KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA, Dorong Ahli Waris Jadi Lebih Berdaya

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By Thomas Martinez - kabarteras.com

Foto : Thomas Martinez - kabarteras.com

BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Program PEKA: Santunan Bertransformasi Menjadi Modal Usaha

Kabarteras.com – Pada Selasa, 18 Agustus 2026, BPJS Ketenagakerjaan secara serentak di seluruh Indonesia mengaktifkan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). Peluncuran perdana di Yogyakarta menandai dimulainya inisiatif yang mengubah paradigma santunan: bukan sekadar dana konsumtif jangka pendek, melainkan fondasi bagi ahli waris untuk merintis atau mengembangkan usaha produktif.

Visi Jangka Panjang di Balik Santunan

Bambang Joko Sutarto, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, menjelaskan bahwa secara regulasi, tanggung jawab lembaga berakhir ketika manfaat diserahkan kepada peserta atau keluarganya. Namun, pihaknya memilih melampaui batas hukum tersebut agar dana yang diterima dapat berfungsi sebagai penyangga ekonomi berkelanjutan.

"Sebagaimana secara undang-undang kewajiban kami sebenarnya selesai pada saat santunan itu kami berikan. Tetapi kami berpikir uang yang kami berikan itu tidak habis untuk konsumtif, melainkan bisa menjadi bantalan ekonomi jangka panjang, membuat UMKM yang baru."

Dalam sambutannya di Yogyakarta, Bambang menegaskan bahwa perlindungan pekerja tidak boleh berhenti pada momen pembayaran santunan. Program PEKA dirancang agar keluarga yang kehilangan pencari nafkah utama mampu kembali berdiri di atas kaki sendiri melalui pendampingan bertahap yang melibatkan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Dinas Tenaga Kerja.

Cakupan Nasional dan Dampak Awal

Baru berjalan sejak awal Juli 2026, PEKA telah menjangkau sekitar 1.900 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Bambang menekankan pentingnya keberlanjutan fungsi ekonomi keluarga setelah pergantian peran pencari nafkah.

"Begitu saudara berganti ke tulang punggung fungsi ekonominya, jangan sampai panjang tetap bisa sustain dan tumbuh. Harapannya uang yang tadi kita berikan itu sekian persen bisa untuk membentuk UMKM atau sumber penghasilan baru."

Beasiswa sebagai Jaring Pengaman Pendidikan

Di luar santunan tunai, BPJS Ketenagakerjaan juga mengalokasikan manfaat beasiswa bagi anak peserta yang memenuhi syarat, mencakup jenjang SD hingga perguruan tinggi. Bambang menyebut pendidikan anak sebagai instrumen strategis untuk menjaga masa depan keluarga pekerja yang kehilangan tulang punggungnya.

"Yang kedua, kami tidak hanya memberikan bantuan kepada ahli waris jangka pendek, tetapi kami juga memberikan beasiswa jangka panjang. Mulai dari SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi."

Cahyaning Indriasari, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY, mengungkapkan bahwa 30 peserta yang hadir dalam peluncuran Yogyakarta merupakan penerima beasiswa aktif. Mereka adalah anak-anak dari ahli waris yang orang tuanya sebelumnya menjadi penopang ekonomi keluarga.

"Kami ingin menyampaikan kepada adik-adik ini bahwa mereka adalah penerima beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan. Nanti kalau mereka punya usaha, mereka juga tahu bahwa mereka harus terlindungi seperti orang tua mereka."

Pendampingan Praktis dan Literasi Digital

Salah satu temuan lapangan menunjukkan bahwa banyak penerima manfaat sesungguhnya sudah memiliki usaha kecil, tetapi belum menguasai strategi pengembangan maupun pemasaran digital. Oleh karena itu, pelatihan PEKA saat ini difokuskan pada keterampilan praktis.

"Untuk pelatihan-pelatihan yang kami berikan saat ini baru pelatihan-pelatihan yang praktis."

Sebelumnya, program serupa di Yogyakarta melibatkan 25 penerima manfaat bekerja sama dengan TikTok Shop dan Shopee Food. Dari jumlah tersebut, sembilan peserta telah berhasil memasarkan produknya melalui platform marketplace.

"Harapan kami usaha yang sudah dimiliki oleh mereka ini sudah bisa memasarkan secara digital. Jadi mereka sudah bisa usaha dari rumah karena sewa ruko dan sebagainya kan."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA Dorong?

BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA Dorong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA Dorong matter?

BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA Dorong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.