Skip to content
Ekonomi

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Emily Anderson - kabarteras.com 4 mins read

Pertamina optimis mengembangkan Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina melalui program pengembangan sumur di Lapangan Ujung Pangkah. Pemboran sumur UPA-17ST yang

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina Kembangkan Potensi Besar Gas Pangkah untuk Industri Jawa Timur

Kabarteras.com – Pertamina optimis mengembangkan Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina melalui program pengembangan sumur di Lapangan Ujung Pangkah. Pemboran sumur UPA-17ST yang diselesaikan SIPL pada Maret 2026 mencatatkan hasil melampaui ekspektasi. Laju alir awal mencapai 2.443 barel minyak per hari atau setara 2.443 BOPD, dengan gas asosiatif sebesar 3,72 juta standar kaki kubik per hari atau 3,72 MMSCFD. Pencapaian ini menegaskan bahwa masih terdapat ruang signifikan untuk meningkatkan nilai aset melalui kegiatan eksplorasi dan pengembangan yang terukur.

Strategi Optimalisasi Wilayah Kerja Pangkah

Pertamina memandang Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, sebagai kawasan strategis yang melampaui fungsi sebagai aset migas konvensional. Kawasan ini dinilai memiliki kapasitas untuk menghasilkan tambahan minyak dan gas bumi, sekaligus memanfaatkan fasilitas yang sudah ada secara lebih efisien. Langkah ini relevan mengingat Jawa Timur merupakan salah satu pusat industri nasional. Kedekatan sumber energi dengan konsumen industri meningkatkan keandalan pasokan dan efisiensi rantai pasok.

SIPL, yang merupakan anak usaha PT Saka Energi Indonesia atau PGN Saka di bawah Subholding Gas Pertamina, mengelola kawasan tersebut. Selain mempertahankan produksi berjalan, PGN Saka terus mengidentifikasi peluang penemuan cadangan baru dan peningkatan nilai aset yang telah dimiliki. Pengembangan Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina menjadi fokus utama untuk mendukung pertumbuhan industri di wilayah tersebut.

Jatim memiliki basis industri sangat kuat karena itu kontinuitas pasokan energi, khususnya gas bumi, perlu terus dijaga. Kami berharap PGN Saka terus memperkuat kajian eksplorasi untuk menemukan cadangan gas baru.

Ungkapan tersebut disampaikan Oki Muraza, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), saat melakukan Management Walkthrough ke Onshore Processing Facility SIPL di Gresik pada Jumat, 7 Agustus 2026. Menurut Oki, keberadaan sumber gas yang dekat dengan pusat industri merupakan keunggulan yang harus dioptimalkan untuk menjaga kontinuitas pasokan energi bagi sektor industri.

Peningkatan kontribusi Pangkah tidak hanya bergantung pada penemuan cadangan baru. Infrastruktur yang sudah tersedia juga perlu dimanfaatkan secara maksimal agar aset tersebut memberikan nilai lebih besar bagi ketahanan energi nasional. Dalam kunjungan tersebut, Oki bersama jajaran manajemen PGN Saka meninjau beberapa fasilitas di Wilayah Pangkah, termasuk Onshore Processing Facility dan LPG Plant.

Kami mendiskusikan bagaimana infrastruktur yang sudah tersedia dimanfaatkan semakin optimal. Ada berbagai fasilitas yang sangat baik, termasuk LPG Plant, yang kami harapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi ketahanan energi Indonesia.

Pendekatan pengembangan Pangkah dilakukan melalui dua jalur paralel: memaksimalkan produksi dan fasilitas yang sudah ada, serta mencari potensi cadangan baru untuk memenuhi kebutuhan energi di masa depan. Strategi ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk mengembangkan Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina secara berkelanjutan.

Harapan untuk Ketahanan Energi Nasional

Hasil pemboran menjadi salah satu indikasi bahwa peluang peningkatan nilai aset Pangkah masih terbuka lebar melalui pengembangan lapangan dan kegiatan eksplorasi yang dilakukan secara terukur, termasuk menggarap potensi hidrokarbon.

Kami mendapat kabar positif mengenai potensi hidrokarbon yang cukup besar. Potensi ini perlu terus diperdalam melalui eksplorasi, ditingkatkan kematangan proyeknya, kemudian didorong menuju pengembangan hingga produksi sehingga dapat memberikan tambahan pasokan energi bagi Indonesia.

Intan Fauzi, Direktur Utama PGN Saka, menjelaskan bahwa optimalisasi dilakukan secara terintegrasi, baik pada fasilitas onshore maupun offshore, sembari terus membuka peluang pengembangan potensi migas baru. Pengembangan Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian regional.

Kunjungan ini menjadi semangat bagi seluruh Perwira Saka untuk terus meningkatkan kinerja operasi serta memaksimalkan seluruh fasilitas yang kami miliki di Wilayah Pangkah, baik fasilitas onshore maupun offshore.

Langkah-langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai aset Pangkah, tetapi juga memperkuat ketersediaan gas bumi dari dalam negeri untuk menopang kebutuhan industri dan perekonomian Jawa Timur serta ketahanan energi Indonesia secara keseluruhan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina akan terus berkontribusi pada pertumbuhan industri nasional.

Frequently Asked Questions

Apa itu Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina? Potensi Besar Gas Pangkah Pertamina merujuk pada cadangan minyak dan gas bumi yang signifikan di Wilayah Kerja Pangkah, Gresik, Jawa Timur, yang terus dikembangkan melalui kegiatan eksplorasi dan produksi.

Berapa laju alir awal sumur UPA-17ST? Laju alir awal sumur UPA-17ST mencapai 2.443 barel minyak per hari (BOPD) dengan gas asosiatif sebesar 3,72 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Siapa yang mengelola Wilayah Kerja Pangkah? Wilayah Kerja Pangkah dikelola oleh SIPL, anak usaha PT Saka Energi Indonesia atau PGN Saka di bawah Subholding Gas Pertamina.

Kapan Management Walkthrough dilakukan? Management Walkthrough ke Onshore Processing Facility SIPL dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026, dipimpin oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina.

Join the discussion