Skip to content
News

Special Plan: PHE ONWJ Lampaui Target, Produksi Sumur LLA-5 Tembus 780 Barel per Hari

Emily Anderson - kabarteras.com 3 mins read

arel per Hari Special Plan - Program Special Plan yang dijalankan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ berhasil mencapai pencapaian signifikan, dengan

Special Plan: PHE ONWJ Lampaui Target, Produksi Sumur LLA-5 Tembus 780 Barel per Hari

Special Plan PHE ONWJ: Sumur LLA-5 Tembus 780 Barel per Hari

Special Plan – Program Special Plan yang dijalankan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ berhasil mencapai pencapaian signifikan, dengan produksi Sumur LLA-5 mencapai 780 barel per hari. Hasil ini membuktikan bahwa proyek ini tidak hanya memenuhi target awal, tetapi juga melampaui ekspektasi, menunjukkan kemajuan teknis dan konsistensi operasional dalam pengelolaan sumber daya minyak di wilayah lepas pantai utara Jawa Barat.

Perkembangan Produksi dalam Rangka Special Plan

Pengoperasian Sumur LLA-5 dimulai pada 26 Juni 2026, menandai langkah penting dalam Special Plan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mengoptimalkan sumber daya bumi di Indonesia. Dalam 67 hari pertama, tim lapangan berhasil menjalankan seluruh tahap pengeboran tanpa gangguan serius, mencatat lebih dari 84 ribu jam kerja tanpa insiden. Capaian ini menjadi bukti ketangguhan operasional dan komitmen untuk mencapai keberlanjutan energi nasional.

Dari sisi kualitas, minyak mentah yang diproduksi Sumur LLA-5 menunjukkan kadar air hanya sebesar tiga persen, menjadikannya salah satu sumber yang konsisten dan menguntungkan. Kinerja ini memberikan kontribusi langsung pada strategi Special Plan untuk memastikan efisiensi operasional dan mengurangi biaya produksi. Dengan kontribusi dari sumur ini, Pertamina semakin dekat dengan tujuan memperkuat pasokan minyak dalam negeri yang kini sedang mengalami penurunan.

Tantangan dan Pencapaian Teknis

Proses pengeboran di laut menghadapi tantangan teknis yang kompleks, seperti kondisi geologis yang tidak pasti dan lingkungan laut yang dinamis. Namun, tim lapangan PHE ONWJ berhasil mengatasi hambatan tersebut, menjaga keamanan dan kualitas produksi. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis perusahaan, tetapi juga peran strategis Special Plan dalam menciptakan sistem operasional yang stabil dan berkelanjutan.

Dalam konteks Special Plan, proyek LLA-5 menjadi salah satu dari banyak inisiatif yang dijalankan untuk memperluas aksesibilitas sumber daya energi. Proses pembersihan sumur yang sedang berlangsung diharapkan dapat meningkatkan laju produksi lebih lanjut, sekaligus memperkuat kontribusi keberlanjutan dari area tersebut. Kinerja ini menegaskan bahwa Special Plan telah menjadi pilar utama dalam upaya Pertamina untuk menjaga ketersediaan energi.

Selain itu, Special Plan juga berfokus pada penerapan teknologi terkini dan manajemen risiko yang ketat. PHE ONWJ memastikan bahwa setiap tahap pengeboran diawasi secara real-time, sehingga meminimalkan kesalahan dan mempercepat proses produksi. Langkah ini menjadi contoh bagus bagaimana Special Plan tidak hanya mengejar hasil segera, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang untuk pengembangan hulu energi.

“Keberhasilan Sumur LLA-5 adalah bentuk implementasi yang kuat dari Special Plan, yang berfokus pada inovasi dan keandalan dalam produksi minyak. Ini menjadi fondasi untuk proyek berikutnya, seperti Sumur LLA-7, yang juga diharapkan mencapai hasil serupa,” tambah Muzwir Wiratama, General Manager PHE ONWJ.

Dengan Special Plan sebagai penggerak utama, Pertamina terus mengembangkan potensi sumber daya alam Indonesia. Kontribusi dari Sumur LLA-5 tidak hanya mendukung kebutuhan energi nasional, tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas produksi dalam kondisi yang semakin kompetitif. Keberlanjutan proyek ini akan menjadi benchmark bagi pengembangan proyek serupa di masa depan, baik di dalam maupun luar negeri.

Join the discussion