Skip to content
News

Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf Usulan UU Ketenagakerjaan, Siap Diserahkan ke DPR

Linda Wilson - kabarteras.com 3 mins read

Jakarta Selatan menjadi tempat bersejarah bagi gerakan buruh nasional saat Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf Usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Peresmian

Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf Usulan UU Ketenagakerjaan, Siap Diserahkan ke DPR

Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf UU Ketenagakerjaan

Kabarteras.com – Jakarta Selatan menjadi tempat bersejarah bagi gerakan buruh nasional saat Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf Usulan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Peresmian Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia pada hari Jumat menandai tonggak baru dalam sejarah perburuhan. Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan keterlibatan aktif para pekerja dalam pembentukan regulasi yang lebih berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat pekerja.

Proses Pembahasan yang Intensif

Tim perumus yang terdiri dari seluruh unsur konfederasi telah menyelesaikan draf usulan tersebut dengan sempurna. Proses pembahasan yang awalnya direncanakan selama tiga hari ini akhirnya diperpanjang menjadi lima hari. Hal ini disebabkan oleh banyaknya materi yang perlu didiskusikan secara mendalam oleh para perwakilan buruh dari berbagai sektor. Andi Gani mengungkapkan bahwa kerja keras tim perumus berhasil menghasilkan satu draf yang mewakili kurang lebih 90 persen kekuatan buruh di Indonesia.

“Awalnya dijadwalkan tiga hari, kemudian bertambah menjadi lima hari karena begitu banyak hal yang harus dibahas. Tim perumus bekerja sangat keras hingga akhirnya menghasilkan satu draf usulan yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan buruh Indonesia,” ungkapnya.

Satu Wadah untuk Memperkuat Posisi Tawar

Pembentukan sekretariat bersama ini memiliki tujuan strategis untuk memperkuat posisi tawar buruh dalam berbagai negosiasi. Fokus utamanya adalah mengawal pembahasan Undang-Undang Ketenagakerjaan serta isu-isu ketenagakerjaan lainnya yang muncul di tengah dinamika ekonomi nasional. Andi Gani menilai bahwa berdirinya Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menandai babak baru dalam sejarah gerakan buruh nasional yang lebih terorganisir.

Di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta para pimpinan konfederasi dan federasi serikat pekerja, Andi Gani menyebutkan bahwa kini sekitar 90 persen kekuatan gerakan buruh Indonesia telah bersatu dalam satu wadah yang kuat. Koalisi ini menaungi 17 konfederasi serikat pekerja terbesar dan 157 federasi dari berbagai sektor industri. Koalisi Besar Buruh Rampungkan Draf dengan semangat persatuan yang tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami memiliki kesadaran yang sangat tinggi bahwa kalau tidak bersatu, kami pasti kalah. Oleh karena itu seluruh konfederasi sepakat membuang ego organisasi dan bersatu dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,” katanya.

Apresiasi kepada Kapolri dan Sinergi dengan Polri

Andi Gani juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolri atas kedekatan dan sejarah panjang bersama gerakan buruh Indonesia. Menurut dia, Kapolri memiliki perhatian khusus terhadap permasalahan yang dihadapi pekerja sejak masih menjabat sebagai Kabareskrim. Beliau selalu membuka ruang dialog untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tingkat nasional maupun daerah.

“Pak Kapolri memiliki sejarah panjang bersama gerakan buruh. Sejak masih menjabat Kabareskrim, beliau memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi buruh dan selalu membuka ruang dialog,” ucapnya.

Desk Ketenagakerjaan Polri saat ini telah menyelesaikan 97 kasus dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah. Hasil penyelesaian tersebut akhirnya dapat diterima oleh para pekerja yang berhak atas kompensasi mereka. Andi Gani menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri dan buruh, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar pelayanan terhadap pekerja semakin optimal dan efektif.

“Kami berharap kerja sama dengan jajaran Polri di daerah juga semakin ditingkatkan agar dapat terus melayani teman-teman serikat pekerja,” ucap dia.

Sekretariat Beroperasi 24 Jam untuk Koordinasi

Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia akan beroperasi selama 24 jam sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan konsultasi. Pusat ini akan melayani seluruh pimpinan konfederasi dan federasi yang tergabung dalam koalisi untuk memastikan setiap aspirasi pekerja dapat tersampaikan dengan baik. Draf yang telah rampungkan akan segera diserahkan ke DPR untuk dibahas lebih lanjut dalam sidang paripurna.

Beberapa federasi yang menjadi anggota koalisi antara lain KSPSI AGN, KSPSI Jumhur Hidayat, KSPSI pimpinan Yorrys, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia, Konfederasi KASBI, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Nasional, Konfederasi Aspek Indonesia, dan Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia, serta masih banyak lagi organisasi buruh lainnya yang bergabung dalam satu wadah perjuangan.

Join the discussion