas dalam penyelenggaraan CFD serta mekanisme penggunaan anggaran pada kegiatan yang dikelola pemerintah kota.

“Statement ada dana dialirkan ke non ASN dan komunitas terganggu dengan statement komunitas. Ini perlu dijelaskan dan kami sudah mengirim surat ke wali kota,” kata Bagus.

Hingga saat itu, permohonan audiensi disebut belum mendapat tanggapan. BBC berharap pembahasan segera dilakukan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi kesimpulan umum yang merugikan komunitas lokal.

Pemkot Bandung Mengkaji Temuan BPK

Perwakilan hukum BBC, Rio Oktario, menyebut anggaran untuk CFD Buahbatu dan kegiatan lain setelah pengelolaan beralih ke Pemkot Bandung berkisar Rp3 miliar. Sebagian besar nilai tersebut kini masuk dalam temuan potensi kerugian sebesar Rp2,7 miliar.

Rio menilai persoalan ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kegiatan publik. Kejelasan mengenai pihak pelaksana, kerja sama dengan pihak swasta, serta mekanisme penggunaan anggaran perlu dituntaskan sebelum kegiatan kembali berjalan.

Pemkot Bandung menghentikan sementara CFD dan Braga Beken sebagai langkah kehati-hatian. Temuan BPK berkaitan dengan belanja jasa ketenteraman dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Muhammad Farhan menyatakan pemerintah kota sedang mendalami persoalan itu sebelum menentukan kelanjutan program.

“Betul. Saya memang sedang melakukan kajian yang sangat dalam. Teman-teman juga meminta agar tetap dilaksanakan CFD tapi karena ada temuan dari BPK ini, maka semuanya jadi ragu-ragu dan takut,” kata Farhan.

FAQ CFD Bandung dan Temuan BPK

Mengapa CFD Bandung dihentikan sementara?

CFD Bandung dan Braga Beken dihentikan sementara karena Pemkot Bandung sedang mengkaji temuan BPK terkait potensi kerugian keuangan daerah sebesar Rp2,7 miliar.

Lokasi kegiatan apa saja yang terkait temuan tersebut?

Temuan tersebut disebut mencakup CFD di Jalan Buahbatu, CFD di Jalan Dago, serta Car Free Night di Jalan Braga.

Apa yang diminta komunitas BBC?

BBC meminta audiensi dengan Wali Kota Bandung untuk memperoleh penjelasan yang utuh mengenai temuan BPK dan agar keterlibatan komunitas tidak disalahpahami.

Related Reading