9 Kebakaran Lahan Kosong Terjadi di Cimahi dan Bandung Barat, Termasuk Dekat Jalur Whoosh
Musim kemarau panjang telah memicu serangkaian insiden kebakaran di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan data
9 Kebakaran Lahan Kosong Terjadi di Cimahi dan Bandung Barat
Kabarteras.com – Musim kemarau panjang telah memicu serangkaian insiden kebakaran di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan data terbaru dari petugas pemadam kebakaran, tercatat 9 Kebakaran Lahan Kosong Terjadi dalam kurun waktu dua hari terakhir. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama mengingat beberapa lokasi terbakar berada di dekat jalur strategis Kereta Cepat Whoosh.
Sebaran Lokasi Kebakaran di Bandung Barat
Kabupaten Bandung Barat menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni tujuh kasus yang terjadi pada Jumat (24/7/2026). Petugas Damkar Kabupaten Bandung Barat bekerja keras memadamkan api di berbagai titik yang tersebar di beberapa kecamatan. Pemicu kebakaran bervariasi, mulai dari kelalaian manusia hingga aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali.
Kasus pertama dilaporkan pada pukul 09.28 WIB di Kompleks Pemkab Bandung Barat, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah. Api membakar vegetasi kering di area perkantoran pemerintah. Tidak lama kemudian, pada pukul 13.17 WIB, tim pemadam menerima laporan kebakaran semak di Kampung Cibogo, RT 03, RW 04, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat. Kondisi angin yang cukup kencang mempercepat penyebaran api di area tersebut.
Kejadian berikutnya kembali terjadi di area perkantoran Pemkab Bandung Barat pada pukul 17.40 WIB. Yang menarik perhatian adalah kebakaran yang melanda area dekat jalur Kereta Cepat Whoosh di Ngamprah sekitar pukul 16.06 WIB. Lokasi ini menjadi perhatian khusus karena berada di koridor strategis transportasi modern Indonesia. Tiga kasus lainnya tercatat pada malam hari, yakni kebakaran rumput di Kampung Sawo Mekar, RT 02, RW 22, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat pada pukul 19.12 WIB. Kemudian, api membakar alang-alang di Kota Baru Parahyangan, Desa Cipendeuy, Kecamatan Padalarang pada pukul 22.05 WIB. Terakhir, kebakaran alang-alang terjadi di Kampung Legok Rahayu, Cisarua pada pukul 20.53 WIB.
Dua Kasus di Kota Cimahi
Sementara itu, Kota Cimahi mengalami dua kejadian kebakaran pada Sabtu (25/7/2026). Kebakaran pertama terjadi pada pukul 09.35 WIB di Kampung Cibogo Lamping, RT 06, RW 07, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan. Api membakar alang-alang di area perkebunan dengan dugaan penyebab kelalaian masyarakat yang melakukan pembakaran sampah.
Kasus kedua terjadi pada pukul 17.00 WIB di Jalan Martasik, RT 02, RW 10, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Objek yang terbakar meliputi rumpun bambu dan tumpukan sampah di lahan kosong akibat aktivitas pembakaran. Kedua kasus di Cimahi menunjukkan pola yang serupa dengan kejadian di Bandung Barat, yaitu dominasi vegetasi kering sebagai bahan bakar utama.
“Hari ini kami terima dan lakukan penanganan kebakaran di lahan kosong dan alang-alang khusus di Kota Cimahi. Penyebabnya diduga karena kelalaian,” kata Komandan Regu 01 Damkar Kota Cimahi, Indrahadi.
Kedua wilayah ini memang rawan terhadap kebakaran lahan kosong selama musim kemarau. Petugas menyarankan masyarakat untuk lebih hati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menginstruksikan seluruh petugas siaga 24 jam untuk merespons setiap laporan kebakaran dengan cepat. Dengan adanya 9 Kebakaran Lahan Kosong Terjadi dalam waktu singkat, diharapkan masyarakat lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan-lahan kosong yang kering.
