Skip to content
News

Kasat Narkoba Polres Tangsel tak Ditangkap Sendirian, Enam Anggotanya Ikut Diangkut Bareskrim

Emily Anderson - kabarteras.com 2 mins read

Jakarta — Operasi penangkapan yang dilakukan oleh Badan Reskrim Polri kembali menarik perhatian publik. Dalam operasi terbaru ini, Kasat Narkoba Polres

Kasat Narkoba Polres Tangsel tak Ditangkap Sendirian, Enam Anggotanya Ikut Diangkut Bareskrim

Kasat Narkoba Polres Tangsel tak Ditangkap Sendirian, Enam Anggota Ikut

Kabarteras.com – Jakarta — Operasi penangkapan yang dilakukan oleh Badan Reskrim Polri kembali menarik perhatian publik. Dalam operasi terbaru ini, Kasat Narkoba Polres Tangsel tak Ditangkap Sendirian, melainkan bersama enam anggota kepolisian lainnya. Tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipid Narkoba berhasil mengamankan seluruh personel tersebut karena keterlibatan mereka dalam kasus peredaran gelap narkotika.

Bahwa benar tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap Kasat Narkoba Polres Tangsel beserta enam orang anggotanya, dan satu orang anggota Polda Aceh terkait kasus peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan narkoba, serta penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum narkoba, — Brigjen Eko Hadi Santoso melalui pesan singkat, Senin (27/7/2027).

Detail Operasi Penangkapan

Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, memberikan klarifikasi resmi mengenai operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan intensif terhadap para tersangka masih berlangsung hingga Senin (27/7/2026). Selain AKP Pardiman sebagai Kasat Narkoba Polres Tangsel, terdapat lima personel tambahan dari Polres Tangsel yang diamankan. Satu anggota kepolisian dari Polda Aceh juga ikut serta dalam penangkapan ini.

Proses verifikasi terhadap seluruh anggota kepolisian yang ditangkap masih terus dilakukan secara menyeluruh. Pihak Bareskrim Polri menyatakan bahwa rilis resmi mengenai detail kasus akan disampaikan dalam waktu dekat. Para tersangka saat ini berada dalam pengawasan ketat selama proses pemeriksaan berlangsung.

Konteks Operasi Sebelumnya

Operasi penangkapan personel kepolisian yang terlibat jaringan narkoba bukanlah kejadian pertama bagi Bareskrim Polri. Sebelumnya, pada Februari 2026, tim juga berhasil mengamankan Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro, bersama para bawahannya. Di antara mereka yang ditangkap saat itu adalah Kasat Narkoba Polres Bima, AKP Malauingi, yang diketahui terlibat dalam bisnis peredaran narkoba.

Mengingat kembali beberapa tahun lalu, Mabes Polri juga pernah menangkap Inspektur Jenderal Teddy Minahasa Putra. Perwira tinggi tersebut juga terlibat dalam aktivitas jual beli narkotika yang menjadi fokus penyelidikan. Kasus-kasus ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas korupsi dan kejahatan narkoba di lingkungan kepolisian.

Para tersangka saat ini masih menjalani proses hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bareskrim terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keadilan ditegakkan. Masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba ini.

Join the discussion