MLS Jatuhkan Sanksi Denda untuk Lionel Messi Usai Terlibat Insiden dengan Pemain Philadelpia Union
Keputusan resmi dari Major League Soccer (MLS) pada Jumat, 21 Agustus 2026, mengonfirmasi bahwa MLS Jatuhkan Sanksi Denda kepada dua pemain Inter Miami
MLS Jatuhkan Sanksi Denda untuk Messi
Kabarteras.com – Keputusan resmi dari Major League Soccer (MLS) pada Jumat, 21 Agustus 2026, mengonfirmasi bahwa MLS Jatuhkan Sanksi Denda kepada dua pemain Inter Miami, Lionel Messi dan Ian Fray. Nominal denda tidak dipublikasikan. Keduanya dinyatakan melakukan kontak pada area kepala dan leher lawan dalam dua episode terpisah yang terjadi di masa tambahan waktu babak kedua pertandingan Inter Miami melawan Philadelphia Union, yang berakhir imbang 2-2.
Konteks Pertandingan dan Performa Messi
Laga yang tersaji pada Rabu malam waktu setempat berlangsung dalam suhu emosional yang sangat tinggi. Messi, yang memimpin lini serang Inter Miami, mencatatkan satu gol dan satu assist dalam pertandingan tersebut. Gol itu membawa dimensi personal yang mendalam: ia merupakan gol pertama sang kapten Argentina sejak kepergian ayahnya, Jorge Messi, dari dunia. Dalam konteks itulah, setiap sentuhan dan setiap duel fisik di lapangan terasa lebih tajam bagi kedua kubu.
Dua Insiden yang Memicu Sanksi
Episode pertama melibatkan Quinn Sullivan dari Philadelphia Union. Setelah pertukaran kata-kata yang memanas, Messi terlihat menepuk bagian belakang leher Sullivan. Kontak singkat itu menjadi dasar MLS Jatuhkan Sanksi Denda kepada pemain bernomor 10 Inter Miami.
Episode kedua berpusat pada Sullivan dan Ian Fray. Saat Sullivan menggiring bola menuju kotak penalti, ia kehilangan keseimbangan dan melakukan kontak dengan Fray. Fray kemudian mencengkeram leher Sullivan. Sullivan bangkit dan langsung melakukan tekel balik, sehingga situasi bereskalasi menjadi keributan tanpa bola yang merambat ke pemain lain.
Kericuhan tersebut berujung pada dua kartu merah: Yannick Bright dari Inter Miami dan Cavan Sullivan—adik kandung Quinn Sullivan—diusir dari lapangan. Namun, setelah peninjauan ulang oleh Independent Review Panel, MLS membatalkan kartu merah beserta larangan tampil satu pertandingan yang sebelumnya dijatuhkan kepada Cavan Sullivan. Dengan demikian, ia tidak lagi absen akibat insiden itu.
Sanksi Lain dalam Siklus yang Sama
Di luar insiden Inter Miami–Philadelphia Union, MLS juga menjatuhkan denda kepada bek Minnesota United, Anthony Markanich. Ia dinilai melakukan embellishment, yakni upaya melebih-lebihkan kontak, dalam pertandingan melawan Atlanta United yang berakhir dengan kekalahan Minnesota 1-2 pada Rabu, 19 Agustus 2026. Keputusan ini menegaskan bahwa MLS Jatuhkan Sanksi Denda secara konsisten terhadap berbagai bentuk pelanggaran disiplin, bukan hanya kontak fisik berat.
Bagi Messi, denda ini menjadi konsekuensi langsung dari ketegangan yang mewarnai laga ketat. Meski demikian, satu gol dan satu assist yang ia sumbangkan tetap menjadi sorotan utama para pengamat sepak bola di Amerika Serikat.
FAQ: Hal yang Perlu Diketahui
Apakah nominal denda untuk Messi dan Fray diumumkan?
Tidak. MLS tidak mengungkapkan besaran nominal sanksi secara terbuka dalam pengumuman resmi tanggal 21 Agustus 2026. Yang diumumkan adalah fakta penjatuhan denda beserta alasan teknisnya, yaitu kontak pada area kepala dan leher lawan.
Apakah sanksi ini berdampak pada jadwal tampil Messi?
Berdasarkan informasi yang tersedia, sanksi yang dijatuhkan berupa denda finansial, bukan larangan tampil. Messi tidak disebutkan harus absen dalam pertandingan berikutnya akibat keputusan ini.
Bagaimana nasib kartu merah Cavan Sullivan?
Independent Review Panel secara bulat membatalkan kartu merah dan larangan tampil satu pertandingan yang sebelumnya dijatuhkan kepada Cavan Sullivan. Ia tidak lagi terikat hukuman tersebut dan dapat kembali tampil sesuai jadwal klubnya.
