Skip to content
News

Key Strategy: Mahasiswa UNM Raih Hibah Santripreneur BAZNAS 2026, Brand Luminous Siap Tembus Pasar

Emily Anderson - kabarteras.com 3 mins read

Santripreneur BAZNAS 2026, Brand Luminous Siap Tembus Pasar Key Strategy - Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mencatatkan prestasi gemilang

Key Strategy: Mahasiswa UNM Raih Hibah Santripreneur BAZNAS 2026, Brand Luminous Siap Tembus Pasar

Mahasiswa UNM Raih Hibah Santripreneur BAZNAS 2026, Brand Luminous Siap Tembus Pasar

Key Strategy – Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Hibah Santripreneur BAZNAS 2026. Pendanaan ini diberikan kepada Rifal Rustia Padilah, mahasiswa Program Bisnis Digital, atas konsep bisnis inovatifnya, Luminous. Brand pakaian kasual premium ini diharapkan bisa mengembangkan pasar, menghadirkan desain modern, serta mendorong ekonomi kreatif di kalangan Gen Z.

Konsep Bisnis yang Berpotensi Tinggi

Luminous hadir sebagai solusi bagi kebutuhan konsumen yang mencari pakaian kasual dengan kualitas terbaik dan gaya yang relevan. Rifal menggabungkan teknik desain lokal dengan material berkualitas, menghasilkan produk yang tidak hanya nyaman tetapi juga memiliki daya tarik visual. Key Strategy dalam pengembangan bisnis ini melibatkan pemahaman mendalam tentang tren pasar dan kebutuhan generasi muda, yang menjadi fokus utama strategi pemasaran. Selain itu, pendekatan ekonomi sirkular juga diterapkan untuk meminimalkan dampak lingkungan sekaligus meningkatkan keberlanjutan usaha.

“Menerima Hibah Santripreneur BAZNAS 2026 adalah momentum penting untuk mempercepat visi Luminous sebagai brand lokal yang bisa bersaing di pasar nasional dan internasional,” kata Rifal. Key Strategy yang digunakan melibatkan riset pasar intensif, kolaborasi dengan desainer muda, serta pemanfaatan media digital untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Dukungan Akademik dan Pemangku Kepentingan

Pendekatan Key Strategy Rifal tidak terlepas dari bimbingan dosen pengampu, Johan Hendri Prasetyo. Dosen tersebut menekankan pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam mengembangkan bisnis. “Mahasiswa UNM tidak hanya mampu menghasilkan ide kreatif, tetapi juga menerjemahkannya menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi dan kemampuan adaptif,” jelas Johan. Selain itu, program Santripreneur BAZNAS menjadi platform yang memberdayakan wirausaha muda dengan sumber daya finansial dan pelatihan berkelanjutan.

Kembangkan Brand dengan Pendekatan Berkelanjutan

Sebagai bagian dari Key Strategy yang dirancang Rifal, Luminous fokus pada keberlanjutan. Brand ini menggunakan bahan ramah lingkungan dan berkomitmen untuk mengurangi limbah produksi. Tidak hanya itu, pengembangan Luminous juga dirancang untuk menciptakan peluang kerja bagi mahasiswa UNM melalui keterlibatan dalam proses produksi dan pemasaran. “Ini adalah langkah awal menuju ekosistem bisnis yang berdampak sosial dan ekonomi,” tambah Rifal.

Potensi Pertumbuhan di Pasar Nasional

Hibah Santripreneur BAZNAS 2026 memberikan dana sebesar Rp 150 juta untuk menunjang produksi awal, pengembangan branding, serta pemasaran digital. Key Strategy yang dijalankan Rifal mencakup pemanfaatan platform e-commerce, kolaborasi dengan influencer lokal, dan strategi pemasaran berbasis data. “Dengan dana ini, kami bisa meningkatkan kapasitas produksi dan membangun kemitraan dengan pelaku usaha lainnya,” tutur Rifal. Harapan besar pun diarahkan pada pengembangan Luminous menjadi brand nasional yang menginspirasi inisiatif serupa.

“Key Strategy yang diterapkan Rifal menunjukkan bagaimana inovasi bisa menjadi jalan untuk membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan,” kata Lia Mazia, Ketua Program Digital UNM. “Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi kreatif dan inisiatif wirausaha muda di Indonesia.”

Solusi untuk Generasi Muda yang Ingin Berwirausaha

Dengan Key Strategy yang jelas, Luminous siap menjadi pilihan untuk generasi muda yang ingin memulai usaha sejak kuliah. Brand ini menggambarkan bagaimana pendidikan kewirausahaan bisa menghasilkan solusi praktis dan relevan. “Key Strategy yang dipakai Rifal sangat baik karena menggabungkan kebutuhan pasar, keunggulan lokal, dan inovasi,” kata Lia. Kemajuan ini juga menjadi motivasi bagi rekan-rekannya untuk terus berusaha dan berkembang.

Dengan dukungan finansial dan pelatihan yang diberikan BAZNAS, Rifal optimis Luminous bisa menembus pasar lebih luas dalam waktu dekat. Key Strategy ini bukan hanya tentang memperkenalkan produk, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat jaringan komunitas wirausaha muda. Dengan terus mengasah inovasi dan strategi pemasaran, Luminous diharapkan bisa menjadi contoh sukses dalam pengembangan brand lokal yang berkualitas.

Join the discussion