Erick Thohir Serahkan Mekanisme Suporter Tandang kepada Liga dan Klub, Keselamatan Jadi Prioritas
Empat tahun telah berlalu sejak tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter dan melukai ratusan orang lainnya. Peristiwa berdarah pada 1 Oktober 2022 itu
Erick Thohir Serahkan Mekanisme Suporter Tandang ke Liga dan Klub
Keselamatan Jadi Prioritas Utama dalam Regulasi Baru
Kabarteras.com – Empat tahun telah berlalu sejak tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter dan melukai ratusan orang lainnya. Peristiwa berdarah pada 1 Oktober 2022 itu terjadi saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Kepanikan massal akibat gas air mata yang dilepaskan petugas keamanan menjadi penyebab utama korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kini, Erick Thohir Serahkan Mekanisme Suporter Tandang kepada Liga dan Klub sebagai langkah strategis untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Ketua Umum PSSI ini menegaskan bahwa kewenangan penuh dalam menetapkan aturan kehadiran suporter tandang telah dialihkan kepada operator liga bersama seluruh klub peserta kompetisi.
Langkah Konkret Pasca Reformasi Sepak Bola
Erick menjelaskan bahwa larangan suporter tandang merupakan salah satu kebijakan yang lahir sebagai respons langsung atas tragedi Kanjuruhan. Namun, kini PSSI memberikan keleluasaan kepada pihak-pihak yang paling memahami kondisi lapangan untuk menentukan mekanisme yang sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah.
Kami sudah bicara kepada liga bahwa liga bersama klub yang bisa menentukan seperti apa mekanisme suporter.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, di Jakarta. Ia menambahkan bahwa PSSI telah mendorong keterbukaan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan FIFA. Namun, implementasi di lapangan harus mempertimbangkan keragaman dinamika suporter di berbagai wilayah Indonesia.
Operator liga dan klub dinilai memiliki pemahaman terbaik mengenai karakteristik pendukung masing-masing daerah. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat dan kontekstual. Erick menekankan bahwa keselamatan seluruh pihak harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap langkah yang diambil.
Menurutnya, kebijakan yang tidak mempertimbangkan aspek keselamatan berpotensi memicu situasi berbahaya dan kembali menelan korban jiwa. Tragedi Kanjuruhan telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak keluarga yang kehilangan orang tersayang. Karena itu, semua pemangku kepentingan harus memastikan suporter dapat menikmati pertandingan dan pulang dengan selamat.
Kita tidak mau ada kejadian Kanjuruhan terulang lagi. Kita harus pastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Mekanisme Suporter Tandang
Apa yang dimaksud dengan mekanisme suporter tandang? Mekanisme suporter tandang adalah aturan yang mengatur kehadiran dan perilaku suporter tim tamu dalam pertandingan di stadion lawan.
Mengapa Erick Thohir menyerahkan mekanisme ini kepada liga dan klub? Karena operator liga dan klub memiliki pemahaman lebih baik mengenai karakteristik suporter masing-masing daerah dan kondisi lapangan.
Apakah ada sanksi dari FIFA terkait tragedi Kanjuruhan? Ya, tragedi Kanjuruhan memicu sanksi dari FIFA yang mendorong reformasi menyeluruh dalam tata kelola sepak bola Indonesia.
Kapan pernyataan Erick Thohir tentang mekanisme suporter disampaikan? Pernyataan tersebut disampaikan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, di Jakarta.
Erick juga mengingatkan bahwa keputusan yang mengabaikan keselamatan dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi sepak bola Indonesia. Salah satunya adalah kemungkinan mendapat sanksi dari FIFA di masa mendatang. PSSI telah menyerahkan sepenuhnya mekanisme pengaturan suporter tandang kepada operator liga dan klub.
Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil harus disertai tanggung jawab penuh terhadap konsekuensi yang muncul. Erick menegaskan bahwa PSSI telah melepaskan kewenangan tersebut sepenuhnya.
Kami sudah lepas. Silakan mekanisme dari liga dan klub masing-masing mengatur konsekuensi dari kebijakan tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut tentang sepak bola Indonesia, Anda dapat mengunjungi halaman sepak bola Republika atau membaca artikel terkait tragedi Kanjuruhan.
