Habib Idrus Nilai Sekolah Rakyat Investasi Negara untuk Memutus Rantai Kemiskinan
Kunjungan Habib Idrus Salim Al Jufri ke SRMA 33 Tangerang Selatan menjadi momen penting dalam menyoroti peran pendidikan rakyat sebagai instrumen strategis
Habib Idrus: Sekolah Rakyat Investasi Anti-Kemiskinan
Kabarteras.com – Kunjungan Habib Idrus Salim Al Jufri ke SRMA 33 Tangerang Selatan menjadi momen penting dalam menyoroti peran pendidikan rakyat sebagai instrumen strategis pembangunan nasional. Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS ini menegaskan bahwa program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu merupakan investasi jangka panjang yang mampu memutus rantai kemiskinan antar generasi. Melalui pendekatan personal dan pengalaman hidupnya, Habib Idrus menggarisbawahi urgensi akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Visi Pendidikan sebagai Jalur Perubahan Sosial
Bagi Habib Idrus, pendidikan bukan hanya soal formalitas akademik, melainkan fondasi kehidupan yang menentukan arah masa depan seseorang. Ia mengisahkan bagaimana sang ayah berhasil meraih gelar doktor melalui beasiswa belajar di luar negeri, sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa pendidikan berkualitas mampu mengubah nasib keluarga dari kelas ekonomi rendah menjadi lebih sejahtera. Pengalaman pribadi inilah yang membentuk keyakinannya bahwa negara harus hadir memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali.
“Pendidikan adalah investasi terbaik yang bisa diberikan negara kepada rakyatnya. Ketika kita memastikan setiap anak mendapatkan akses belajar yang layak, kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih kuat dan berkeadilan,” tegas Habib Idrus.
Program Sekolah Rakyat dalam Kerangka Kebijakan Nasional
Minat Habib Idrus terhadap Program Sekolah Rakyat semakin meningkat setelah Presiden Prabowo Subianto memaparkan visi tersebut dalam Nota Keuangan. Menurut politisi PKS ini, inisiatif pemerintah tersebut menunjukkan keberpihakan nyata kepada kelompok masyarakat yang selama ini mengalami marginalisasi dalam sistem pendidikan nasional. SRMA 33 Tangerang Selatan menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan program ini, dengan 145 peserta didik dari keluarga kurang mampu yang mendapatkan kesempatan belajar berkualitas.
Selain fokus pada SRMA 33, Habib Idrus juga aktif mengembangkan sekolah khusus bagi anak-anak dari kalangan ekonomi lemah. Pengalaman langsung dalam mengelola dan memantau program pendidikan ini semakin memperkuat pandangannya bahwa perluasan akses pendidikan harus menjadi agenda prioritas nasional. Ia menilai bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pendidikan rakyat akan memberikan return yang jauh lebih besar dibandingkan investasi di sektor lainnya.
Peran Komisi XI dalam Pengawasan Anggaran Pendidikan
Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang bertanggung jawab atas pengawasan keuangan negara dan lembaga sektor finansial, Habib Idrus menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengeluaran anggaran pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pengawasan fiskal bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan bahwa setiap dana yang disalurkan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, keberhasilan program pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah anggaran, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan oleh peserta didik dan keluarganya.
“Anggaran negara bukan hanya angka-angka dalam laporan keuangan. Setiap rupiah yang kita kelola harus mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat, dan pendidikan adalah salah satu cara paling efektif untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Habib Idrus di SRMA 33 Tangerang Selatan, Jumat (31/7/2026).
Kualitas Pembelajaran dan Kesetaraan Akses
Menurut Habib Idrus, keberhasilan Program Sekolah Rakyat tidak dapat dinilai hanya dari keberadaan bangunan fisik atau jumlah siswa yang terdaftar. Aspek-aspek kualitatif seperti kompetensi guru, metode pembelajaran yang inovatif, kelengkapan fasilitas pendukung, dan kesempatan yang setara bagi seluruh siswa menjadi indikator utama keberhasilan program. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat program ini sebagai investasi strategis yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Dalam penutup kunjungannya, Habib Idrus menyampaikan apresiasi kepada para pendidik dan pengelola SRMA 33 Tangerang Selatan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda dari keluarga kurang mampu. Ia berharap program ini terus diperkuat dan diperluas jangkauannya, sehingga semakin banyak anak-anak Indonesia yang mampu meraih pendidikan berkualitas dan memutus siklus kemiskinan melalui jalur pendidikan yang layak dan bermartabat.
