Skip to content
Khazanah

Tafsir Alquran: Kemunafikan Manusia di balik Kerusakan Ekologis dan Tatanan Sosial

Jennifer Brown - kabarteras.com 2 mins read

Penebangan hutan secara liar, kontaminasi sumber air dan atmosfer, serta pengeksploitasian kekayaan alam tanpa batas—semuanya merupakan manifestasi konkret

Tafsir Alquran: Kemunafikan Manusia di balik Kerusakan Ekologis dan Tatanan Sosial

Tafsir Alquran: Wajah Munafik di Balik Krisis Ekologi dan Keruntuhan Sosial

Fasad sebagai Realitas Lingkungan

Kabarteras.com – Penebangan hutan secara liar, kontaminasi sumber air dan atmosfer, serta pengeksploitasian kekayaan alam tanpa batas—semuanya merupakan manifestasi konkret dari apa yang Alquran sebut sebagai fasad, yakni kerusakan di muka bumi. Fenomena ini bukan sekadar persoalan teknis lingkungan, melainkan cerminan dari sikap batin yang dikecam secara tegas dalam wahyu.

Ironi dalam Al-Baqarah 11–12

Surat Al-Baqarah ayat 11 dan 12 menyingkap sebuah paradoks yang tajam: pihak-pihak yang sesungguhnya menjadi agen kerusakan justru menyuarakan klaim bahwa mereka sedang memperbaiki keadaan. Tafsir Ayat-Ayat Ekologi, terbitan Kementerian Agama RI, mengaitkan pola perilaku ini dengan sifat kaum munafik—kelompok yang dampaknya tidak berhenti pada ranah moral atau sosial, melainkan juga merembes ke dimensi ekologis.

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِۙ قَالُوْٓا اِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُوْنَ

Wa iżā qīla lahum lā tufsidū fil-arḍ(i), qālū innamā naḥnu muṣliḥūn(a).

Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.” (QS Al-Baqarah Ayat 11)

اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُوْنَ وَلٰكِنْ لَّا يَشْعُرُوْنَ

Alā innahum humul-mufsidūna wa lākil lā yasy’urūn(a).

Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari. (QS Al-Baqarah Ayat 12)

Akar Ekologis dari Kemunafikan

Dalam penjelasan Tafsir Ayat-Ayat Ekologi, kedua ayat tersebut dibaca sebagai ungkapan tentang fenomena munafik yang secara sadar menjalankan berbagai bentuk perusakan—baik pada tataran moral, sosial, maupun lingkungan—sementara tetap membungkus aksinya dengan narasi perbaikan. Lebih jauh lagi, tafsir tersebut menegaskan bahwa kemunafikan bukan sekadar pengganggu tatanan sosial; ia juga merupakan akar penyebab dari memburuknya kerusakan ekologis yang terus meluas dari waktu ke waktu.

Frequently Asked Questions

What is Tafsir Alquran?

Tafsir Alquran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Tafsir Alquran matter?

Tafsir Alquran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Join the discussion