Skip to content
News

Mimpi Juara Dunia Dimulai dari Pertamina Mandalika Racing Series, Ini Bukti Nyatanya

Emily Anderson - kabarteras.com 3 mins read

Bagi para pembalap muda di Tanah Air, Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) melampaui sekadar ajang mengejar podium. Lintasan ini menjadi fondasi

Mimpi Juara Dunia Dimulai dari Pertamina Mandalika Racing Series, Ini Bukti Nyatanya

Pertamina MRS: Jalur Menuju Panggung Dunia bagi Pembalap Muda Indonesia

Kabarteras.com – Bagi para pembalap muda di Tanah Air, Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) melampaui sekadar ajang mengejar podium. Lintasan ini menjadi fondasi awal bagi impian mereka untuk tampil di kancah balap internasional. Pada putaran ketiga yang diselenggarakan tanggal 25 hingga 26 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, kejuaraan nasional ini kembali membuktikan perannya sebagai tempat lahirnya generasi emas pembalap Indonesia.

Setiap seri yang berlalu menawarkan ruang bagi pengembangan kemampuan para pembalap muda. Di sini, keterampilan teknis, ketahanan mental, dan pengalaman bertanding bertemu sebagai bekal penting untuk menembus level global.

Jejak Prestasi yang Terbukti

Deretan nama pembalap Indonesia yang sukses di kancah dunia mengonfirmasi bahwa Pertamina MRS merupakan salah satu jalur pengembangan talenta paling efektif. Veda Ega Pratama menjadi contoh nyata. Setelah meraih gelar juara Asia Talent Cup 2023, ia kemudian mencatatkan diri sebagai runner-up di Red Bull Rookies Cup dan Moto3. Sebelum bersinar di level internasional, Veda telah mengasah kemampuannya melalui Pertamina MRS pada kelas 250cc tahun 2023 dan kelas 600cc tahun 2024.

Muhammad Kiandra Ramadhipa juga menempuh perjalanan serupa. Pembalap yang saat ini berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup serta Moto3 Junior ini pernah bersaing di kelas 250cc Pertamina MRS pada musim 2023.

Fadillah Arbi Aditama pun menjadikan ajang ini sebagai bagian integral dari kariernya. Lulusan Astra Honda Racing School angkatan 2018 ini mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangkan balapan FIM JuniorGP Moto3 di Catalunya pada tahun 2023. Ia juga pernah tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 yang digelar di Mandalika.

Setelah tiga musim berkompetisi di benua Eropa dan mengikuti Asia Road Racing Championship (ARRC) AP250 pada 2025, Arbi kini melangkah ke kelas Supersport 600 bersama Astra Honda Racing Team melalui Pertamina MRS 2026. Ia menilai kejuaraan ini memiliki peran krusial dalam membentuk karakter seorang pembalap.

“Pertamina MRS menurut saya sangat penting karena membentuk mental dan mindset pembalap. Saya berharap dari ajang ini akan melahirkan banyak talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.

Generasi Baru yang Berkembang

Semangat yang sama juga dirasakan oleh Giovanni Cornelius Gani. Pembalap muda asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, dari tim Honda MTS AR Speed ASH21 ini melihat Pertamina MRS sebagai tempat belajar sekaligus mengasah kepercayaan diri untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

“Pertamina MRS sangat bagus karena membimbing calon pembalap masa depan Indonesia agar lebih fokus, teliti, dan percaya diri saat balapan,” kata Giovanni.

Prestasi Giovanni terus menunjukkan perkembangan positif. Pada musim ini, ia berhasil meraih podium ketiga di Indonesia Junior Talent Cup U-15 Race 1, yang merupakan bagian dari Pertamina Mandalika Racing Series 2026.

Sebelumnya, ia juga menjadi Juara Nasional Motoprix 2025 serta menorehkan prestasi internasional melalui podium ketiga di Race 2 SIC Ohvale Junior Championship di Johor, Malaysia, dan podium di FIM MiniGP Malaysia.

Dukungan Strategis Pertamina

CEO Pride Motorsport, Eddy Saputra, menilai bahwa dukungan Pertamina terhadap Pertamina MRS merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga balap Indonesia.

“Dukungan Pertamina merupakan investasi untuk membuka jalan bagi pembalap-pembalap muda Indonesia menuju level dunia. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta pembalap muda secara berkelanjutan melalui ekosistem kompetisi yang konsisten.

“Pertamina MRS salah satu bentuk komitmen kami mendampingi perjalanan pembalap muda Indonesia. Kami ingin menghadirkan ekosistem pengembangan talenta yang mampu melahirkan pembalap berprestasi hingga siap bersaing di tingkat internasional,” ujar Baron.

Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, Pertamina tidak hanya menghadirkan kompetisi balap nasional, tetapi juga membangun jalur pengembangan talenta yang memberi kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengejar mimpi, mengukir prestasi, sejalan dengan semangat Energizing Indonesia.

Pertamina MRS merupakan bagian dari perjalanan menuju puncak penyelenggaraan event motosport dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang.

Join the discussion