Khazanah

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

kegiatan-santri_260111131827-271

Darunnajah dan Rene Turos Group Perluas Ruang Tumbuh Literasi Santri

Kabarteras.com – Penguatan budaya literasi di lingkungan pesantren menjadi perhatian Pondok Pesantren Darunnajah melalui kolaborasi baru bersama Rene Turos Group. Kerja sama ini dirancang untuk membantu gagasan, riset, dan karya tulis dari dunia pendidikan pesantren berkembang menjadi terbitan bermutu yang dapat menjangkkau pembaca lebih luas.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Jakarta pada Rabu, 9 September 2026. Ketua Yayasan Darunnajah K.H. Hadiyanto Arief menandatangani dokumen itu bersama CEO Rene Turos Group Luqman Hakim Arifin.

Kolaborasi mencakup pengembangan penerbitan, layanan percetakan, penguatan kompetensi sumber daya manusia, penerbitan karya akademik, serta pelaksanaan beragam program literasi. Langkah ini menempatkan penerbitan bukan hanya sebagai kegiatan produksi buku, melainkan sebagai bagian dari ekosistem yang menghubungkan penulis, editor, pembaca, dan institusi pendidikan.

UDN Press Diproyeksikan Berkembang Lebih Luas

Salah satu sasaran utama kerja sama adalah memperkuat Universitas Darunnajah Press atau UDN Press. Penerbit yang berada di lingkungan Universitas Darunnajah tersebut diharapkan dapat bertumbuh menjadi lembaga penerbitan profesional dengan cakupan pembaca yang lebih luas.

Selama ini, penerbit kampus memiliki peran penting untuk menyediakan ruang bagi karya sivitas akademika, termasuk buku ajar, hasil penelitian, dan naskah ilmiah. Dalam pengembangannya, penerbitan juga membutuhkan pengelolaan naskah yang baik, proses penyuntingan yang kuat, desain dan produksi yang layak, hingga strategi distribusi yang tepat agar sebuah karya benar-benar dapat ditemukan pembaca.

“Kami tidak ingin UDN Press hanya menjadi penerbit internal kampus,” kata Kiai Hadiyanto. “Kami ingin UDN Press tumbuh menjadi penerbit yang profesional, mampu menghasilkan karya berkualitas, dan ke depan memiliki akses untuk masuk ke pasar buku yang lebih luas, bahkan pasar global.”

Arah tersebut memperlihatkan keinginan Darunnajah untuk membawa UDN Press melampaui fungsi internal. Penerbit ini ditargetkan mampu menghadirkan buku yang relevan, berkualitas, dan memiliki peluang untuk memasuki pasar nasional maupun internasional.

Bagi lingkungan pendidikan, keberadaan penerbit yang sehat dapat memperpanjang usia sebuah gagasan. Pemikiran yang semula hadir dalam ruang kuliah, forum diskusi, atau penelitian dapat disusun menjadi naskah yang lebih rapi dan mudah diakses. Dengan begitu, nilai intelektual yang berkembang di pesantren tidak berhenti sebagai percakapan terbatas di lingkungan internal.

Pendampingan Kelembagaan dan Pengembangan SDM

Kerja sama Darunnajah dan Rene Turos Group tidak hanya berfokus pada penerbitan judul buku. Rene Turos Group akan mendampingi penguatan kelembagaan UDN Press sekaligus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Program yang disiapkan antara lain pelatihan, magang, dan penerbitan buku-buku akademik. Pengembangan SDM menjadi unsur penting karena penerbitan memerlukan keterampilan yang beragam, mulai dari menilai kualitas naskah, menyunting bahasa, menyiapkan desain, mengelola produksi, hingga memahami kebutuhan pembaca.

Pendampingan tersebut juga dapat membuka ruang pembelajaran praktis bagi pihak-pihak yang terlibat di UDN Press. Proses penerbitan yang dikelola secara profesional membantu sebuah institusi membangun standar kerja, menjaga mutu editorial, dan menyusun perencanaan penerbitan yang lebih terarah.

K.H. Hadiyanto Arief menilai penerbitan memiliki posisi strategis dalam menumbuhkan tradisi intelektual. Ide yang lahir di lingkungan pendidikan memerlukan dukungan dari tahap pengembangan naskah hingga penyaluran buku agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

Mempertemukan Penulis dan Pembaca

Kedua lembaga juga akan menjalankan berbagai kegiatan yang mempertemukan karya dengan audiensnya. Agenda itu mencakup bedah buku, lokakarya, podcast bertema literasi, serta program kreatif lain yang akan dikembangkan bersama.

Bedah buku dapat menjadi ruang dialog antara penulis dan pembaca mengenai isu yang diangkat dalam sebuah karya. Workshop membuka peluang bagi calon penulis maupun pengelola penerbitan untuk memperdalam keterampilan mereka. Sementara itu, podcast literasi dapat memperluas percakapan tentang buku dan gagasan melalui format yang lebih dekat dengan kebiasaan konsumsi informasi saat ini.

Rangkaian aktivitas tersebut menunjukkan bahwa literasi tidak semata-mata berkaitan dengan membaca atau menerbitkan buku. Literasi juga tumbuh melalui kebiasaan berdiskusi, menguji gagasan, menyampaikan pandangan secara tertata, dan membangun hubungan yang hidup antara karya serta pembacanya.

Pesantren memiliki kekayaan pemikiran dan tradisi intelektual yang besar. Tantangan berikutnya adalah memastikan kekayaan tersebut dapat diolah menjadi karya yang kuat secara isi, menarik dalam penyajian, dan memiliki jalur distribusi yang memadai. Kolaborasi ini diharapkan menjadi salah satu sarana untuk menjawab kebutuhan itu.

Mutu dan Relevansi Menjadi Perhatian

CEO Rene Turos Group Luqman Hakim Arifin menekankan bahwa industri penerbitan menghadapi tuntutan yang lebih besar daripada sekadar menambah jumlah judul. Buku perlu memiliki mutu sekaligus menjawab kebutuhan nyata pembaca.

“Tugas kita adalah bagaimana gagasan-gagasan itu bisa diolah menjadi produk literasi yang relevan, menarik, dan benar-benar dibutuhkan pembaca,” ujar Luqman.

Pandangan tersebut menempatkan pembaca sebagai bagian penting dalam proses penerbitan. Sebuah gagasan yang bernilai perlu disampaikan dengan cara yang jelas, terstruktur, dan menarik agar mampu menjangkau khalayak yang dituju. Dalam konteks karya akademik maupun pesantren, proses editorial yang baik dapat membantu menjembatani kedalaman isi dengan kebutuhan pembaca umum.

Melalui kerja sama ini, Darunnajah dan Rene Turos Group berupaya membangun fondasi yang lebih kuat bagi penerbitan dan kegiatan literasi. Penguatan UDN Press, peningkatan kemampuan SDM, penerbitan karya akademik, serta program interaksi dengan pembaca menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperluas dampak gagasan yang tumbuh dari lingkungan pesantren.

Frequently Asked Questions

What is Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group?

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group matter?

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *