Skip to content
News

Latest Program: Keamanan Data Pribadi Jadi Tantangan di Era Cloud Computing

Betty Thomas - kabarteras.com 2 mins read

Keamanan Data Pribadi Jadi Tantangan di Era Cloud Computing Latest Program - Terobosan teknologi cloud computing mengubah cara penyimpanan dan pengelolaan data.

Latest Program: Keamanan Data Pribadi Jadi Tantangan di Era Cloud Computing

Keamanan Data Pribadi Jadi Tantangan di Era Cloud Computing

Latest Program – Terobosan teknologi cloud computing mengubah cara penyimpanan dan pengelolaan data. Meski menawarkan kepraktisan, fleksibilitas, dan efisiensi, penggunaan layanan berbasis cloud juga menciptakan tantangan baru dalam menjaga kerahasiaan informasi pribadi.

Penggunaan layanan cloud semakin meningkat seiring pertumbuhan aktivitas digital. Mulai dari transaksi online hingga layanan aplikasi, pengguna semakin bergantung pada teknologi ini. Kondisi ini menjadikan data pribadi sebagai aset yang rentan terhadap ancaman, seperti kebocoran, akses ilegal, dan serangan siber.

Ketua Prodi Teknologi Informasi: Peran Pengguna Jangan Diabaikan

Ketua Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Cyber University, Dicky Haryanto, menegaskan bahwa keamanan data tidak hanya tanggung jawab penyedia layanan, tetapi juga kewajiban pengguna. Menurutnya, kesadaran digital pengguna sangat berpengaruh dalam menjaga informasi pribadi.

“Banyak orang masih menganggap keamanan data sepenuhnya menjadi tanggung jawab penyedia layanan cloud. Padahal, pengguna juga memiliki peran penting melalui kebiasaan digital yang aman, seperti menggunakan kata sandi yang kuat dan mengaktifkan autentikasi dua faktor,”

Dicky menjelaskan bahwa penyedia layanan cloud telah menerapkan sistem perlindungan, seperti enkripsi data, autentikasi berlapis, serta teknologi deteksi ancaman. Namun, keberhasilan langkah tersebut bergantung pada kesadaran pengguna dalam melindungi data mereka.

Regulasi Jadi Pilar Penting dalam Perlindungan Data

Di samping aspek teknis, kebijakan regulasi menjadi komponen kunci dalam memastikan data pribadi dikelola secara bertanggung jawab. Pemerintah, termasuk Indonesia, terus mengembangkan aturan untuk mengatur penggunaan teknologi digital.

Dicky menilai regulasi yang kuat bisa memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga mendorong penyedia layanan untuk memenuhi standar keamanan yang lebih tinggi.

“Keamanan data bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut tata kelola, regulasi, dan kesadaran pengguna. Ketiga aspek ini harus berjalan bersama agar ekosistem digital dapat berkembang secara aman dan berkelanjutan,”

Kebutuhan akan talenta digital yang memahami keamanan siber terus meningkat. Oleh karena itu, pendidikan harus mencakup pelatihan tentang merancang, mengelola, dan mengamankan sistem berbasis data.

Strategi Keamanan yang Komprehensif

Organisasi diwajibkan menerapkan strategi keamanan yang menyeluruh. Langkah ini dapat dilakukan dengan framework keamanan informasi, audit sistem secara berkala, serta pelatihan kesadaran keamanan bagi karyawan.

Paparan Dicky menekankan bahwa pendekatan tersebut penting untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan digital yang digunakan sehari-hari.

Cyber University Mengembangkan Kompetensi Mahasiswa

Seiring perkembangan teknologi cloud dan kebutuhan keamanan digital, Cyber University terus memperkuat kemampuan mahasiswa melalui Program Studi Teknologi Informasi. Program ini memberikan bekal pada bidang sistem informasi, data analytics, AI, serta manajemen teknologi digital.

Kurikulum berbasis proyek dan pendekatan praktis diharapkan membantu mahasiswa memahami cara merancang dan mengamankan sistem data secara profesional, sehingga siap menghadapi tantangan transformasi digital di masa depan.

Join the discussion