YLK Sumsel Apresiasi PLN, Tinggal 21 Desa Lagi yang Belum Teraliri Listrik
PT PLN (Persero) telah memperoleh izin untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 118 lokasi yang tersebar melintasi 14 kabupaten dan kota
PLN Diterima Persetujuan Bangun Jaringan Listrik di 118 Titik Sumsel
Kabarteras.com – PT PLN (Persero) telah memperoleh izin untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 118 lokasi yang tersebar melintasi 14 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Proyek tersebut menyasar 6.045 sambungan bagi kepala keluarga (KK) yang selama ini belum memperoleh akses energi.
Kendala Geografis yang Berat
Percepatan elektrifikasi di wilayah tersebut menghadapi hambatan serius. Jarak tempuh jaringan mencapai 20 hingga 30 kilometer, sementara sejumlah kawasan berstatus hutan produksi, hutan lindung, maupun taman nasional. Kondisi topografi yang terpencil turut memperumit proses pembangunan.
YLK Sumsel: Perjuangan PLN Layak Diapresiasi
Rizal Aprizal, selaku Pembina YLK Sumsel, menyampaikan pernyataan tersebut di Palembang pada Sabtu (22/8). Ia mengungkapkan bahwa proporsi masyarakat pedesaan yang masih tanpa listrik kini tinggal sekitar dua persen. Dari total 3.258 desa dan kelurahan di provinsi itu, hanya 21 desa—kurang dari satu persen—yang belum tersentuh jaringan kelistrikan. Desa-desa tersebut terkonsentrasi di Kabupaten Banyuasin, terutama di kawasan berdekatan dengan perairan atau pesisir.
“Perjuangan pihak PLN untuk menjangkau seluruh desa perlu diapresiasi agar lebih semangat dan bisa segera terealisasi.”
Rizal menegaskan bahwa peran BUMN di sektor kelistrikan sangat menentukan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menaikkan taraf hidup warga pedesaan. Ia berharap program pengembangan listrik desa yang sedang berjalan dapat segera menjangkau komunitas-komunitas yang tersisa.
Sinergi Pemerintah Provinsi dan PLN
Gubernur Sumsel Herman Deru sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah provinsi bersama PT PLN (Persero) terus memperkokoh kerja sama guna mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Masuk Desa. Ia menilai percepatan elektrifikasi bersifat krusial agar warga pelosok yang hingga tahun 2026 masih tanpa layanan listrik dapat segera memperoleh akses energi.
Anggaran APBN Sudah Tersedia
Diksi Erfani Umar, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), memastikan bahwa pendanaan dari APBN untuk Program Listrik Desa telah cair. Ia merinci bahwa dari total 118 titik di Sumsel, sebanyak 98 titik akan langsung dikerjakan.
“Alhamdulillah, anggaran program listrik desa tahun ini sudah keluar, dari 118 titik lokasi tersebut, 98 titik segera dikerjakan dan diprediksi selesai pada Desember 2026 atau sampai Maret 2027.”
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is YLK Sumsel Apresiasi PLN Tinggal 21 Desa?
YLK Sumsel Apresiasi PLN Tinggal 21 Desa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does YLK Sumsel Apresiasi PLN Tinggal 21 Desa matter?
YLK Sumsel Apresiasi PLN Tinggal 21 Desa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
