Skip to content
News

Special Plan: KPK Incar Keterlibatan Anggota V BPK Bobby Adhityo di Perkara Suap

Thomas Martinez - kabarteras.com 3 mins read

KPK Terus Usut Dugaan Korupsi dalam Perkara Suap Audit Muara Enim Special Plan - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menggali lebih dalam dugaan tindak

Special Plan: KPK Incar Keterlibatan Anggota V BPK Bobby Adhityo di Perkara Suap

KPK Terus Usut Dugaan Korupsi dalam Perkara Suap Audit Muara Enim

Special Plan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menggali lebih dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus suap yang melibatkan pengaruh pihak swasta terhadap hasil audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Penyelidikan ini menargetkan anggota kelima Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumsel, Bobby Adhityo Rizaldi, yang diduga terlibat dalam praktik korupsi tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa investigasi sedang berjalan secara intensif, dengan fokus pada upaya mengungkap hubungan antara pihak-pihak yang berperan dalam memengaruhi opini audit.

Detail Penyelidikan Special Plan

KPK melakukan penyelidikan terhadap kasus suap yang memengaruhi opini audit BPK. Kasus ini menjadi bagian dari Special Plan yang dirancang untuk mengungkap tindak pidana korupsi secara komprehensif. Menurut Budi, penyidik sedang menelusuri setiap langkah yang dilakukan oknum untuk memperkuat hasil audit, terutama setelah semua tahapan pengelolaan anggaran selesai. “Special Plan ini bertujuan memastikan setiap kejahatan korupsi terungkap, termasuk yang berkaitan dengan keterlibatan anggota BPK,” terang Budi di Jakarta pada Selasa (23/6/2026).

“Perkara suap pengkondisian temuan audit BPK masih akan dikaji lebih lanjut. Kami tidak berhenti di titik ini, karena setiap dugaan tindak pidana korupsi yang terungkap harus digali sampai ke sumbernya,” jelas Budi.

Di sisi lain, KPK juga mengejar bukti-bukti mengenai keterlibatan Bobby Adhityo Rizaldi sebagai anggota V BPK. Dugaan ini muncul karena Bobby diduga berperan dalam membantu pihak tertentu memengaruhi temuan audit. Budi menegaskan bahwa hubungan antara Bobby dengan tersangka lain, seperti Augusz Dewanggara (Angga) dan Titin Rita Lestari, menjadi sorotan penyidik. Angga sendiri pernah menjadi staf ahli di DPR RI saat Bobby menjabat anggota Fraksi Golkar, sehingga dikhawatirkan terjadi komunikasi yang tidak transparan.

Keterlibatan Anggota V BPK Bobby Adhityo

Kasus suap yang sedang diusut KPK terkait dengan dugaan korupsi dalam audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim tahun anggaran 2025. Penyidik mencurigai bahwa Bobby Adhityo Rizaldi, sebagai salah satu anggota BPK Sumsel, terlibat dalam praktik pemberian suap untuk memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). BPK sendiri menyatakan bahwa hasil audit bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk intervensi dari pihak luar. “Special Plan ini memastikan bahwa tidak hanya oknum BPK yang diperiksa, tapi juga pihak-pihak terkait yang berperan dalam kejahatan korupsi,” tambah Budi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Dua dari mereka, Cory Erin Hardi dan Edison, sudah terlibat dalam kasus suap dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Muara Enim. Sementara itu, Angga dan Titin Rita Lestari, yang bertugas sebagai ketua tim pemeriksa, masih dalam proses penyidikan. BPK juga menyebutkan bahwa ada indikasi bahwa suap diberikan setelah tahapan anggaran selesai, sehingga memengaruhi hasil audit secara signifikan.

Special Plan yang diterapkan KPK mencakup penggalian ke seluruh pihak yang terlibat, baik dari dalam maupun luar lembaga BPK. Penyidik sedang memeriksa berbagai bukti seperti dokumen keuangan, transaksi antaroknum, dan bukti komunikasi yang mungkin menjadi petunjuk langsung. Kasus ini juga menjadi sorotan karena berpotensi mengungkap praktik korupsi yang lebih luas dalam pengelolaan keuangan daerah.

KPK menekankan bahwa Special Plan ini tidak hanya untuk menangani kasus Muara Enim, tetapi juga sebagai strategi untuk menindak tindak pidana korupsi yang melibatkan lembaga pemeriksa keuangan secara umum. Dengan menggali dugaan keterlibatan anggota BPK, KPK ingin menunjukkan komitmen untuk memerangi korupsi di semua lapisan pemerintahan. “Special Plan ini memperkuat pengawasan internal dan eksternal terhadap proses audit,” pungkas Budi.

Join the discussion