Meeting Results: Menpora Erick Thohir: PON 2028 Harus Sukses di Era Presiden Prabowo, KONI Pastikan tak Bebani APBN
Meeting Results: Menpora Erick Thohir Janji PON 2028 Sukses di Era Prabowo, KONI Pastikan Tidak Menguras APBN Meeting Results - JAKARTA — Menteri Pemuda dan
Meeting Results: Menpora Erick Thohir Janji PON 2028 Sukses di Era Prabowo, KONI Pastikan Tidak Menguras APBN
Meeting Results – JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan sukses. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh berbagai lembaga terkait, termasuk KONI, BPKP, Kejaksaan, dan instansi pemerintah lainnya. Dalam meeting results yang berlangsung Rabu (1/7/2026), Erick Thohir menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meminimalkan beban anggaran nasional.
Strategi Kemenpora dalam Menyelenggarakan PON 2028
Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan sumber daya yang ada, termasuk menggandeng KONI dan lembaga penunjang lainnya, untuk menciptakan sistem penyelenggaraan yang efisien. Ia menuturkan, PON 2028 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga nasional, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan infrastruktur olahraga di daerah. “Kami akan memastikan semua aspek organisasi, termasuk keuangan, terkoordinasi secara baik agar PON 2028 tidak menguras anggaran APBN,” jelas Erick dalam meeting results tersebut.
Pembentukan tim koordinasi yang terdiri dari BPKP dan Kejaksaan menjadi salah satu langkah strategis dalam meeting results ini. Tim ini bertugas mengawasi penggunaan dana secara transparan, serta memastikan kegiatan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Erick Thohir juga menyebutkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengutamakan penggunaan dana dari APBD, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah acara.
Peran KONI dalam Mengoptimalkan Anggaran PON 2028
KONI, sebagai organisasi olahraga nasional, dianggap memegang peran kritis dalam meeting results ini. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan bahwa penyelenggaraan PON 2028 akan berfokus pada keberhasilan keuangan daerah. “Kita sudah memastikan bahwa PON 2028 akan mengandalkan dana dari APBD, sehingga tidak mengganggu anggaran pemerintah pusat,” lanjut Marciano. Ia juga menambahkan bahwa KONI akan terus berkoordinasi dengan Menpora untuk memperkuat sistem pembinaan atlet dan memastikan penyelenggaraan berjalan sesuai target.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi contoh untuk penyelenggaraan acara besar di masa depan. Marciano menuturkan bahwa KONI akan mengembangkan mekanisme pengelolaan dana yang lebih efektif, termasuk meminimalkan pengeluaran tidak penting. “Kita juga akan menggali potensi pendapatan dari sponsor dan masyarakat untuk melengkapi dana,” ujarnya. Dengan meeting results yang diperkuat oleh kebijakan ini, PON 2028 diharapkan bisa menjadi acara yang berdampak positif tanpa merugikan anggaran APBN.
Pembicaraan dalam meeting results ini juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor. Menpora Erick Thohir menyebutkan bahwa Kemenpora akan bekerja sama dengan KONI, BPKP, dan Kejaksaan untuk menjamin keberhasilan acara tersebut. “Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam mewujudkan PON 2028 yang berkualitas,” kata Erick. Ia menekankan bahwa semua keputusan dalam meeting results akan diimplementasikan secara terstruktur, dengan pengawasan yang ketat agar tidak ada pemborosan dana.
Sejumlah tantangan juga dibahas dalam meeting results ini, seperti ketersediaan infrastruktur dan kepastian anggaran daerah. Erick Thohir mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi NTT dan NTB untuk menyiapkan fasilitas olahraga yang memadai. “Kita juga akan memastikan bahwa semua biaya terkontrol, sehingga PON 2028 bisa berjalan tanpa membebani APBN,” tuturnya. Langkah-langkah ini diharapkan mampu memenuhi target sukses acara, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Meeting results ini menegaskan bahwa PON 2028 akan menjadi proyek prioritas dalam era kepemimpinan Presiden Prabowo. Dengan kebijakan yang lebih fleksibel dan kolaborasi yang lebih intens, Kemenpora dan KONI bersama-sama berupaya menciptakan event yang mampu menarik partisipasi maksimal dari seluruh lapisan masyarakat. “Kita tidak hanya ingin PON 2028 berjalan baik, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan sportivitas di Indonesia,” tutur Erick Thohir. Dengan semua persiapan yang telah disusun, acara tersebut diharapkan mampu mencapai hasil yang optimal dalam meeting results yang berlangsung hari ini.
