Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Buol – BPBD Imbau Warga Tetap Tenang
Gempa 5,1 Mengguncang Buol, BPBD Minta Warga Tetap Tenang Gempa Magnitudo 5 1 Guncang Buol - Minggu malam, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Gempa 5,1 Mengguncang Buol, BPBD Minta Warga Tetap Tenang
Gempa Magnitudo 5 1 Guncang Buol – Minggu malam, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buol, Moh Khacfy Mardjuni, memberikan pernyataan bahwa meskipun kondisi seharusnya dijaga, warga tidak perlu merasa cemas. “Kita tetap waspada, tetapi jangan terlalu panik,” ujar Khacfy saat menerima keterangan tertulis di Palu.
Pemantauan dan Tanggap Darurat
Hingga pukul 22.40 Wita, BPBD Buol terus mengkoordinasikan berbagai sektor untuk memastikan situasi pasca-gempa tetap stabil. Tim Reaksi Cepat (TRC) telah diterjunkan guna melakukan evaluasi di lapangan secara cepat.
Proses pemeriksaan kerusakan dilakukan bersama pihak setempat, termasuk pemerintah kecamatan dan desa. Khacfy mengatakan bahwa para kepala desa diminta untuk membantu mengumpulkan data apabila terjadi kerusakan di wilayah masing-masing.
Kerusakan Infrastruktur
Dari laporan sementara, beberapa bangunan publik dilaporkan mengalami kerusakan. Kantor Mall Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buol, serta Kantor Inspektorat menjadi lokasi yang terdampak. Selain itu, sejumlah rumah warga di Kelurahan Kali juga mengalami kerusakan.
“Waspada tetap, namun jangan panik,” kata Khacfy melalui keterangan tertulisnya.
Analisis BMKG
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wijayanto menjelaskan bahwa gempa terjadi pukul 21.05 WIB. Episenter berada di laut dengan kedalaman 21 kilometer, sehingga dikategorikan sebagai gempa dangkal.
“Hasil pemodelan menunjukkan gempa yang terjadi termasuk dalam kategori dangkal dan tidak berpotensi tsunami,” ucap Wijayanto.
Menurut data BMKG, mekanisme gempa disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng. Pergerakan lempeng menghasilkan geseran oblique-thrust. Peta tingkat guncangan (shakemap) mencatat bahwa guncangan dirasakan pada skala intensitas IV MMI di area Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol.
Wijayanto menambahkan bahwa pada intensitas tersebut, getaran dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, sebagian di luar, serta mungkin menyebabkan kerusakan pada benda-benda seperti gerabah, pintu, jendela, atau dinding.
