Pedagang Dukung Teras Cihampelas Dibongkar, Keluhkan Kantong Parkir Bikin Pengunjung Sepi
Kawasan Jalan Cihampelas di Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk meruntuhkan Teras Cihampelas
Pedagang Dukung Teras Cihampelas Dibongkar, Parkir Jadi Masalah Utama
Kabarteras.com – Kawasan Jalan Cihampelas di Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan untuk meruntuhkan Teras Cihampelas. Keputusan ini mendapat respons positif dari para pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang jalan tersebut. Pedagang Dukung Teras Cihampelas Dibongkar karena mereka melihat peluang baru untuk meningkatkan omzet penjualan setelah struktur ikonik tersebut dihapus. Para pelaku usaha berharap kondisi kawasan akan membaik secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan.
Yanto, seorang penjual pakaian yang telah beroperasi di lokasi tersebut selama lebih dari lima tahun, merupakan salah satu pedagang yang paling antusias menyambut keputusan ini. Menurutnya, sejak pandemi Covid-19, jumlah pengunjung mengalami penurunan yang cukup drastis. Situasi semakin memburuk ketika akses ke Teras Cihampelas ditutup akibat insiden asusila yang terjadi beberapa waktu lalu. Penutupan akses tersebut membuat banyak orang enggan datang ke kawasan perbelanjaan favorit di Bandung ini.
Udah turun (sepi pengunjung) sejak Covid-19. Terus waktu ada kejadian (asusila) ditutup (akses teras Cihampelas),
Meskipun demikian, Yanto dan pedagang lainnya memiliki satu keluhan utama yang harus segera ditangani oleh pemerintah daerah. Masalah parkir menjadi penghambat terbesar bagi calon pengunjung yang ingin berbelanja di kawasan Cihampelas. Banyak pengunjung yang mengeluhkan jarak tempuh menuju tempat parkir yang cukup jauh dari pusat perbelanjaan Ciwalk. Kondisi ini membuat mereka lebih memilih berbelanja di mall-mall lain yang memiliki fasilitas parkir lebih memadai.
Sekarang kalau ke Ciwalk mau parkir jauh intinya lahan parkir untuk pengunjung gak ada. Itu yang membuat pengunjung malas datang karena parkirnya susah,
Sejarah dan Kontroversi Teras Cihampelas
Teras Cihampelas pertama kali dibangun pada tahun 2016 sebagai salah satu proyek infrastruktur kota yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik kawasan perbelanjaan di Bandung. Namun, keberadaan struktur ini sejak awal telah menuai berbagai kritik dari kalangan ahli tata kota. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan bahwa pembangunan Teras Cihampelas tidak pernah tercantum dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang telah disahkan sebelumnya.
Selain masalah perencanaan tata kota, Teras Cihampelas juga menghadapi kendala dalam perolehan sertifikat laik fungsi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalami kesulitan dalam mengklasifikasikan status struktur tersebut. Tidak jelas apakah Teras Cihampelas termasuk kategori bangunan, jalan, atau jembatan. Ketidakjelasan ini menyebabkan proses penerbitan sertifikat laik fungsi tertunda hingga saat ini.
Teras Cihampelas itu tidak pernah masuk dalam rencana tata kota,
Dampak Ekonomi dan Solusi Jangka Panjang
Pembongkaran Teras Cihampelas diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dalam jangka panjang. Para pedagang berharap bahwa dengan hilangnya struktur yang dianggap mengganggu aliran lalu lintas, kawasan ini akan kembali ramai dikunjungi wisatawan. Selain itu, pemerintah kota juga sedang merancang solusi untuk masalah parkir yang selama ini menjadi keluhan utama pengunjung.
Rencana pembangunan lahan parkir baru di sekitar kawasan Cihampelas sedang dalam tahap perencanaan. Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam waktu dua tahun ke depan dan mampu menampung ratusan kendaraan. Dengan adanya solusi parkir yang memadai, para pedagang optimis bahwa omzet penjualan akan meningkat drastis. Mereka juga berharap adanya revitalisasi kawasan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan daya tarik wisata belanja di Bandung.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Teras Cihampelas
Kapan Teras Cihampelas akan dibongkar? Pembongkaran dijadwalkan dimulai pada pertengahan tahun 2026 setelah seluruh proses perizinan selesai.
Apa yang akan dibangun di lokasi Teras Cihampelas? Lokasi tersebut akan direvitalisasi menjadi ruang publik terbuka dengan fasilitas parkir modern.
Bagaimana nasib pedagang yang berjualan di bawah Teras? Para pedagang akan dipindahkan ke lokasi sementara yang lebih strategis dengan fasilitas yang lebih baik.
Apakah ada kompensasi untuk pedagang yang terdampak? Pemerintah kota menyediakan bantuan modal usaha dan tempat berjualan baru untuk pedagang yang terdampak pembongkaran.
Berapa lama proses pembongkaran akan berlangsung? Proses pembongkaran diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan hingga selesai total.
Dengan berbagai perbaikan yang direncanakan, kawasan Cihampelas diharapkan dapat kembali menjadi destinasi belanja favorit di Kota Kembang. Pedagang Dukung Teras Cihampelas Dibongkar dan siap menghadapi perubahan ini dengan semangat baru untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
