BMKG: Sejumlah Wilayah Sumut Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang Sabtu Ini
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melalui prakirawan Budi Prasetyo dari Balai Besar Wilayah I telah merilis peringatan cuaca
Berita BMKG: Prakiraan Cuaca Sumut Hujan Ringan hingga Sedang
Kabarteras.com – BMKG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melalui prakirawan Budi Prasetyo dari Balai Besar Wilayah I telah merilis peringatan cuaca untuk beberapa wilayah di Sumatera Utara. Berdasarkan data yang dihimpun, kawasan seperti Langkat, Tapanuli Tengah, Nias Selatan, serta Labuhanbatu Utara dan sekitarnya diprediksi akan mengalami curah hujan ringan pada pagi hari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan.
Saat memasuki waktu siang hingga sore hari, intensitas presipitasi diprediksi meningkat menjadi ringan hingga sedang di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara. Fenomena cuaca ini diperkirakan terus berlangsung hingga malam hari, khususnya di kawasan pantai timur, lereng barat, lereng timur, dan Kepulauan Nias. Masyarakat di daerah-daerah tersebut disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai antisipasi.
Pada fase dini hari, hujan ringan masih berpotensi turun di sejumlah lokasi seperti Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, dan Nias Selatan. Parameter cuaca menunjukkan suhu udara berkisar antara 14 sampai 33 derajat Celcius. Tingkat kelembaban udara tercatat mencapai angka 60 hingga 100 persen. Arah angin bergerak dari selatan menuju timur dengan kecepatan 3 hingga 15 kilometer per jam.
Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Sumut
Dasmian Sulviani, prakirawan dari Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, menyampaikan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi yang akan melanda perairan Sumatera Utara. Peringatan ini berlaku untuk rentang tanggal 25 hingga 27 Juli 2026. Pola pergerakan angin di kawasan Sumatera bagian utara umumnya berasal dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 6 hingga 25 knot.
Kondisi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, serta perairan barat Sumatera Utara. Sementara itu, gelombang yang lebih besar dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpeluang muncul di Samudra Hindia bagian barat Kepulauan Nias. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh para pelaut dan nelayan.
BMKG memberikan imbauan khusus bagi para pelaku maritim. Nelayan dengan perahu disarankan berhati-hati ketika kecepatan angin mencapai 15 knot disertai gelombang setinggi 1,25 meter. Kapal tongkang perlu waspada jika angin mencapai 16 knot dengan gelombang 1,5 meter. Untuk kapal feri, batas kewaspadaan adalah angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
Bagi masyarakat umum, BMKG juga menyarankan untuk tetap memantau perkembangan cuaca melalui situs resmi atau media sosial mereka. Informasi terkini mengenai peringatan dini cuaca ekstrem akan terus diperbarui sesuai dengan kondisi atmosfer yang berubah. Kesiapsiagaan sejak dini dapat membantu meminimalisir dampak buruk dari cuaca yang tidak menentu.
BMKG mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi kapan saja, terutama di wilayah pesisir dan dataran tinggi.
