Skip to content
Esgnow

TAP Untuk Negeri Bekali Perempuan Petani Sawit dengan Praktik Budi Daya Berkelanjutan

Susan Johnson - kabarteras.com 4 mins read

TAP Untuk Negeri Bekali Perempuan Petani Sawit melalui program pemberdayaan yang inovatif di Desa Lesan Dayak, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. PT Anugerah

TAP Untuk Negeri Bekali Perempuan Petani Sawit dengan Praktik Budi Daya Berkelanjutan

TAP Untuk Negeri Bekali Perempuan Petani Sawit

Kabarteras.com – TAP Untuk Negeri Bekali Perempuan Petani Sawit melalui program pemberdayaan yang inovatif di Desa Lesan Dayak, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA), sebagai anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), telah meluncurkan inisiatif strategis yang tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit, tetapi juga memberdayakan perempuan sebagai pelaku utama dalam sektor pertanian. Melalui program PERKASA (Petani Berkualitas dan Sejahtera), perusahaan ini menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Program ini dirancang secara komprehensif untuk memastikan bahwa perempuan petani mendapatkan akses yang setara terhadap pelatihan dan sumber daya yang dibutuhkan. Selama tiga hari penuh, peserta mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran yang menggabungkan 40 persen materi teori dengan 60 persen praktik langsung di lapangan. Yang menarik, seluruh kegiatan pelatihan ini dilaksanakan tanpa memungut biaya apapun kepada para peserta, sehingga memungkinkan lebih banyak perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan kapasitas mereka.

Fokus utama dari program PERKASA adalah penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Peserta diajarkan berbagai teknik modern dalam budi daya kelapa sawit, mulai dari pemilihan bibit berkualitas, teknik pemupukan yang tepat, hingga pengelolaan hama dan penyakit tanaman secara organik. Selain aspek teknis, mereka juga mempelajari cara mengelola kebun secara lebih efisien dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Transformasi Ekonomi Keluarga Petani

Fatimah, salah satu peserta pelatihan yang telah aktif sebagai petani sawit selama beberapa tahun, menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat signifikan bagi kehidupannya. Menurutnya, pengetahuan baru yang diperoleh selama pelatihan sangat penting untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga. Dengan menerapkan teknik-teknik yang dipelajari, ia optimis dapat meningkatkan hasil panen dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan keluarganya.

“Pelatihan PERKASA ini sangat penting bagi kami. Kami mempelajari banyak hal, sehingga ekonomi kami bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Fatimah berdasarkan siaran pers resmi dari AAPA.

Sebagai pendukung pembelajaran, seluruh peserta menerima buku standar operasional prosedur (SOP) yang disusun menggunakan bahasa sederhana agar mudah diterapkan di kebun masing-masing. Buku ini menjadi referensi praktis yang dapat digunakan kapan saja ketika mereka menghadapi tantangan dalam pengelolaan kebun. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli pertanian yang hadir sebagai instruktur dalam program ini.

Dukungan terhadap Modernisasi Pertanian Nasional

Program PERKASA sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui modernisasi dan pengembangan sumber daya manusia. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menekankan bahwa peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani. Hal ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan seperti PERKASA memiliki relevansi yang kuat dengan agenda nasional dalam pembangunan pertanian.

“Kalau petani sejahtera, mereka pasti berlomba-lomba menanam karena usahanya menguntungkan. Sekarang pertanian modern kita percepat. Insya Allah petani semakin sejahtera dan swasembada pangan berkelanjutan bisa kita wujudkan,” kata Amran dalam pernyataannya.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak petani, termasuk perempuan, yang memiliki kemampuan mengelola kebun secara lebih produktif dan berkelanjutan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga petani, tetapi juga mendukung pembangunan daerah secara keseluruhan. Melalui pendekatan yang inklusif, TAP Untuk Negeri Bekali Perempuan menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi positif terhadap masyarakat sekitar.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program PERKASA

Apa itu program PERKASA? Program PERKASA (Petani Berkualitas dan Sejahtera) adalah inisiatif pemberdayaan petani yang dijalankan oleh PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA) melalui program TAP Untuk Negeri. Program ini fokus pada peningkatan kapasitas petani, khususnya perempuan, dalam mengelola perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

Siapa saja yang dapat mengikuti program PERKASA? Program ini terbuka untuk semua petani kelapa sawit di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan prioritas khusus bagi perempuan petani yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam budi daya sawit.

Apakah ada biaya untuk mengikuti program ini? Tidak, seluruh kegiatan pelatihan dalam program PERKASA dilaksanakan tanpa memungut biaya kepada peserta. Ini merupakan bentuk komitmen AAPA dalam memberdayakan masyarakat lokal secara gratis.

Apa saja materi yang diajarkan dalam program PERKASA? Materi yang diajarkan mencakup Good Agricultural Practices (GAP), teknik budi daya kelapa sawit modern, pengelolaan kebun yang efisien, serta praktik pertanian berkelanjutan. Peserta juga menerima buku SOP sebagai panduan praktis.

Berapa lama durasi program PERKASA? Program ini berlangsung selama tiga hari dengan metode pembelajaran yang menggabungkan 40 persen materi teori dan 60 persen praktik langsung di lapangan.

Join the discussion