Skip to content
News

Historic Moment: PKB 2026 Terapkan Stan Bergilir, 72 UMKM Kuliner Bali Raup Transaksi Miliaran Rupiah

Betty Thomas - kabarteras.com 3 mins read

PKB 2026: Stan Bergilir Mengubah 72 UMKM Kuliner Bali Jadi Historic Moment Historic Moment yang diharapkan masyarakat Bali terwujud dalam penyelenggaraan PKB

Historic Moment: PKB 2026 Terapkan Stan Bergilir, 72 UMKM Kuliner Bali Raup Transaksi Miliaran Rupiah

PKB 2026: Stan Bergilir Mengubah 72 UMKM Kuliner Bali Jadi Historic Moment

Historic Moment yang diharapkan masyarakat Bali terwujud dalam penyelenggaraan PKB 2026, di mana sistem stan bergilir berhasil memperluas partisipasi UMKM kuliner dari 52 menjadi 72 peserta. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan ruang dagang yang lebih luas serta menciptakan pengalaman belanja yang lebih terorganisir bagi pengunjung. Kepala Diskop UKM Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memastikan keberlanjutan acara festival seni terbesar di Pulau Dewata sekaligus meningkatkan penjualan bagi usaha lokal.

Stan Bergilir: Strategi Baru Meningkatkan Kualitas Pasar

Adopsi sistem stan bergilir dalam PKB 2026 menjadi salah satu inovasi yang memperkaya pengalaman wisatawan. Dengan membagi 72 UMKM kuliner Bali ke dalam dua kloter, masing-masing terdiri dari 36 peserta, pengelola festival memastikan keberagaman hidangan tetap terjaga sambil mengurangi kepadatan di area dagang. “Dengan sistem ini, pengunjung dapat menikmati berbagai makanan khas Bali tanpa merasa kehilangan kesempatan belanja,” jelas Tri Arya, menjelaskan konsep yang diusung pihaknya.

Perubahan ini juga mencerminkan upaya pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang bisa dihasilkan dari acara tahunan tersebut. Dengan memperluas jumlah pelaku usaha, pihaknya berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung serta mendorong transaksi yang lebih besar. Tri Arya menambahkan, pemanfaatan stan bergilir juga membantu mengurangi kesulitan para peserta dalam mencari ruang yang sesuai untuk menampilkan produk mereka.

Transaksi Miliaran Rupiah: Buktikan Kebangkitan UMKM Kuliner

Kloter pertama PKB 2026 yang berlangsung 13 hingga 27 Juni 2026 berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp2.507.173.000. Capaian ini terbilang mengesankan, terlebih karena acara tersebut jatuh tepat di tengah Hari Raya Galungan dan Kuningan. Selain itu, peserta juga menikmati peluang yang lebih besar akibat pengaturan stan bergilir yang terstruktur.

Tri Arya berharap kloter kedua, yang akan berlangsung pada periode berikutnya, bisa mencetak hasil yang lebih signifikan. “Pengunjung yang datang selama masa pertama sudah menunjukkan antusiasme tinggi, sehingga kami optimis kloter kedua akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini menjadi bentuk Historic Moment bagi UMKM kuliner Bali yang terus berkembang dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis.

Kepala Diskop UKM Bali mengungkapkan bahwa seleksi peserta yang ketat menjadi jaminan kualitas produk yang ditawarkan. “Setiap UMKM yang terpilih harus mampu memenuhi standar kualitas, termasuk menampilkan ciri khas kuliner Bali yang unik,” katanya. Proses ini tidak hanya memperkuat citra acara PKB, tetapi juga meningkatkan daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam kloter kedua, 36 UMKM kuliner tetap menampilkan hidangan lokal yang mewakili berbagai daerah di Bali. Contohnya, makanan khas Tabanan seperti entil dan hidangan dari Klungkung seperti serombotan menjadi daya tarik utama. “Kami ingin menunjukkan keberagaman kuliner Bali melalui sistem stan bergilir, sehingga pengunjung bisa merasakan keunikan dari setiap wilayah,” tambah Tri Arya.

Tri Arya juga mengingatkan para peserta untuk menjaga konsistensi dalam menyajikan produk dan meningkatkan layanan konsumen. “Para pelaku usaha harus memanfaatkan kesempatan ini secara optimal, termasuk dengan memperhatikan harga yang kompetitif dan kepuasan pembeli,” katanya. Ia menilai, perluasan kloter ini akan menjadi Historic Moment bagi sektor UMKM kuliner Bali dalam membangun brand dan mengukuhkan posisi sebagai destinasi kuliner utama di Indonesia.

Join the discussion