Pendiri STIQ Ar-Rahman Dianugerahi Gelar Doktor HC dari Kampus Ternama Turki
Khazanah: Pendiri STIQ Ar-Rahman Dianugerahi Gelar Doktor HC dari Kampus Ternama Turki Pendiri STIQ Ar Rahman Dianugerahi Gelar - Khazanah berita terkini
Khazanah: Pendiri STIQ Ar-Rahman Dianugerahi Gelar Doktor HC dari Kampus Ternama Turki
Pendiri STIQ Ar Rahman Dianugerahi Gelar – Khazanah berita terkini, pendiri STIQ Ar-Rahman, KH Dr (HC) Bachtiar Nasir Lc MM, telah menerima gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari International Astrolabe University (IAU) di Turki. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa beliau dalam dunia pendidikan islam, penyebaran nilai-nilai agama, dan pengabdian sosial yang berkelanjutan. Gelar Dr HC, yang sering disebut sebagai gelar kehormatan, menjadi bukti bahwa pengaruh KH Bachtiar Nasir tidak hanya terbatas di dalam negeri, tetapi juga diakui secara internasional.
Perjalanan KH Bachtiar Nasir dalam Pendidikan Islam
Sebagai pendiri STIQ Ar-Rahman, KH Bachtiar Nasir telah memimpin pengembangan pendidikan berbasis Alquran sejak berdirinya institusi tersebut. Visi beliau untuk menciptakan generasi umat islam yang berakhlak, berpengetahuan, dan berpikir kritis telah menginspirasi banyak tokoh pendidikan lainnya. Dalam wawancara eksklusif, KH Bachtiar menjelaskan bahwa pendidikan islam harus menjadi fondasi dalam membentuk masyarakat yang lebih baik.
KH Bachtiar Nasir, yang juga dikenal sebagai tokoh di balik penerbitan Khazanah Republika, telah mengabdikan hidupnya selama lebih dari tiga dekade untuk memperkuat pendidikan islam di Indonesia. IAU, yang terletak di Ankara, mengapresiasi upayanya dalam menyebarkan budaya literasi, mengembangkan metodologi pendidikan modern, serta menjembatani antara tradisi dan inovasi dalam dunia akademik. Ini menandai langkah penting dalam meningkatkan kredibilitas STIQ Ar-Rahman di tingkat global.
Komitmen untuk Pemberdayaan Umat
“Penganugerahan Dr HC kepada KH Bachtiar Nasir adalah pengakuan atas dedikasi luar biasa yang ia berikan kepada pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat,” kata Dr Haris Renaldi, Ketua STIQ Ar-Rahman. Pendiri kampus yang berdiri pada tahun 2000 ini juga dikenal sebagai pendiri serta pengelola Kampus Tadabbur Alquran, yang menjadi salah satu pusat pengembangan keagamaan dan keilmuan di Indonesia. Penghargaan ini menyoroti peran beliau dalam mendorong keterlibatan masyarakat dengan islam yang lebih dalam.
Dalam bidang pendidikan, KH Bachtiar Nasir telah menerapkan pendekatan inovatif melalui program-program unik yang menggabungkan kurikulum sekuler dan islam. Ia juga aktif dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian, seminar, dan penelitian, yang membantu memperluas wawasan masyarakat. Gelar Dr HC yang diterimanya tidak hanya memperkuat citra STIQ Ar-Rahman, tetapi juga menjadi bukti bahwa pendidikan islam bisa menjadi pilar utama dalam pembangunan bangsa.
Pendiri STIQ Ar-Rahman ini memiliki sejarah panjang dalam membentuk kebijakan pendidikan yang berfokus pada kualitas akademik dan nilai-nilai agama. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang mengusulkan pengembangan pendidikan tinggi islam yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Penghargaan dari IAU dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap visi pendidikan islam yang ia pegang.
Dalam sambutan resmi, Rektor IAU menyebut bahwa KH Bachtiar Nasir adalah contoh utama dari seorang pendidik yang berkomitmen untuk menciptakan perubahan positif. “Kita menghargai upaya beliau dalam mengembangkan model pendidikan yang berkelanjutan dan berbasis pada nilai-nilai agama,” ujarnya. Pendiri STIQ Ar-Rahman ini juga dianugerahi gelar kehormatan oleh institusi lain sebelumnya, seperti Universitas Al-Qur’an Indonesia, yang menunjukkan bahwa prestasinya tidak hanya terbatas di satu tempat.
