Skip to content
News

Polda Maluku dan Imigrasi Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Perbatasan

Sarah Jones - kabarteras.com 2 mins read

Dalam upaya meningkatkan keamanan wilayah perbatasan, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto bersama Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Gindo Ginting

Polda Maluku dan Imigrasi Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Perbatasan

Polda Maluku dan Imigrasi Perkuat Pengawasan Perbatasan

Kabarteras.com – Dalam upaya meningkatkan keamanan wilayah perbatasan, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto bersama Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Gindo Ginting menggelar pertemuan strategis di Mapolda Maluku, Ambon, pada hari Selasa. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat mekanisme pengawasan terhadap pergerakan orang asing di kawasan perbatasan Maluku yang memiliki posisi geografis strategis bersebelahan langsung dengan negara tetangga.

“Kami berharap kerja sama yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat sehingga pengawasan terhadap lalu lintas orang asing maupun barang dari negara tetangga dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujar Irjen Pol. Dadang Hartanto dalam pertemuan tersebut.

Kepala Kepolisian Daerah Maluku menekankan bahwa sinergi antara kedua lembaga ini sangat krusial dalam menghadapi beragam ancaman keamanan. Berbagai risiko yang dihadapi mencakup masuknya warga asing secara tidak sah, penyelundupan barang, tindak pidana lintas batas, serta kejahatan transnasional seperti perdagangan manusia dan peredaran narkoba yang semakin meningkat di kawasan timur Indonesia.

Mekanisme Koordinasi yang Diperkuat

Polda Maluku berkomitmen untuk terus membuka ruang koordinasi dengan jajaran Imigrasi. Tujuannya adalah agar setiap masalah yang muncul di lapangan dapat ditangani secara cepat dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kombes Pol. Rositah Umasugi, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku, menegaskan bahwa penguatan koordinasi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan Imigrasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menghadapi ancaman kejahatan transnasional seperti penyelundupan, perdagangan orang, peredaran narkotika, hingga pelanggaran keimigrasian. Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan frekuensi pertemuan rutin guna mengevaluasi efektivitas program pengawasan yang telah dijalankan.

Sementara itu, Gindo Ginting menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), khususnya Polda Maluku. Pihaknya juga tengah menyiapkan penguatan pengawasan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang menjadi salah satu titik strategis perbatasan.

Kawasan tersebut menjadi lokasi pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela. Kehadiran personel Imigrasi di kawasan Tanimbar merupakan bagian dari upaya mendukung aktivitas investasi strategis di Blok Masela sekaligus memastikan seluruh aktivitas orang asing berlangsung sesuai ketentuan, kata Gindo.

Gindo menjelaskan bahwa jaringan kerja Imigrasi telah menjangkau seluruh 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Dengan cakupan yang luas ini, informasi mengenai keberadaan orang asing maupun potensi pelanggaran keimigrasian dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi. Setiap laporan dari lapangan akan diproses secara berjenjang untuk memastikan penanganan yang tepat sasaran.

Kombes Pol. Rositah Umasugi menambahkan, Polda Maluku akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan investasi strategis di kawasan timur Indonesia. Dengan sinergi yang solid, kedua lembaga siap menghadapi tantangan keamanan perbatasan di masa depan.

Join the discussion