419 Siswa MPLS di Sekolah Rakyat Deli Serdang, Awal Cetak Generasi Emas
419 Siswa MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Deli Serdang telah resmi bergabung dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang berlangsung di
419 Siswa MPLS di Sekolah Rakyat Deli Serdang Mulai Perjalanan Menuju Generasi Emas
Kabarteras.com – 419 Siswa MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Deli Serdang telah resmi bergabung dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang berlangsung di kawasan Hamparan Perak. Kehadiran 419 Siswa MPLS di Sekolah ini menandai babak baru bagi lembaga pendidikan yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP). Lembaga pendidikan ini telah melakukan transformasi dari operasional di Sentra Insyaf Medan dan Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru menuju lokasi yang lebih representatif.
Sebagai institusi yang melayani tiga jenjang pendidikan sekaligus, Sekolah Rakyat Terintegrasi kini menampung peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Seluruh siswa dari berbagai wilayah di Kecamatan Kutalimbaru telah bergabung dalam satu ekosistem pembelajaran yang lebih luas. Kehadiran 419 Siswa MPLS di Sekolah ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, secara resmi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap keberadaan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Dalam sambutannya, bupati menekankan bahwa inisiatif pendidikan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga aktif melakukan pendekatan intensif kepada para orang tua agar memberikan kesempatan terbaik bagi putra-putri mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Harapan kami, Sekolah Rakyat menjadi jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan dan ketertinggalan pendidikan. Semua anak yang ada di sini adalah anak-anak yang ingin maju. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia, khususnya di Kabupaten Deli Serdang, ujar Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam, Sabtu.
Bupati juga mengungkapkan perasaannya saat mendengar harapan para orang tua yang bangga melihat anak-anak mereka mengenakan seragam dan belajar di lingkungan yang layak. Ia menekankan bahwa asrama di sekolah ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang pembinaan karakter dan masa depan anak. Kehadiran 419 Siswa MPLS di Sekolah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Kurikulum Inklusif Tanpa Batas Usia
Kepala SRT 1 Deli Serdang, Leni Lasmaria, menjelaskan secara detail bahwa sekolah menerapkan kurikulum yang sama dengan sekolah umum di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sistem penyetaraan juga diberlakukan untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pendidikan yang setara tanpa terkecuali. Keunikan dari sekolah ini terletak pada fleksibilitas usia yang memungkinkan siswa dari berbagai generasi belajar bersama.
Di Sekolah Rakyat tidak ada perundungan, tidak ada intoleransi dan tidak ada kekerasan fisik. Tidak ada juga batasan usia. Jadi kalau ada yang masuk SD di usia 11 tahun, tidak masalah. Begitupun anak ibu bapak yang berusia 20 tahun juga bisa masuk sekolah rakyat, tetap diterima dan nanti akan ada penyetaraan, paparnya.
Leni menegaskan bahwa seluruh peserta didik adalah prioritas utama yang dipercayakan kepada tenaga pendidik untuk didampingi, dididik, dan dilindungi. Sekolah ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan Kecamatan Hamparan Perak. Dengan pendekatan yang inklusif, kehadiran 419 Siswa MPLS di Sekolah ini menjadi momentum penting bagi pendidikan daerah.
Dukungan Konkret untuk Keluarga Siswa
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati meminta para camat untuk mendata orang tua peserta didik yang berasal dari kelompok desil 1 dan 2. Bagi keluarga yang memenuhi persyaratan administrasi kepemilikan lahan, Pemkab akan mengupayakan program bedah rumah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga siswa. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan secara holistik.
Leni juga menyampaikan rasa terima kasih kepada bupati karena SRT 1 Deli Serdang merupakan sekolah rakyat terbesar ketiga di Indonesia. Kehadiran lapangan bola berstandar menjadi kebanggaan tersendiri dan mendukung pengembangan bakat siswa. Dengan segala fasilitas dan komitmen yang dimiliki, sekolah ini diharapkan menjadi pusat lahirnya sumber daya manusia unggul di masa depan. Kehadiran 419 Siswa MPLS di Sekolah ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju cita-cita pendidikan yang lebih baik.
