Skip to content
News

Dulu Teman Sekampus Kini Partner Satu Court, Alumni UBSI Seru-seruan Main Padel

Jennifer Brown - kabarteras.com 3 mins read

Dulu Teman Sekampus Kini Partner satu court—begitulah semangat yang menggejala di Grand Garden Padel, Jl. Raya Siliwangi No.37, Sepanjang Jaya, Kecamatan

Dulu Teman Sekampus Kini Partner Satu Court, Alumni UBSI Seru-seruan Main Padel

Dulu Teman Sekampus Kini Partner di Court Padel

Kabarteras.com – Dulu Teman Sekampus Kini Partner satu court—begitulah semangat yang menggejala di Grand Garden Padel, Jl. Raya Siliwangi No.37, Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (15/8/2026). Sekelompok lulusan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari berbagai angkatan dan program studi memilih menghabiskan akhir pekan dengan raket di tangan, bukan laptop di meja kerja. Tagline acara, “Olahraga padel, dulu satu kampus sekarang satu court”, merangkum esensi pertemuan: ikatan yang lahir di ruang kelas kini diterjemahkan menjadi kerja sama di garis servis.

Lebih dari Sekadar Skor di Papan

Kegiatan ini bukan turnamen berhadiah, melainkan ruang informal tempat para mantan mahasiswa saling mengenali kembali, bertukar kabar karier, dan memperluas jejaring profesional tanpa formalitas rapat atau kop surat. Para peserta datang dengan latar belakang berbeda—ada yang baru lulus, ada yang sudah bertahun-tahun berkarya—namun satu hal menyatukan mereka: keinginan menjaga relasi yang terbentuk sejak masa kuliah tetap hidup dan produktif.

Dulu Teman Sekampus Kini Partner bukan sekadar slogan; ia menjadi kerangka berpikir acara. Setiap rally di lapangan diwarnai canda, setiap jeda antar-set diisi percakapan tentang peluang kerja, proyek kolaboratif, atau sekadar kenangan absurd di asrama. Interaksi semacam ini, menurut para peserta, membuka pintu pertukaran informasi yang sulit tercapai lewat kanal formal seperti email fakultas atau grup mailing list.

Suara Langsung dari Lapangan

I Gusti Agus Dava Danendra, lulusan Program Studi Akuntansi S1 UBSI Kampus Jatiwaringin angkatan 2025, hadir sebagai salah satu peserta yang merasakan langsung dinamika pertemuan tersebut. Baginya, pengalaman itu melampaui ekspektasi awal.

“Baru pertama kali main bareng alumni. Ternyata seru banget. Kita jadi tambah relasi dan teman-teman baru lagi dari kampus-kampus yang lain,” ujar Agus.

Ia menekankan bahwa suasana cair di lapangan membuat komunikasi antarlulusan terasa jauh lebih dekat dibandingkan interaksi formal. Agus pun mendorong agar UBSI menjadikan olahraga bersama alumni sebagai agenda rutin, bukan sekadar insiden sesekali.

“Kalau bisa, UBSI mengadakan ini secara berkelanjutan, terus-menerus, biar kita sebagai alumni masih bisa mencari relasi, bergabung, dan kenal-kenalan lagi. Acara seperti ini bagus dan harus bisa berkelanjutan,” katanya.

Dari Grup WhatsApp ke Garis Baseline

Keterlibatan Agus berawal dari pesan singkat yang beredar di grup WhatsApp alumni UBSI. Tanpa banyak deliberasi, ia memutuskan hadir demi mengisi waktu luang sekaligus memperluas lingkaran pertemanan lintas angkatan.

“Saya tahu dari WhatsApp Group alumni. Saya iseng ikut supaya bisa menambah relasi dan teman, sekaligus mengisi waktu luang,” tuturnya.

Karier di Balik Seragam Olahraga

Di luar lapangan, Agus kini menekuni karier di sektor keuangan. Ia baru bergabung sebagai finance di Emados melalui program MagangHub setelah sebelumnya berkecimpung di Erlangga.

“Sekarang kesibukan saya kerja. Saya jadi finance di Emados. Kebetulan baru lolos MagangHub tanggal 10 kemarin,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Agus menyampaikan ajakan sederhana namun tegas kepada sesama alumni: jangan biarkan kesibukan memutus tali persahabatan yang telah terjalin sejak masa kuliah. Dulu Teman Sekampus Kini Partner bukan akhir kalimat; ia adalah undangan untuk terus hadir, terus bermain, dan terus menjaga ikatan yang tak seharusnya memudar seiring waktu.

“Buat teman-teman alumni, kalau bisa kita ngumpul terus. Jangan lupa, yang penting kita bisa akrab terus, bermain bareng, dan selamanya kita masih bisa berteman lagi,” katanya.

FAQ: Hal Praktis seputar Acara Alumni Padel

Apakah saya perlu pengalaman bermain padel untuk ikut? Tidak. Acara dirancang untuk semua level, termasuk pemula. Petugas lapangan biasanya menyediakan sesi pengenalan singkat sebelum permainan dimulai.

Bagaimana cara mengetahui jadwal kegiatan serupa? Pantau grup WhatsApp alumni UBSI dan kanal media sosial resmi universitas. Pengumuman biasanya beredar beberapa hari sebelum acara.

Apakah ada biaya pendaftaran? Biaya sewa lapangan dan raket umumnya ditanggung panitia atau dibagi rata antar peserta. Konfirmasi detail langsung ke koordinator acara sebelum hadir.

Bisakah alumni dari kampus lain ikut? Ya. Agus sendiri menyebut bahwa pertemuan ini mempertemukannya dengan teman dari kampus lain, sehingga acara bersifat inklusif bagi jaringan alumni lintas institusi.

Join the discussion