Skip to content
Ameera

Main Agenda: Bill Gates Nilai Sejumlah Profesi Lebih Sulit Digantikan AI, Bagaimana Prospek dan Gajinya?

Thomas Martinez - kabarteras.com 2 mins read

Main Agenda: Bill Gates: Beberapa Profesi Dianggap Sulit Digantikan AI, Bagaimana Perspektif dan Penghasilannya?

Main Agenda: Bill Gates Nilai Sejumlah Profesi Lebih Sulit Digantikan AI, Bagaimana Prospek dan Gajinya?

Bill Gates: Beberapa Profesi Dianggap Sulit Digantikan AI, Bagaimana Perspektif dan Penghasilannya?

Main Agenda – AI terus menjadi topik hangat dalam diskusi tentang masa depan pekerjaan. Meski kekhawatiran muncul bahwa mesin canggih ini bisa menggantikan banyak bidang, Bill Gates, pendiri Microsoft, justru menyoroti sejumlah profesi yang dinilai masih memerlukan partisipasi manusia. Menurutnya, bidang seperti pemrograman, biologi, dan energi tetap sulit diambil alih karena membutuhkan kreativitas, penilaian, pengalaman, serta tanggung jawab yang kompleks.

Pernyataan Gates Diperoleh dari Berbagai Sumber

Argumentasi Gates tidak hanya muncul dalam satu pidato atau wawancara. Berbagai media internasional mengumpulkan pandangannya dari kesempatan berbeda. Contohnya, laporan Windows Central, Amerika Serikat, yang diterbitkan pada 25 Maret 2025, menyebutkan bahwa programmer, ahli biologi, dan ahli energi masih menjadi ranah yang tidak bisa sepenuhnya dikuasai AI.

“Kita tidak ingin menonton komputer bermain bisbol.”

Pernyataan tersebut disampaikan saat Gates tampil di acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon di NBC Studios, New York. Dia menekankan bahwa manusia tetap menentukan aktivitas apa yang ingin dipertahankan sebagai bagian dari kehidupan profesional. AI, meski canggih, tidak bisa menggantikan emosi, drama, dan hubungan antara atlet dengan penonton.

Programmer dan AI: Keduanya Tetap Berdampingan

Dalam wawancara dengan Axios pada 3 Februari 2025, menjelang peluncuran buku Source Code, Gates menyampaikan bahwa kemampuan coding tetap relevan. Meskipun AI bisa membantu menulis kode, ia mengingatkan bahwa manusia perlu memahami logika, sistem, dan kemampuan mengevaluasi kesesuaian hasil.

“Ini seperti bertanya, apakah kita masih perlu belajar perkalian hanya karena komputer sudah sangat mahir melakukannya.”

Menurut Gates, dasar-dasar pemrograman sama pentingnya dengan matematika. AI bisa menjadi alat, tetapi keahlian manusia tetap dibutuhkan untuk menjamin keakuratan dan kreativitas dalam proses.

Menariknya, dalam podcast People by WTF bersama pendiri Zerodha, Nikhil Kamath, yang dilaporkan Moneycontrol pada 18 Juni 2024, Gates menepis anggapan bahwa AI akan menghilangkan pekerjaan insinyur perangkat lunak. Ia menyatakan bahwa kebutuhan akan para programmer tidak akan berkurang, karena manusia masih memerlukan mereka untuk mengelola sistem dan menghasilkan solusi yang optimal.

Join the discussion