Prof Tjandra Ingatkan Dokter Perlu Punya Empati dan Einfühlung, Apa Itu?
Prof Tjandra Ingatkan Dokter Perlu memiliki sikap empati dan kemampuan einfühlung dalam menangani pasien. Hal ini disampaikan setelah viral di media sosial
Prof Tjandra Ingatkan Dokter Perlu Empati dan Einfühlung dalam Pelayanan Kesehatan
Kabarteras.com – Prof Tjandra Ingatkan Dokter Perlu memiliki sikap empati dan kemampuan einfühlung dalam menangani pasien. Hal ini disampaikan setelah viral di media sosial sejumlah tenaga kesehatan yang memberikan komentar kurang empati terhadap curhatan pasien BPJS yang belum mendapatkan kamar rawat inap di sebuah rumah sakit. Tragisnya, pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan dikabarkan meninggal dunia setelah kejadian tersebut.
Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Paru sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menekankan pentingnya sikap empati dari setiap dokter. Menurut beliau, pasien yang sedang sakit tidak hanya menghadapi masalah fisik, tetapi juga tekanan mental akibat situasi yang sedang dialami. Prof Tjandra Ingatkan Dokter Perlu memberikan perhatian lebih pada kondisi psikologis pasien, bukan hanya mengobati penyakit secara fisik semata.
Mengenal Konsep Einfühlung dalam Kedokteran
Bukan hanya empati biasa, kata Prof Tjandra, dokter juga harus memiliki jiwa einfühlung yang berarti kemampuan untuk menyelami, ikut merasakan, dan memahami beban mental serta penderitaan pasiennya secara mendalam. Konsep ini merupakan pengertian lebih mendasar dari empati. Einfühlung menggambarkan kemampuan seseorang untuk menyelami, meresapi, atau ikut merasakan isi jiwa dan sudut pandang orang lain.
"Seorang dokter tentu harus memberi empati pada pasien, bagaimanapun keadaannya karena pasien memang sedang sakit yang bukan hanya fisik tetapi juga mungkin ada tekanan pemikiran menghadapi situasi yang ada," kata Prof Tjandra dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Rabu (5/8/2026).
Dalam konteks kedokteran, einfühlung menjadi kunci penting. Prof Tjandra menjelaskan bahwa dokter perlu dan harus punya einfühlung pada pasien. Ini berarti dokter tidak hanya mendengarkan keluhan, tetapi benar-benar merasakan apa yang dialami pasien dari dalam.
Implikasi Kasus terhadap Pelayanan Kesehatan
Prof Tjandra menilai kasus ini sangat memprihatinkan, karena menunjukkan adanya dokter yang tidak memiliki empati terhadap kondisi pasien. Beliau mengingatkan bahwa pasien tidak hanya mengeluhkan kondisi sakitnya, tetapi juga berbagai keadaan lain yang berkaitan dengan penyakit tersebut. Setiap keluhan pasien memiliki konteks yang lebih luas dari sekadar gejala fisik.
"Tentu memprihatinkan kalau ada dokter yang tidak berempati pada keadaan pasiennya, dan tidak einfühlung tentang apa yang dirasakan pasiennya. Harus diingat bahwa pasien bukan hanya mengeluhkan keadaan sakitnya tetapi juga berbagai keadaan yang terkait dengan keadaan sakitnya, dan ini harus dipahami dan diberi empati memadai," kata dia.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh tenaga kesehatan. Prof Tjandra Ingatkan Dokter Perlu tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga aspek kemanusiaan dalam memberikan pelayanan. Empati dan einfühlung bukan sekadar kata-kata, melainkan sikap yang harus tertanam dalam setiap interaksi dokter dengan pasien.
Dengan memahami kedua konsep ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Indonesia dapat menjadi lebih manusiawi. Pasien tidak hanya dianggap sebagai kasus medis, tetapi sebagai manusia utuh yang memiliki perasaan, harapan, dan kekhawatiran. Dokter yang memiliki einfühlung akan mampu memberikan perawatan yang holistik, mencakup aspek fisik, mental, dan emosional pasien secara bersamaan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Empati dan Einfühlung
Apa perbedaan antara empati dan einfühlung? Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, sedangkan einfühlung adalah kemampuan yang lebih mendalam untuk menyelami dan ikut merasakan isi jiwa orang lain secara utuh.
Mengapa empati penting bagi dokter? Empati membantu dokter memahami pasien secara holistik, bukan hanya sebagai kasus medis. Ini meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien.
Bagaimana cara dokter mengembangkan einfühlung? Dokter dapat mengembangkan einfühlung melalui latihan mendengarkan aktif, refleksi diri, dan pengalaman langsung berinteraksi dengan pasien dari berbagai latar belakang.
Apakah ada contoh kasus yang menunjukkan pentingnya empati dokter? Ya, kasus Yurizal Tri Chaerawan yang meninggal dunia setelah mendapat komentar kurang empati dari tenaga kesehatan menjadi contoh nyata pentingnya sikap empati dalam pelayanan kesehatan.
