Skip to content
News

Caffino Srikandi Merdeka Cup Jadi Ajang Uji Mengasah Timnas Putri U-16 di Level Internasional

Jennifer Brown - kabarteras.com 3 mins read

Kompetisi sepak bola putri tingkat U-16 yang berskala internasional akan segera dimulai. Caffino Srikandi Merdeka Cup dijadwalkan berlangsung dari tanggal 14

Caffino Srikandi Merdeka Cup Jadi Ajang Uji Mengasah Timnas Putri U-16 di Level Internasional

Caffino Srikandi Merdeka Cup: Platform Internasional untuk Timnas Putri U-16

Kabarteras.com – Kompetisi sepak bola putri tingkat U-16 yang berskala internasional akan segera dimulai. Caffino Srikandi Merdeka Cup dijadwalkan berlangsung dari tanggal 14 hingga 23 Agustus 2026 mendatang. Lokasi penyelenggaraan berada di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Acara ini merupakan hasil kerjasama antara PSSI bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Tujuh negara akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Peserta yang hadir meliputi Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, serta Arab Saudi. Turnamen ini menutup seri Women’s Soccer Trilogy 2026. Sebelumnya, penyelenggara telah sukses mengadakan MilkLife Soccer Challenge All Stars pada 23-28 Juni lalu. Setelah itu, HYDROPLUS Soccer League All Stars digelar pada 5-12 Juli.

Persiapan Tim Indonesia

Dengan mengusung tema Girls, Goals, Glory, kompetisi ini menyediakan ruang bagi para talenta muda. Mereka yang telah melalui proses pembinaan berjenjang dapat menguji kemampuan di kancah global. Dari total 56 pemain yang terseleksi, sebanyak 46 atlet akhirnya dipilih untuk memperkuat dua skuad Indonesia. Sebagian besar peserta merupakan hasil talent scouting dari HYDROPLUS Soccer League. Mereka juga sebelumnya telah mengikuti pembinaan melalui MilkLife Soccer Challenge.

Indonesia akan mengirimkan dua tim ke kompetisi ini. Garuda Pertiwi dipimpin oleh pelatih Timo Scheunemann. Sementara itu, Putri Nusantara di bawah asuhan Takumi Taniguchi. Kedua kelompok telah menjalani pemusatan latihan selama periode 24 Juli hingga 11 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Kudus dan Pati. Tujuannya untuk menyempurnakan strategi, meningkatkan kondisi fisik, dan memperkuat kekompakan antar pemain.

Kehadiran dua tim Indonesia dirancang agar lebih banyak atlet mendapatkan pengalaman bertanding. Harapan besar datang dari keberhasilan Timnas Putri Senior meraih gelar juara Piala AFF Putri 2026. Prestasi tersebut diharapkan memotivasi para pemain muda. Selain itu, turnamen ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Dukungan dan Harapan

Komitmen dalam membangun ekosistem sepak bola putri usia muda mendapat dukungan penuh dari Caffino sebagai title partner. Soegiono, Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, menyampaikan bahwa pembinaan atlet muda membutuhkan konsistensi dari semua pihak.

“Savoria Group melalui Caffino bangga dapat menjadi bagian dari Srikandi Merdeka Cup. Kami percaya lahirnya atlet berprestasi tidak hanya bergantung pada pembinaan yang tepat, tetapi juga membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan sebagai ruang bagi para pemain untuk terus berkembang. Kami berharap Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi langkah penting untuk melahirkan lebih banyak talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” ujar Soegiono.

Vivin Cahyani Sungkono, Anggota Komite Eksekutif PSSI, memberikan apresiasi atas konsistensi Bakti Olahraga Djarum Foundation. Ia menilai ajang ini menjadi momen krusial bagi para pemain muda. Selain menambah pengalaman internasional, turnamen ini juga bagian dari proses pemantauan menuju pembentukan Timnas Putri Indonesia U-17.

“Kami mengapresiasi komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation yang secara konsisten membangun pembinaan sepak bola putri dari level usia dini hingga kini menghadirkan turnamen internasional. Kesempatan bertanding melawan negara lain tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain. Turnamen ini juga menjadi salah satu ajang talent scouting dalam menyiapkan skuad Timnas Putri U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027. Semakin banyak pemain yang mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berkualitas yang dapat diproyeksikan memperkuat Indonesia,” ujar Vivin.

Optimisme Pelatih dan Pemain

Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Garuda Pertiwi, menekankan pentingnya pemusatan latihan. Fase ini menjadi kunci untuk membentuk tim yang solid sebelum turnamen dimulai. Ia menilai para pemain menunjukkan kemajuan positif dalam kerja sama, komunikasi, dan adaptasi strategi selama training center di Kudus dan Pati.

“Seluruh atlet berkembang dengan sangat baik selama menjalani training center. Mereka mau belajar, cepat menyerap materi, dan menunjukkan semangat yang luar biasa di setiap sesi latihan. Bekal itu menjadi modal penting bagi kami untuk menghadapi tim-tim dari enam negara. Bermain di kandang sendiri tentu menjadi motivasi tambahan. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, kami siap memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih gelar juara,” kata Timo.

Optimisme serupa juga disampaikan oleh Ayla Dva Khala Ahisma, pemain Garuda Pertiwi. Jebolan MilkLife Soccer Challenge ini merasa siap menghadapi tantangan di level internasional.

Join the discussion