Skip to content
News

Gelontoran Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp70 Miliar, Rating Siaran Cetak Rekor

Jennifer Brown - kabarteras.com 3 mins read

Pencapaian luar biasa kembali ditorehkan dalam dunia sepak bola Indonesia. Gelontoran Sponsor Piala Presiden 2026 telah menembus angka Rp70 miliar, menandai

Gelontoran Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp70 Miliar, Rating Siaran Cetak Rekor

Gelontoran Sponsor Piala Presiden 2026 Tembus Rp70 Miliar

Kabarteras.com – Pencapaian luar biasa kembali ditorehkan dalam dunia sepak bola Indonesia. Gelontoran Sponsor Piala Presiden 2026 telah menembus angka Rp70 miliar, menandai kesuksesan besar dalam penggalangan dana untuk turnamen bergengsi ini. Pengumuman resmi tersebut disampaikan oleh Maruarar saat menghadiri pertandingan antara Persebaya dan Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada hari Sabtu lalu. Ketua panitia penyelenggara ini juga menekankan bahwa nominal tersebut masih memiliki potensi untuk terus meningkat seiring dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi terhadap kompetisi sepak bola nasional.

“Hari ini sudah ada Rp70 miliar dari sponsor yang sudah masuk. Besok juga kami umumkan kenaikan hadiah juara karena sponsor terus bertambah dan ratingnya bagus,” ujar Maruarar kepada awak media yang hadir di lokasi pertandingan.

Persiapan Babak Semifinal dan Kenaikan Hadiah

Selain mengonfirmasi pencapaian pendanaan yang luar biasa, panitia penyelenggara juga tengah mempersiapkan pengumuman resmi mengenai venue pertandingan semifinal. Dua duel sengit akan berlangsung dalam babak semifinal, yaitu pertemuan Persib Bandung melawan Persija Jakarta, serta Persebaya Surabaya yang akan berhadapan dengan Arema Malang. Persiapan venue ini menjadi prioritas utama untuk memastikan kenyamanan para penonton dan pemain.

Peningkatan nilai hadiah tidak hanya ditujukan untuk tim yang berhasil meraih kemenangan di lapangan hijau. Maruarar menjelaskan bahwa pihak panitia juga menaikkan total hadiah untuk lomba karya jurnalistik Piala Presiden 2026 pada babak final menjadi Rp300 juta. Kompetisi jurnalistik tersebut mencakup lima kategori utama, yaitu televisi, media cetak, media daring, media sosial, dan fotografi. Hal ini menunjukkan komitmen panitia dalam mendukung perkembangan media olahraga di Indonesia.

Rekor Pemirsa dan Rating Siaran Baru

Direktur Pemrograman dan Produksi SCM, Harsiwi Achmad, menyoroti pencapaian baru dari segi jumlah penonton. Rata-rata rating siaran mencapai angka 4,2 dengan share sebesar 23,9 persen, yang berarti mengalami kenaikan 15 persen dibandingkan tahun lalu. Pencapaian ini membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap sepak bola nasional semakin meningkat setiap tahunnya.

“Pertandingan Persebaya melawan Persija menjadi laga dengan rating tertinggi, mencapai 7 persen,” kata Siwi, sapaan akrab Harsiwi Achmad kepada wartawan.

Dampak Ekonomi bagi UMKM Lokal

Dari perspektif ekonomi kerakyatan, Ketua Organizing Committee (OC) Tsamara Amany Alatas menekankan kontribusi signifikan turnamen terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Total transaksi yang terjadi di kawasan sekitar stadion sejak pembukaan turnamen pada 25 Juli hingga 1 Agustus telah menyentuh Rp1,3 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa turnamen tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal.

“Kami harapkan terus bertambah hingga semifinal dan final,” ujar Tsamara dengan penuh optimisme.

Ia memberikan rincian bahwa rata-rata kehadiran penonton di Bandung mencapai sekitar 23.000 orang per pertandingan, sementara di Surabaya tercatat sekitar 30.000 orang. Angka-angka tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar venue pertandingan. Gelontoran Sponsor Piala Presiden 2026 ini tidak hanya berhasil mengumpulkan dana yang besar, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat bagi masyarakat lokal.

Join the discussion