KabarTeras
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Hari Ketiga Pencarian Kapal Rombongan Jurnalis, Polri Kerahkan 59 Personel di Selat Sunda

Published September 10, 2026 · Updated September 10, 2026 · By Sarah Jones - kabarteras.com

Foto : Sarah Jones - kabarteras.com

Pencarian KM Arupadatu 1 Diperluas di Selat Sunda

Kabarteras.com – Hari Ketiga Pencarian Kapal Rombongan jurnalis yang menggunakan KM Arupadatu 1 masih berlangsung di perairan Selat Sunda, Banten. Kapal cepat tersebut sebelumnya hilang kontak, sehingga operasi pencarian dan pertolongan gabungan terus diperkuat untuk menemukan kapal serta delapan orang yang masih dicari.

Polri mengerahkan 59 personel dalam operasi pada hari ketiga. Personel tersebut membantu penyisiran di laut bersama unsur terkait, dengan tujuan memperluas jangkauan pencarian pada area yang diduga berkaitan dengan keberadaan KM Arupadatu 1.

Operasi Dipimpin Ditpolairud Polda Banten

Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Banten, Kombes Pol Eko Hartanto, memimpin keterlibatan unsur Polri dalam operasi tersebut. Fokus pencarian diarahkan pada penyisiran perairan Selat Sunda secara bertahap dan terkoordinasi.

Dalam Hari Ketiga Pencarian Kapal Rombongan jurnalis ini, penguatan personel dilakukan melalui sejumlah sarana operasi laut. Pembagian kekuatan menjadi penting agar pencarian tidak hanya terpusat pada satu titik maupun satu jalur pelayaran.

Koordinasi antarelemen pencarian diperlukan untuk memastikan area yang telah diperiksa dapat dipantau dengan baik. Penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya menemukan petunjuk mengenai kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis tersebut.

KP Sanjaya-7017 dan KN SAR Tetuka Dilibatkan

Salah satu kapal yang dikerahkan adalah KP Sanjaya-7017. Sebanyak 36 personel berada di kapal tersebut untuk menjalankan tugas pencarian di wilayah Selat Sunda.

Selain KP Sanjaya-7017, operasi juga melibatkan KN SAR Tetuka. Tiga personel dari Ditpolairud Polda Banten turut memperkuat unsur yang berada di kapal SAR tersebut. Keterlibatan lebih dari satu kapal memungkinkan penyisiran menjangkau area perairan yang lebih luas.

Pengerahan kapal dan personel merupakan bagian dari operasi SAR gabungan yang masih berjalan aktif. Setiap unsur memiliki peran dalam mendukung pengamatan di laut, penyisiran area, serta koordinasi selama pencarian berlangsung.

Delapan Orang Masih dalam Pencarian

Prioritas utama operasi tetap berada pada pencarian KM Arupadatu 1 dan delapan orang yang belum ditemukan. Perluasan area penyisiran diharapkan dapat meningkatkan peluang ditemukannya kapal maupun para penumpangnya.

Selat Sunda merupakan perairan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra. Dalam pencarian kapal yang hilang kontak, perluasan cakupan area menjadi langkah penting agar setiap wilayah yang dinilai relevan dapat diperiksa secara bertahap.

Pada Hari Ketiga Pencarian Kapal Rombongan, 59 personel Polri menjadi bagian dari penguatan operasi di lapangan. Penempatan 36 personel di KP Sanjaya-7017 dan tambahan tiga personel Ditpolairud Polda Banten di KN SAR Tetuka menunjukkan dukungan terhadap penyisiran laut.

Operasi gabungan tersebut terus diarahkan untuk mencari perkembangan terkait keberadaan KM Arupadatu 1. Petugas di lapangan berupaya mengoptimalkan sarana yang tersedia guna menemukan kapal cepat itu dan seluruh orang yang masih dalam pencarian.

FAQ Pencarian KM Arupadatu 1

Berapa personel Polri yang dikerahkan?

Polri mengerahkan 59 personel untuk membantu operasi pencarian dan pertolongan di Selat Sunda.

Berapa orang yang masih dicari?

Sebanyak delapan orang masih dalam pencarian setelah KM Arupadatu 1 hilang kontak.

Kapal apa saja yang disebut terlibat dalam pencarian?

Unsur pencarian yang disebutkan meliputi KP Sanjaya-7017 dan KN SAR Tetuka. KP Sanjaya-7017 membawa 36 personel, sedangkan KN SAR Tetuka diperkuat tiga personel Ditpolairud Polda Banten.

Di mana operasi pencarian dilakukan?

Pencarian berlangsung di perairan Selat Sunda, Banten, dengan penyisiran diarahkan ke area yang diduga berkaitan dengan keberadaan KM Arupadatu 1.

Related Reading