Skip to content
Ameera

Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun?

Emily Jackson - kabarteras.com 2 mins read

Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun - Penyakit autoimun kini menarik perhatian serius dalam

Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun?

Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun?

Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun – Penyakit autoimun kini menarik perhatian serius dalam dunia kesehatan global. Menurut data dari The Lancet, prevalensi penyakit ini sedang mengalami peningkatan, dengan sekitar 1 dari 10-15 orang mengalami kondisi tersebut. Beberapa penyakit yang termasuk dalam kategori ini antara lain lupus, artritis reumatoid, dan diabetes tipe 1.

Prevalensi di Asia Tenggara

Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, angka penderita penyakit autoimun berkisar antara 3 hingga 5 persen. Menurut Prof Ronny Rachman Noor, pakar genetika ekologi dari IPB University, sekitar 80 persen dari jumlah tersebut terdiri dari wanita. Prediksi menunjukkan bahwa insiden penyakit ini akan terus meningkat seiring perkembangan urbanisasi dan perubahan lingkungan.

Mekanisme Penyebab

Prof Ronny menjelaskan bahwa penyakit autoimun muncul ketika sistem imun tidak sengaja menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Ini terjadi karena tubuh salah mengenali antigen sebagai benda asing, sehingga menghasilkan autoantibodi yang memicu peradangan dan merusak organ-organ.

Gejala Umum

“Gejala penyakit autoimun umumnya mencakup kelelahan berlebihan, nyeri pada sendi atau otot, ruam kulit, demam berulang, gangguan pencernaan seperti diare atau sakit perut, serta penurunan berat badan tanpa sebab jelas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Ahad (5/7/2026).

Macam-Macam Penyakit

Penyakit autoimun memiliki variasi yang luas, lebih dari 100 jenis. Contohnya mencakup artritis reumatoid, lupus, miositis, psoriasis, vitiligo, dan skleroderma. Di sistem pencernaan, ada penyakit seperti Crohn, celiac, dan kolitis ulseratif. Untuk gangguan hormonal, contoh terkait adalah diabetes tipe 1, hashimoto, serta graves. Sementara gangguan saraf melibatkan multiple sclerosis dan myasthenia gravis.

Faktor Pemicu dan Kerentanan

Penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih rentan mengalami penyakit autoimun dibandingkan laki-laki. Faktor utama yang memengaruhi kerentanan ini meliputi hormon dan mekanisme imunologis khas pada tubuh wanita. Selain itu, aspek genetik juga berkontribusi, meskipun penyakit autoimun tidak secara langsung diwariskan. Predisposisi genetik dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini di masa depan.

Join the discussion